Februari 19, 2019

EMP(A)TY

 Jangan kehilangan empati, hanya karena empty. Kebaikan itu bukan sekadar berharap timbal balik dari manusia. Tapi ada berkah manfaat yang kamu rasa setelah melakukannya.

Seharusnya kita tidak pernah memikirkan kebaikan apa saja yang telah dilakukan untuk membantu kemudahan orang lain. Karena tidak begitu cara ikhlas bekerja.

Seharusnya kita lebih memikirkan manfaat apalagi yang bisa kita upayakan untuk membantu kemudahan orang lain. Karena sudah seharusnya begitu cara kita menteladani Rasulullah tercinta.
Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Sebaik-baiknya perbuatan, itulah yang selalu perlu kita upayakan.

@azurazie_

Februari 12, 2019

BERHARAP BERLEBIHAN

Suatu hari
"Kita mah gimana Allah saja, ya." Kataku, di beberapa keadaan yang ternyata di luar ekspektasi sebelumnya. Harapan kami sedang tidak sejalan dengan yang terjadi.

"Iya, mungkin berharap memang tidak boleh berlebihan, ya." Masih ada raut sedih di wajahnya. Aku menggeggam tangannya lebih erat.

"Boleh. Berharap boleh berlebihan. Tapi..." sengaja aku menggantung kalimat itu. Di beberapa keadaan, tiba-tiba membuatnya antusias dengan sesuatu yang lain, bisa membalikan keadaan. Dari murung menjadi penasaran.

"Tapi apa?"

"Tapi, di saat mulai memupuk harapan itu, di ingat-ingat juga akan konsekwensinya. Harus mengukur juga kadar akibat setelahnya. Berharap perlu berlebihan, lebihnya bisa jadi doa, bisa jadi tambahan semangat. Pun bisa jadi nilai kesungguhan dalam usaha."

"Umm... berharap boleh berlebihan, tapi kecewanya jangan." Ia mengangguk menyimpulkan sesuatu.

"Nah. Berharap boleh berlebihan, tapi harus berlebihan juga keyakinan itu kepada-Nya. Bahwa sesuatu yang akan ditakdirkan untuk kita adalah yang terbaik."

"Harus berlebihan juga keyakinan kita bahwa Allah tidak pernah mengecewakan hambanya."

"Dalam berharap, dalam berusaha dan dalam berdoa." Percakapan itu membuat perasaan kami menjadi lebih baik.

@azurazie_