Maret 18, 2017

MENGEJARMU DALAM GENGGAMAN

Mengejarmu dengan tergesa-gesa, tidak lekas membuatmu cepat datang. 
Menunggumu dengan penuh kesabaran pun, tidak menjamin kamu akan terlambat pulang.
Sebab, semua hal tunduk pada waktu.
Cepat atau lambat segala yang baik akan menghampirimu.

Mengharapkanmu tiba tepat waktu, tidak lekas menghilangkan apa itu cemas.
Mengikhlaskanmu di waktu yang tepat, tidak menjamin hatiku jauh menjadi lebih 'berkelas'.
Sebab, apa-apa yang menjadi milikmu.
Tidak hilang dari apa yang sudah dituliskan.
Apa-apa yang tidak pernah menjadi milikmu.
Tidak juga tiba-tiba ada dalam genggaman.


 

Maret 12, 2017

WAKTU PADA KEPAYAHAN

1. Waktu melesat berlalu. Ketika harapanmu meleset jauh dari perhitunganmu, kesempatan lain belum punah. Siapkan anak panah berikutnya, dengan semangat penuh.

2. Sebiru hari ini, ada asa yang baru. Dalam hati yang sabar menunggu. Tidak terburu-buru. Sebab, apa-apa yang baik ada dalam ketepatan waktu.

3. Layaknya bumi yang selalu tabah menadah butiran hujan. Sebanyak apapun, di waktu kapanpun. Setabah itukah hatimu kala di hujani harapan? setidakpastinya itu pun, se-entah kapanpun...

4. Semoga apa-apa yang sedang diupayakan, tidak berujung pada kepayahan.


 

Maret 05, 2017

Ur PICTURE

Kala itu matahari belum terlalu terik. Tapi, teguran sederhana itu cukup membuat hati sedikit terusik.

"Kak, bantu para akhwat menundukkan pandangannya." Sebuah pesan di bbm terbaca.

"Maksudmu?" Jawabku tidak begitu paham.

"Ur picture." Balasnya singkat.

Beberapa detik kemudian dp itu berganti menjadi tokoh anime kembali setelah beberapa saat sempat terpasang selfie bersama seorang kawan.
 

Januari 21, 2017

LUPA

Kita lebih sering lupa mendidik sabar dan mendadak di serang rasa bersalah karena lupa untuk selalu bersyukur.
 

Januari 15, 2017

JANGAN SAMPAI KEHILANGAN SANTUN

Dek, jangan sampai kau kehilangan santun. Apalagi ketika sedang meminta bantuan. Sebab, tanpa peran orang lain, mungkin kita jauh dari mencapai tujuan. Alih-alih selalu menjadi orang yang datang belakangan.

Dek, jangan sampai kau memiliki angkuh. Selalu merasa berhak melakukan ini-itu. Sebab, banyak orang hanya pandai berdalih, sedangkan perannya hanya sebesar buih.

Dek, menjadi diri sendiri itu yang utama. Tanpa banyak meminta, kau bisa memberi lebih dari yang kau punya.