Juli 27, 2017

KAU MASIH YAKIN KAN?

Bila apa-apa yang telah atau akan ditakdirkan untuk kamu miliki, yakinlah akan ada jalan diberi kemudahan.

Dan bila apa-apa yang masih terasa berat, jauh dari jangkauan, belum juga dapat digenggaman, setelah segala upaya itu, yakinlah doa dan usaha-usahanya masih harus kau maksimalkan.

Yang kau perlu hanya yakin, yang memang untukmu akan dimudahkan, yang ternyata bukan milikmu akan digantikan.

Yang kau perlu hanya terus berusaha, terus berdoa. Sejauh ini kau masih yakin 'kan?

azura-zie.com

Juli 22, 2017

BANGUN PAGI

Matahari kembali terbit pada waktunya. Sungguh, Maha Kuasa Allah bila berkehendak matahari itu telat untuk tidak bersinar satu atau berjam-jam lamanya. Tapi, hari ini matahari kembali terbit seperti biasanya. Taat pada titah Tuhannya. Taat mengikuti tiap-tiap aturan-Nya. Matahari tahu, harus 'bangun' pagi untuk bersinar.

Manusia kembali bangun tiap paginya. Sungguh, Maha Kuasa Allah bila berkehendak setelah manusia tidur semalaman, tidak bangun kembali. Tapi, pagi ini manusia bangun seperti biasanya. Meski lebih sering taat mengikuti kebiasaannya. Taat, se ma(l)u-ma(l)unya. Manusia (seharusnya) tahu ada 2 rakaat pagi sebelum fajar.

azura-zie.com

Juli 20, 2017

INGIN LARI

Terkadang kita ingin lari, meninggalkan yang menyebalkan. Tapi, seakan tahu diri, kalau bukan kita, siapa yang mau menyelesaikan. Terkadang kita ingin pergi, melupakan yang merepotkan. Tapi, seakan tahu pasti, kalau bukan kita, siapa yang mau memaklumi. Terkadang kita ingin tinggalkan, apa-apa yang selalu lambat datang. Tapi, seakan tidak tega, kalau bukan kita, siapa yang mau membenahi semuanya.

Kau tahu siapa yang ku maksud menyebalkan-merepotkan-terlambat datang? Mereka adalah masalah yang kadang kau biarkan menghampiri, tapi kau selalu berusaha sabar dan tidak mudah menyerah.

azura-zie.com

Juli 19, 2017

SEPERTI KULACINO

Seperi kulacino yang tidak pernah tahu akan membekas dari gelas seperti apa. Itulah takdirnya. Jika beruntung, sekawanan semut akan berduyun-duyun menyecap sisa-sisa manis itu. Barangkali gelas bekas sirup ataupun cappucino. Kehadiran kulacino tidak sia-sia.

Jika nasibnya sedang malang, belum sampai kering sudah harus dilap paksa oleh si pemilik meja. Kulacino terlupakan begitu saja.

azura-zie.com

Juli 18, 2017

SUDAHKAH MENGENAL DIA DALAM DIRIMU?

Dia selalu bersedia berusaha lebih keras dari yang lainnya. Selalu mau di repotkan oleh ini itu, meskipun mungkin bukan bagiannya.

Dia selalu berdiri tegak, ketika orang lain tumbang, atau pun lari tunggang langgang.
Selalu bisa diandalkan, meski terkadang merasa kelelahan.

Dia adalah dirimu, yang tak mudah menyerah. Alih-alih kalah dengan keluh. Maka, berterima kasihlah pada dia. Karena tanpa perannya itu, mungkin kamu tidak melangkah ke mana-mana. Kamu tidak meraih apa-apa.

azura-zie.com

Juli 17, 2017

MERASA CEMAS

Barangkali fitrah manusia memiliki rasa khawatir dalam hatinya. Tatkala menunggu, ia merasa cemas sesuatu itu tidak benar-benar akan datang dengan lekas. Alih-alih ia lelah menunggu ketidakpastian.

Ketika mencari, ia merasa was-was akan kehabisan waktu untuk menemukan. Alih-alih gemas, yang dicari itu hanya berujung ketidaksiapan menemui kenyataan.

Lalu, sebaiknya memang harus seperti apa? Bukankah takdir seseorang memang sudah ditentukan. Akan tetapi juga, harus ada upaya agar selalu seiring dengan kebaikan. Minimal ada andil dalam perbaikan di masa depan.

Maka, menunggulah dengan tetap menggenggam sesuatu. Minimal keyakinannya. Bahwa sesuatu yang baik sedang menujumu.
Dan mencarilah dengan tetap berbuat sesuatu. Minimal menambah kebaikannya. Bahwa, sebesar dzarah pun tidak akan kurang dari hitungannya.

azura-zie.com

Juni 28, 2017

MENJADI KEBAIKAN

Kebaikan.
Yakinlah, selalu ada seseorang yang diam-diam berdoa untuk kebaikanmu. Meskipun, saat ini kamu belum mengenalnya. Belum tahu asal usulnya. Minimal kamu tahu, ia berdoa setiap hari untuk dipertemukan dengan jodohnya yang baik. Seseorang yang memang jauh-jauh waktu sudah ditetapkan menjadi 'adam' untuk 'hawa'nya. Menjadi tulang punggung, untuk rusuknya yang hilang.

Yakinlah, seseorang yang diam-diam berdoa itu. Tidak sekadar sibuk berdoa. Ia pun berusaha memperbaiki diri agar jauh lebih bijaksana. Minimal tahu, apa-apa yang bermanfaat untuk  dirinya di masa depan. Untuk menjalani kehidupan dunia, maupun bekal untuk negeri ar-royyan. Ia tidak lupa dengan nasihat itu, 'jodoh adalah cerminan diri'. Ia cukup tahu diri. Ia bisa malu, jika ketahuan selalu berharap dapat yang baik, sedangkan diri jauh dari kata 'apik'.

Untuk itu, jangan sungkan-sungkan ikutlah berdoa. Agar kebaikan-kebaikan yang kau lafal dalam doa. Agar kebaikan-kebaikan yang kau terap dalam tingkah laku dan tutur kata. Segera dipertemukan dalam wujud yang lebih nyata. Bertalian dalam mitsaqon ghaliza. Kebaikan itu 'hidup' dalam rumah tangga.

&
Berdoalah, agar dirimu bisa menjadi bagian dari kebaikan itu sendiri. Menjadi anugerah, bagi seseorang yang tidak lelah menanti akan datangnya tambatan hati. Menunggu dengan sibuk memperbaiki diri.

Berdoalah, agar dirimu bisa menjadi bagian dari kebaikan itu sendiri. Kebaikan yang dibutuhkan. Kebaikan yang banyak orang harapkan.
 

KEPUTUSA[SAA]N

Katanya, doa adalah senjata. Bagi siapa-siapa yang ingin lebih baik alur takdirnya.

Sudah pasti, setiap doa memiliki tujuan. Sedikit banyak ada juga yang begitu dipaksakan. Jawabannya teramat ingin disegerakan. Benar-benar ditunggu akan kepastian-kepastian.

Tentang segera, bukanlah manusia yang menggenggam perputaran waktunya. Banyak yang pada akhirnya terjadi di luar rencana. Jauh dari praduga.

&
Pada akhirnya, menunggu kepastian ketetapan waktunya itu, tak lepas dari doa-doa yang diutarakan. Adalah Allah tempat terbaik segala keputusan-keputusan. Semoga jauh dari keputusasaan.
 

Juni 24, 2017

KEMENANGAN YANG NYATA

Layaknya bayi yang baru lahir.
Menangis karena ketakutan menatap dunia yang fana.
Tersenyum ketika dipeluk oleh kehangatan kasih sayang ibunda.
Dan termenung tenang saat dibisikkan kumandang adzan-iqomah ayahnya.
Seperti itulah sebagian manusia. Menangis ketakutan akan dosa-dosa yang diperbuatnya. Tersenyum tenang karena tahu Allah Maha mengampuni hamba yang bertaubatannasuha. Dan akan merasa tenang jika dibisikkan : 'telah dibukakan pintu maaf oleh sesama manusia.'
Seperti itulah manusia ketika datang hari raya.

Segenap pengurus Lakaran Minda mengucapkan.
Selamat Idul Fitri 1438 H
semoga kita semua yang telah menunaikan puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan,
membawa kemenangan yang nyata.
  

Juni 22, 2017

KETETAPAN & KETEPATAN WAKTU

Duhai Tuhan, yang jiwaku berada dalam genggaman-Mu.
Ku tahu, setiap ketetapan-Mu ada dalam ketepatan waktu.
Boleh jadi takdir itu memang sudah dipilihkan, sejak dalam kandungan, sejak hari kelahiran. Berharap, selalu berbanding lurus dengan kebaikan-kebaikan.

&
Apabila tidak sesuai dengan keinginan. Jauh dari yang diidamkan. Semoga hati itu selalu dalam kelapangan. Diri itu, bijak dalam kedewasaan. Sebab, adakalanya pilihan terbaik adalah mau bersabar/beryukur dalam penerimaan.
Bahwa, sebenarnya diri ini tidak pernah memiliki apa-apa. Apa yang berada digenggaman, jika itu memang baik. Semoga Engkau menitipkannya lebih lama. Dengan rasa gembira. Rasa bahagia. Agar syukur itu selalu di jiwa.

Apa yang terlepas dari genggaman begitu saja. Jika memang itu lebih baik. Semoga Engkau besarkan hati dalam kemampuan untuk menerima. Dengan rasa ikhlas. Jauh dari rasa was-was. Agar sabar itu selalu di dada.

Sebab Rasul-Mu menasehati hal itu : perkara untuk seorang muslim selalu baik. Jika diberi nikmat, mereka bersyukur. Jika di beri ujian, mereka bersabar.
Maka, bagian mana yang tidak bisa aku pahami?
 

Juni 21, 2017

SEMPURNA GENAP

Pada-Mu genapkanlah yakin itu. Agar tidak menjadi terlalu tergesa-gesa. Agar tidak terlalu lama jua menunda-nunda.

Pada-Mu sempurnakanlah segala niat baik itu. Agar yang menunggu tidak kehilangan sabar. Agar yang ditunggu tidak juga kehilangan sadar. Bahwa, semua orang selalu sedia memaklumi keterlambatan.
 

Juni 17, 2017

ADA TAGIHANNYA

Beberapa orang mungkin lupa, pernah menjatuhkan harap. Kemudian berlalu seperti tidak ada beban apa-apa. Sedangkan orang lain setiap detiknya menunggu kepastiannya.

Beberapa orang mungkin lupa, pernah berhutang janji. Kemudian pergi seperti sudah lupa dengan semua ucapannya.

Sedangkan orang lain selalu merasa tidak enak untuk menagihnya.
Beberapa orang mungkin lupa, semua itu ada hitungannya. Semua itu ada tagihannya.
 

Juni 16, 2017

MENUNGGU GENAP

Manakala menunggu, telah menghabiskan seluruh (r)asamu. Dalam penantian panjang dan kepastian tak jua datang.

Manakala bertahan, telah melelahkan segala ragamu. Dalam upaya mewujudkan keinginan dan usaha untuk mendapatkan.

Manakala waktu semakin berlalu dan usia yang bertambah senja. Dalam asa menemukan, serta kebutuhan untuk menggenapkan.

&

Manakala semua itu masih berada dalam keyakinan. Bahwa, semua doa-doa dan upaya baik itu selalu memiliki ganjaran. Semoga yang telah berlalu, entah itu penantiannya, entah itu upayanya, maupun waktunya. Semoga ada kabar baiknya. Meski tidak saat ini, pasti pada waktunya.
azura-zie.com

 

BERTANYA DIRI

Dalam hening, termenung,
Dalam sepi, menyendiri,
Dalam hati, intropeksi,
Adakah sisa-sisa usiamu, ada kebaikan-kebaikan yang membersamai langkah-langkah perjalananmu?
Adakah deru-deru napasmu, ada lirih syukur yang menghujam denyut jantungmu?
Adakah detik-detik waktu berlalu, ada rintih sesal yang memperbaiki kualitas imanmu?
&
Adakah Allah Ridho dengan segala tindak tandukmu?


 

Juni 10, 2017

UNTUKMU

Putri,
Apa-apa yang memberatkan hatimu, tinggalkan.
Apa-apa yang membebani pundakmu,
tanggalkan.

&
Apa-apa yang menjadi harapanmu, tunggalkan.

Hanya kepada-Nya, Sang Maha pemilik Kun Fayakun.

Sang Segala Maha Tahu, apa-apa dalam hatimu yang tak tampak.

&
Percayalah, putri. Tak kan ada beban tanpa pundak.

Maka dari itu, Putri.
Hati itu, akan senantiasa bersyukur. Pundak itu, selalu tegak dengan tegar. Dan harapan itu, mendidik rasa sabar.

Pada waktunya, semua penantian harapan itu, insya allah akan terbayar lunas dengan pantas.

 

Juni 01, 2017

SEJENAK

Tarik napas sejenak, embuskan perlahan. Untuk perasaan-perasaan yang tidak selalu harus kau tawan. Bebaskan. Agar tidak sesak. Agar tidur lebih nyenyak.

Tarik napas sejenak, embuskan perlahan. Untuk tutur rindu yang ingin sekali kau utarakan. Lepaskan. Agar beban itu keluar. Agar lega itu terbayar.

Tarik napas sejenak, embuskan perlahan. Untuk kenyataan yang sedang tidak berkawan. Biarkan. Agar kau belajar artinya melepaskan. Agar kau tahu sudah tidak ada waktu untuk tetap bertahan.

Sejenak. Cukup sejenak saja.
Bebaskan... Lepaskan... Utarakan...

 

Mei 28, 2017

KEINGINAN

Putri, tentang harapan. Peganglah keinginan yang mendasari harapan itu. Sebab, ada banyak harapan yang hanya tinggal sisa-sisa. Sekadar masih berharap, tapi sudah tidak benar-benar yakin untuk bisa mewujudkannya.

Peganglah keinginan itu, yang menjadi 'ruh' bahwa harapanmu masih bertenaga. Harapanmu masih berkesempatan nyata, karena harapan itu selalu ada dalam doa-doa.

 

Mei 25, 2017

UNTUKMU (LAGI), RA

Ra, selamat datang. Aku menyambutmu di gerbang, dengan hati yang paling riang. Jangan heran, penampilanku memang sangatlah biasa, karena diri jauh dari taqwa. Untuk itu, semoga dengan hadirmu. Lebih banyak kesadaran untuk memperbaiki laku. Dengan sujud yang lebih bermutu.

Kau tahu, Ra. Sejujurnya aku malu, janji tahun lalu pun belum genap aku penuhi. Tentang sesumbar ibadah akan lebih giat lagi. Tentang lidah yang lebih basah dengan tilawah. Tentang bangun malam yang disegerakan. Dan tentang-tentang lain yang hanya sekedar ucapan, tapi tidak dibarengi dengan tindakan. Sungguh aku malu, kau temui aku lagi dengan lebih banyak cacat, daripada taat. Tapi sekali lagi aku berharap. Dengan hadirmu, terbukalah pintu rahmat. Agar senantiasa ada kesempatan bertaubat.

Ra, semoga tahun ini kau jauh lebih tabah. Menghadapiku yang banyak tingkah untuk mendulang berkah.

Semoga.
Bismillah.

Azura Zie

 

TAHU DIRI

Persilakan, untuk yang ingin berkemas. Semoga tidak ada yang tertinggal dan membekas. Meski butuh waktu. Pada akhirnya akan berlalu. Tahu diri, setiap cerita selalu memiliki penutup kisahnya sendiri.

Persilakan, untuk yang ingin lekas bebas. Semoga tidak ada sesal yang kadung membuat hati kebas. Meski butuh segala upaya. Pada akhirnya, ada hati yang berjuang keras untuk bisa merdeka.

Persilakan untuk yang ingin pamit. Meski kenyataan terkadang begitu pahit. Selayaknya obat, ada dosis yang tidak terlalu jahat. Alih-alih membuat lebih sehat.

Persilakan untuk yang hanya ingin singgah. Tidak benar-benar niat berlabuh. Meski ada hati yang terlanjur jatuh. Tahu diri, masing-masing diri cenderung mudah untuk patah.

#racauacakkadut

Azura Zie
 

Mei 16, 2017

MELEPASKAN GENGGAMAN

Melepaskan sesuatu yang pernah ada, bukan berarti tidak berharap akan memiliki selamanya. Terkadang, kita hanya perlu menjaga semampunya. Tahu diri, pada hakikatnya tidak pernah memiliki apa-apa.

Menggenggam erat sesuatu yang sudah ingin lepas, bukan berarti tidak pernah belajar untuk lebih ikhlas. Terkadang, kita hanya tidak ingin was-was. Tahu diri, hati berharap sesuatu itu tidak benar-benar pergi lekas.

 

April 23, 2017

KALA(M) ITU

Kala itu, di saat segala peluh bergemul dalam gundah kelelahan.
Di saat jenuh, tercampur aduk oleh cemas dan kebosanan.
Di saat curahan hati mendesak untuk segera di muntahkan.
Dan tidak ditemukan satupun bahu yang kokoh untuk sekedar bersandar dari beban. Terebah letih kesepian.

Kala itu, Kalam-Mu terngiang-ngiang dalam ingatan. Penegur bahwa tidak ada yang pernah benar-benar sendirian.


"Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati."

"Dan Dia tempat berkeluh kesah, tempat memohon pertolongan."

Dan Demi Kalam-Mu, serta apa-apa yang Engkau Ketahui setiap waktu.
Hanya satu yang aku mau, dan Engkau sudah tahu.

 

April 21, 2017

TUTUR RINDU

Putri, apa-apa yang sudah ditentukan untuk kita, sudah jauh-jauh waktu dituliskan. Seperti kelahiran, jodoh, pun kematian.

Adalah Allah yang Maha Bijaksana, menetapkan semua waktunya sedemikian rupa.

Maka dari itu, putri.
Demi pena dan apa-apa yang sudah dituliskannya.
Demi Kalam dan apa-apa yang telah di Firmankan-Nya.
Demi waktu dan apa-apa yang akan menjadi takdirnya.
Kita ta'at. Kita percaya.

Semoga kelahiran itu, senantiasa membawa kebaikan-kebaikan di tiap sisa-sisa usianya.
Di keseharian, sujud & munajat-munajatnya.

Jodoh itu, di genapkan segera dalam mitsaqan ghaliza. Sebagai rumah, untuk mendulang berkah. Sebagai wasilah lebih mengkhusu'kan ibadah.

Dan kelak ketika tiba waktunya kematian, menjadi tutur rindu dalam keridhoanNya, kembali pulang sebagai sebaik-baiknya hamba.

Aamiin..

 

YANG DI PERBARUI

Mari berbenah, bukan untuk mengubah dirimu, menjadi jauh dari dirimu sendiri.  Tapi berbenah, untuk perubahan menjadi lebih baik lagi.

Mari intropeksi, bukan untuk menghakimi kesalahan pada diri sendiri. Tapi intropeksi, untuk lebih bijak menyadari kealfaan yang pernah terjadi.

Mari memperbaiki keadaan, bukan karena saat ini jauh dari kenyamanan. Tapi memperbaiki keadaan, untuk selalu siap dengan segala kemungkinan-kemungkinan.

 

April 19, 2017

TAHU DIRI

Maka bersabarlah, bukan semata-mata karena tidak kuasa melawan. Hanya saja, kamu butuh sedikit lebih lama untuk menahan. Bahwa, ada lebih banyak kebaikan, ada dalam kesabaran.

Maka berbagilah, bukan semata-mata memiliki lebih banyak dari orang lain. Hanya saja, kamu cukup memberi lebih dari kebiasaan. Bahwa, ada lebih banyak keberkahan, ada dalam pemberian.

Maka bersyukurlah, bukan semata-mata sudah diberi banyak kelebihan. Hanya saja, kamu perlu 'tahu diri' atas segala nikmat yang diberikan. Bahwa, tanpa rahmat-Nya, apa yang ada, tidak ada yang layak untuk dibanggakan.

 

April 07, 2017

DUHAI SABAR

Duhai sabar, jangan kau cela dengan keluh. Jangan beri celah untuk si lemah.

Sebar benih kebaikan itu dengan senyum. Kelak tumbuh ranting-ranting kebaikan lain dengan subur.

Dan mulailah berbenah. Karena kau tahu Sabar, jati dirimu adalah Shobrun.
 

Maret 18, 2017

MENGEJARMU DALAM GENGGAMAN

Mengejarmu dengan tergesa-gesa, tidak lekas membuatmu cepat datang. 
Menunggumu dengan penuh kesabaran pun, tidak menjamin kamu akan terlambat pulang.
Sebab, semua hal tunduk pada waktu.
Cepat atau lambat segala yang baik akan menghampirimu.

Mengharapkanmu tiba tepat waktu, tidak lekas menghilangkan apa itu cemas.
Mengikhlaskanmu di waktu yang tepat, tidak menjamin hatiku jauh menjadi lebih 'berkelas'.
Sebab, apa-apa yang menjadi milikmu.
Tidak hilang dari apa yang sudah dituliskan.
Apa-apa yang tidak pernah menjadi milikmu.
Tidak juga tiba-tiba ada dalam genggaman.


 

Maret 12, 2017

WAKTU PADA KEPAYAHAN

1. Waktu melesat berlalu. Ketika harapanmu meleset jauh dari perhitunganmu, kesempatan lain belum punah. Siapkan anak panah berikutnya, dengan semangat penuh.

2. Sebiru hari ini, ada asa yang baru. Dalam hati yang sabar menunggu. Tidak terburu-buru. Sebab, apa-apa yang baik ada dalam ketepatan waktu.

3. Layaknya bumi yang selalu tabah menadah butiran hujan. Sebanyak apapun, di waktu kapanpun. Setabah itukah hatimu kala di hujani harapan? setidakpastinya itu pun, se-entah kapanpun...

4. Semoga apa-apa yang sedang diupayakan, tidak berujung pada kepayahan.


 

Maret 05, 2017

Ur PICTURE

Kala itu matahari belum terlalu terik. Tapi, teguran sederhana itu cukup membuat hati sedikit terusik.

"Kak, bantu para akhwat menundukkan pandangannya." Sebuah pesan di bbm terbaca.

"Maksudmu?" Jawabku tidak begitu paham.

"Ur picture." Balasnya singkat.

Beberapa detik kemudian dp itu berganti menjadi tokoh anime kembali setelah beberapa saat sempat terpasang selfie bersama seorang kawan.
 

Januari 21, 2017

LUPA

Kita lebih sering lupa mendidik sabar dan mendadak di serang rasa bersalah karena lupa untuk selalu bersyukur.
 

Januari 15, 2017

JANGAN SAMPAI KEHILANGAN SANTUN

Dek, jangan sampai kau kehilangan santun. Apalagi ketika sedang meminta bantuan. Sebab, tanpa peran orang lain, mungkin kita jauh dari mencapai tujuan. Alih-alih selalu menjadi orang yang datang belakangan.

Dek, jangan sampai kau memiliki angkuh. Selalu merasa berhak melakukan ini-itu. Sebab, banyak orang hanya pandai berdalih, sedangkan perannya hanya sebesar buih.

Dek, menjadi diri sendiri itu yang utama. Tanpa banyak meminta, kau bisa memberi lebih dari yang kau punya.
 

Januari 14, 2017

PUTRI

Putri, 
Jadilah alasan untuk seseorang kembali menulis. Sebab, itu artinya kamu sedang dalam jangkauan perhatiannya. Kamu sedang ada dalam pikirannya.

Putri,
Kata orang hidup itu tentang pilihan. Menurutku, hidup itu soal berani mengambil keputusan. Sebab, terkadang tidak semua pilihan sesuai dengan kehendak hati. Tapi, tetap saja harus menentukan sikap.
Berani mengambil keputusan dan belajar berlapang dada. Percaya, perkara untuk seorang muslim akan selalu baik. Jika mendapat nikmat, mereka bersyukur. Jika mendapat ujian, mereka bersabar.

Putri,
Sebiru hari ini, ada sebukat doa yang ku genggam dalam tangan yang menengadah ke langit. Untuk segenap kebahagiaanmu dan kebaikan-kebaikan yang selalu akan datang menghampirimu.

Putri,
Di mata manusia barangkali apa yang kita lakukan selalu tidak pernah terlihat sempurna. Tetaplah berlapang dada. Sebab, sebesar dzarahpun ada hitungannya.

Putri, Allah Maha Bijaksana. Yang tengah kamu harapkan, yang sedang menjadi tujuan. Bujuk dengan doa dan bajak perhatian-Nya dengan tjinta.


 

Januari 07, 2017

KEMUDAHAN & KESULITAN

Tidaklah Engkau hadirkan kesulitan, sebagai pengingat bahwa ada hal-hal yang memang perlu untuk diupayakan. Untuk itu anugerahi kami daya dan kemampuan.

Tidaklah Engkau anugerahi kemudahan, sebagai penggiat, selepas berusaha dan melatih kesabaran.
Untuk itu hadirkan hati untuk selalu bersyukur dengan penuh kesadaran.