Juli 29, 2012

Kenangan

Kamu yang sedang terpaku dengan masa lalu, seperti kamu membaca ulang sebuah novel yang sebelumnya sudah kamu baca. Kamu sudah hapal setiap senti ceritanya. Sudah tahu konflik dan endingnya. Ada bagian yang kadang sengaja kamu lewatkan. Ada juga bagian yang ingin di baca berulang-ulang. Seperti itu bukan?

Juli 19, 2012

Saat Itu Aku Tersenyum

Hari ini lumayan melelahkan, biasalah kalau hari senin rata-rata kesibukan meningkat padat. Alhasil pulang pun jadi agak malam. Bukan karena pekerjaan yang belum selesai, memang sengaja aku tidak langsung pulang, ya hanya sekedar meregangkan  otot-otot yang seharian ‘kongkow’ di depan layar PC. Lagi pula keadaan lelah dan penat tidak baik untuk mengendarai kendaraan.

Juli 18, 2012

Jangan Curi Budaya Kami

Uzay Gingsull “Hanya Tulisan”
Sekitarmu memberikan sebuah pelajaran yang bijak. Ia tak pernah menggurui, melihatnya memotivasi.

No                 : 03/Project/BSO                                                                                Jakarta, 18 Juli 2012
Lampiran       : -
Perihal           : Jangan Curi Budaya Kami

Yth. Saudaraku se Tanah Air


Di
            Nusantara

Juli 16, 2012

Bisa Kamu Tunjukan

Bisa kamu tunjukan di sudut mana batas lelahmu menunggu?
Bisa kamu antarkan di ujung  mana aku tidak harus lagi mencari?
Menunggu, mencari, menanti, lalu di persimpangan mana aku harus berhenti?
Hingga saat itu tiba kamu menuntunku kembali..
Aku bukanlah seekor salmon yang senang berpindah-pindah mencari muara yang baru.
Atau burung belibis yang bergerombol  mengikuti arah angin menuju tempat yang lebih segar.
Nyatanya aku hanyalah aku yang bertopang pada dua kaki,  sedang disapa angin kerinduan yang membawa ke muaramu, mencarimu dan tetap menanti. 

Pada bisumu boleh aku sisipkan tanya?
Pada muaramu boleh aku selipkan Do'a?

Lalu sampai kapan kamu diam? aku harap kamu pun sedang mengeja Do'a yang sama..

Juli 15, 2012

Buah Hati

Saat terjatuh jangan berhenti karena waktu tidak pernah menunggumu berdiri, ia terus berlari meninggalkanmu meski masih terasa nyeri, pastikan langkahmu terpatri agar jejaknya lebih berarti dan sampai saatnya kamu mengerti semua yang terjadi tidak akan mungkin kembali.. 

-Z-

Juli 14, 2012

Tidak Pergi!

Kring... kring..


"Halooo!"
"Tumben menelpon?"
"Sekedar menyapa kebisuanmu."
"Oh, hanya itu?"
"Nyatanya itu yang mengundang rindu."
"......."
"Kok diam? Kamu apa kabar?"
"Baik, hmm.. sebelum kamu beranjak pergi."
"Sekarang?"
"Baik, tapi kemarin jauh lebih baik."
"Dari nadanya, seperti masih marah?"
"Masih atau tidak apa berpengaruh?"
"Tentu! setidaknya itu melegakanku."
"Oh, kamu sendiri apa kabar?"
"Baik, sebelum aku meninggalkanmu."
"Sekarang?"
"Baik, tapi kemarin jauh lebih baik."
"Lalu kenapa kamu sempat membuatku marah?"
"Hm.. seandainya aku bisa mencegah hal itu."
"Kamu bisa!"
"Caranya?"
"Tidak pergi!"


Juli 13, 2012

-Z-

Aku berlindung dari rasa hati yang lebih besar dari daya..
Aku berlindung dari meminta, tidak sesuai dengan yang telah aku beri..
Aku berlindung dari keingin tahuan yang berlebih, melebihi hak telinga.. 
Aku berlindung dari lisan yang tak terjaga, sedangkan aku tahu itu tidak berguna..

Juli 12, 2012

Yaa Sahru Romadhan by Ririe Khayan

Yaa Sahru Romadhan... 

Kepada Romadhan yang datang,
Sambutlah!
Merasuklah di keharibaanNYA bersamanya
Bersujud menunaikan janji-janji kehambaan diri
Penuh kesadaran,
Penuh keikhlasan,
Penuh Rasa Tawadhlu’

Juli 11, 2012

Surau Usang

“Nak bagaimana shalatmu sempurna, wudhunya saja belum benar!” suara itu berlalu begitu saja sebelum aku sempat melihat siapa yang berbicara. Yang aku dapati hanya punggung seseorang berbusana serba putih, sepertinya baru selesai mengambil air wudhu di sudut agak jauh dariku. Aku perhatikan sosok itu dari belakang tampak bersahaja, berwibawa dan lembut.

Juli 10, 2012

(P)UJIAN

Nyatanya menahan diri dari pujian lebih berat, 
di banding menahan diri dari celaan.
Sebab celaan itu akan lebih cepat mempengaruhi perasaan.
Sedangkan pujian tanpa disadari melambungkan angan.

الْØ­َÙ…ْدُ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ رَبِّ الْعَالَÙ…ِينَ

 "Segala Puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Juli 08, 2012

03 Juli 2012 (In Memoriam)

03 Juli 2012

00:02
"Wie, Heldy ulang tahun."

"Iya Zie!"

"Baca Fatihah yaa."

"Iyaaa."

Juli 07, 2012

Berkas di usia senja

dari sini

"Sedang apa kamu ay? sepertinya sibuk sekali. Padahal baru saja sampai rumah!" tanya Risa melihat Aya sedang asyik dengan penanya. Padahal belum ada 30 menit keduanya beristirahat, setelah menempuh perjalanan cukup panjang hari ini. Melakukan observasi ke sebuah desa untuk tugas akhir kuliahnya.

Juli 06, 2012

Untitled

Pernah merasa di bohongi oleh kesimpulanmu sendiri? padahal sebenarnya tidak ada yang melakukan kebohongan itu, hanya saja kamu baru sadar apa yang di terka tidak sesuai kenyataan.

Juli 05, 2012

Tepian

Malam
L
angit malam membentangkan kemegahannya. Berupa hamparan luas seolah tak bertepi. Tapi aku yakin selalu ada bagian yang menghubungkan tepiannya, bukankah semua yang berdiri di dunia ini akan berujung? hanya saja sebatas mata memandang yang membuat hamparan itu terlihat meluas. Lalu kapan aku berada di tepian itu? Lilin-lilin kecil sebagai lentera pelengkap sinar rembulan, refleksi cahayanya terlihat di dinding putih sebuah bangunan tua di depan ku. Sedang bergoyang di terpa angin yang berkelebat, menguji keteguhan nyala api sebagai persembahan terakhirnya sebelum akhirnya meleleh lemah tak lagi berdaya. Di situlah ia di uji seberapa tangkas kah ketegaran, pengorbanan dan kesetiaan. Tentang kepantasan diri menuai mimpi menjadi bentuk lebih nyata, tidak sekedar pantulan cahaya sebuah lilin. Lantas apa aku termasuk pantas?

Juli 04, 2012

Renungan Hamba


Selalu ku sesali dosa,
Selalu ku ulang kembali
Dan Engkau masih memberi kebahagiaan,
Ku bukan hamba pilihan..


Missile



Juli 03, 2012

Iseng Mengurai Kata

JULI


J-adikan lembaran baru yang lebih berwarna..
U-sahakan lebih baik dari yang sudah lalu..
L-ihat kesalahan masa lalu sebagai intropeksi diri..
I-mpian yang sempat tertunda siap di gapai di depan mata..


Bagaimana Julimu?

Juli 02, 2012

BAYANG PUTIH (RUANG GELAP)

“Kaak, aku takuuuut..” rintih Anas sambil gemetaran tangannya menggenggam erat lengan Nazar yang berada lebih depan.

“Ah, manja banget lo. Baru berapa langkah saja sudah ngeluh. Ayo cepat mumpung yang lain belum pada bangun. Sedikit lagi juga sampai, gw sudah lapar tahu.” Gerutu Nazar sambil sayup-sayup telinganya menangkap suara riakan air dalam perutnya karena keroncongan, terlalu kosong. Dan suara dari perut Anas yang lebih buncit pun tak kalah nyaring.

Juli 01, 2012

Satu Paket (Senang & Sedih)

Ini murni curcolan, so kalau yang keberatan silahkan di close tab aja yah. enjoy guys.. 

Zay sekali-kali ceritakan kisah kamu sendiri..
Zay sekali-kali curcol bolehlah di blog..

Bisikan merdu itu terus mengiang-ngiang kepalaku, memutar ulang memori yang sudah terekam, mencari sudut kisah yang layak untukku bagi. Bukan, bukan karena aku tak ingin membagi kesedihanku (tentu aku juga punya sisi itu), atau sisi lain dari kebahagian (aku tak ingin di cap pelit karena menyembunyikan kebahagiaan, dan pengecut karena tidak menerima kesedihan). Bukan karena aku tidak mau terbuka untuk mereka.  Hanya saja aku lebih suka membaginya dengan caraku sendiri. Ya ketika aku menulis, di situlah aku selipkan seinci episode harianku di sana. Dan aku cukup nyaman untuk itu , cukup mengobati keresahan yang sedang aku alami. Bukankah selalu ada yang tersirat dibalik yang tersurat? Dan membagi yang tersirat supaya tersurat, dengan bahasa tulisan. Maaf, tapi itulah caraku. (seketika puluhan mata mulai melotot).