Januari 21, 2020

30HBC2021 - SILATURRAHMI

Benar adanya, dengan silaturrahmi selain bisa menambah pundi-pundi rezeki, juga menambah lebih banyak doa. Karena minimal di saat dua orang atau lebih bertemu di suatu tempat. Mereka akan menanyakan kabar. Entah itu kabarmu, atau pun kabar keluargamu. Setelah itu doa-doa kebaikan pun akan terucap. Mendoakan yang terbaik sampai pertemuan berikutnya.

Tips sederhana untuk menambah rezeki, memperbanyak stok doa dan bertambahnya berkah umur adalah : Mempererat silaturrahim.


@30haribercerita
#30hbctips
#30Hbc2021
#30HariBercerita
#quotezie_
#Azurazie_

Januari 20, 2020

30HBC2020 - SEMPURNA

Kita tidak bisa menuntut segala sesuatunya menjadi sempurna. Apalagi di saat meyakini bahwa kesempurnaan itu mutlak miliknya Allah semata.

Maka, apa yang kamu terima, apa yang sedang kamu jalani. Bersyukurlah dengan apa adanya. Semoga dengan begitu, segala sesuatunya akan terasa lebih sempurna. Mengingat semua itu karunia dari yang Maha.

Kita selalu bisa menuntun segala sesuatunya menjadi lebih baik. Dengan memilih untuk lebih sabar dalam mengupayakannya. Tidak terburu-buru meskipun kita memang sedang perlu itu. Tidak mudah marah meskipun kita punya kuasa dan hak untuk itu. Menuntun diri kita dengan berperan sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan kita. Pun sesuai dengan kemauan kita untuk mengupayakan yang terbaik. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Sesuai dengan definisi sempurna menurut penilaian kita. Dalam artian, apapun hasil akhirnya, kita lapang dada dalam menjalaninya. Karena menghargai jerih payah kita sendiri. Itulah yang kita sebut sempurna.


@30haribercerita
#30hbc202020
#30HariBercerita
#quotezie_
#Azurazie_

Januari 19, 2020

30HBC2019 - BERUNTUNG

Warisan terbaik untuk orang tua adalah : anak yang tumbuh menjadi pribadi yang soleh dan solehah. Tidak sekadar bisa mendoakan sepeninggalannya, tapi juga menjaga marwah kehormatan untuk kedua orang tuanya.



Beruntung rasanya, bila kita dianugerahi anak-anak yang soleh dan solehah. Yang tumbuh dengan pemahaman-pemahaman baik sesuai dengan syariat islam.

Anak-anak yang ketika kelak kita sudah tiada, tidak sekadar mau mendoakan kita yang terbujur di alam barzah menunggu hari kiamat. Tapi, anak-anak itu selama hidupnya, menjaga kehormatan orang tuanya. Dengan perilaku dan adab sopan santunnya.

Hingga tidak pernah terdengar dari lidah orang lain ketika melihat tingkah laku anak kita yang kurang baik : “kasian ya orang tuanya.”

Makanya, betapa penting mendidik anak dengan pemahaman yang baik, cukup bekal ilmu agamanya. Hingga benar-benar bisa tumbuh menjadi anak yang soleh dan solehah.

Bila ia perempuan, mau menjaga aurat dan sifat malunya. Selain untuk menjaga marwah dirinya. Anak perempuan itu meringankan beban ayahnya karena tetap terjaga kehormatannya.

Bila ia laki-laki, menjadi sosok yang bisa memimpin selain untuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik, tapi untuk perempuan-perempuan di sekitarnya. Baik adik kandung maupun anak perempuannya nanti.

@30haribercerita
#30HBC2019
#30HariBercerita
#quotezie_
#Azurazie_

Januari 17, 2020

30HBC2017 - DOA ORANG TUA

 Kau kini ada, menambah syukur terasa lebih bermakna.
Kau kini ada, menumbuh sabar lebih bertenaga.



“Iya Gung, apalagi kalau doanya ibu, lebih Allah denger doanya.” Begitu kira-kira saya mendengar dua anak berseragam sd yang ikut shalat jumat berjamaah. Duduk di belakang saya. Saat itu khatib sedang membacakan rukun khatbah. Nasihat taqwa.

Ketika anak-anak lain sedang seru-serunya bersenda gurau dan membuat bising di dalam masjid. Dua anak di belakang saya justru berbincang soal keutamaan doa.

Masya Allah. Rasa-rasanya saya ingin mengucapkan barakallah untuk kedua orang tua dan guru yang memberi pengetahuan tentang doa kepada mereka berdua. Ilmu yang disampaikan benar-benar menjadi amalan jariah yang mendidik mereka. Meskipun mungkin masih punya PR, memberitahu keduanya untuk tidak berbicara selama khatib sedang naik ke atas mimbar.

Semoga pemahaman baik itu tetap tertanam sampai mereka beranjak dewasa nanti.

Nb : mohon maaf captionnya mungkin tidak sesuai dengan quotenya.

@30haribercerita
#30HBC2017
#30HariBercerita
#Quotezie_
#Azurazie_

Januari 16, 2020

30HBC2016 - LEBIH MENGHARGAI


 Menggenggam tanganmu tidak pernah seerat ini sebelumnya.
Selalu bersamamu tidak ingin kulewati setelahnya.



Hari ini @khansatazkiyahayyin genap satu bulan usianya. Semenjak kehadirannya begitu banyak pelajaran yang saya dapatkan. Baik sebagai ayah, maupun sebagai anak.

Sebagai ayah, jadi lebih menghargai dan sabar, bahwa menjalani peran sebagai orang tua itu ternyata tidaklah mudah. Butuh ketelatenan lebih. Menurukan egois dan kepentingan sendiri.

Sebagai anak, jadi lebih bersyukur dan sadar, betapa selama ini pengorbanan orang tua pada anaknya memanglah sepanjang masa. Dalam artian sepanjak waktu dan usia.

Orang tua itu setelah mengurusi anaknya hingga dewasa, tetap saja bersedia membantu mengurusi cucu-cucunya. Apalagi kami yang secara status baru menjajaki peran sebagai orang tua. Mereka ikut meluangkan waktu istirahatnya untuk membantu berbagai hal. Sungguh luar biasa untuk direnungi.

Dan banyak hal-hal lain yang tidak mudah untuk dituliskan di sini. Tapi begitu mudah untuk diresapi hikmahnya dalam hati.

@30Haribercerita
#30HBC2016
#30Haribercerita
#Quotezie_
#Azurazie_

Januari 15, 2020

30HBC2015 - SEMPURNAKAN IKHTIAR

Sempurnakan ikhtiar hijrahmu, untuk menambah kebaikan-kebaikan yang akan datang padamu.



Terkadang saya ingin ketawa, sudah th 2020, masih ada aja yang mengira kalau @azurazie_ seorang perempuan. Bisa dimaklumi sih, sudah lebih dari sewindu saya memutuskan untuk tidak lagi membagikan foto dengan ada penampakan wajah. Foto-foto wajah yang sempat terposting pun sudah dibersihkan.

Dan saya lebih concern membagikan sesuatu dalam bentuk tulisan. Kalau ditanya alasannya apa, entah kenapa sudah tidak nyaman saja memposting wajah sendiri. Baik sendirian maupun foto ramai-ramai. Meskipun saya seorang laki-laki yang wajahnya tidak berdampak menjadi fitnah dunia. Sebagaimana wajah seorang perempuan yang ada kecenderungan untuk itu.

Masih dikira perempuan apa karena faktor nama azura? Atau dari gaya penulisan? Entah deh. Saya berpendapat, barangkali tulisan-tulisan saya bisa lebih menghasilkan manfaat (terutama untuk diri pribadi). Dibanding foto wajah yang belum tentu ada manfaatnya untuk dikonsumsi oleh orang lain.

Kalau sekarang masih mending, saya sedikit lebih terbuka. Sudah menyelipkan ‘biodata’ pribadi di bio akun. Jadi seandainya orang lain membacanya sudah bisa menyimpulkan sendiri kalau pemilik akun ini adalah laki-laki. Dibanding dulu tidak sama sekali.

Barangkali sebagian orang akan beranggapan saya terlalu berlebihan. Toh di social media itu membagikan foto selfie, seolah sudah sangat lumrah untuk dilakukan. Tak mengapa, biarlah saya menjadi 'terasing’ di dunia maya. Tapi, keputusan ini semacam bentuk ikhtiar agar kehormatan diri tetap terjaga. Dengan tidak mudah mengumbar sesuatu begitu saja.

@30Haribercerita
#30HBC2015
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 14, 2020

30HBC2014 - MENUTUPI AIB

Salah satu bentuk kasih sayang Allah yang sering tidak kita sadari adalah : Sejauh ini masih menutupi aib-aib kita.



Orang yang paling tidak beruntung adalah, ketika aibnya diperlihatkan oleh Allah saat ini ketika masih hidup di dunia. Seolah kesalahan-kesalahan yang telah ia perbuat itu, sudah ‘diadili’ duluan. Allah tidak menundanya sampai hari perhitungan kelak di akhirat. Innalillahi….

Ketika sepintas melihat potongan berita di media sosial tentang koruptor dengan judul yang benar-benar membuat JLEB, ditutup dengan kalimat : TERNYATA MALING.

Membuat saya spechless, kalau bukan karena kasih sayang Allah, boleh jadi aib-aib kita pun terpampang begitu saja. Didengar dan dibaca oleh ribuan orang.

Sedangkan kita mungkin masih suka terang-terangan berbuat dosa. Atau bahkan ada sebagian orang yang begitu bangga telah berbuat maksiat. Bukankah kadang kita suka mendengar orang yang merasa hebat telah melakukan ini, bilang-bilang ke orang lain habis melakukan itu. Padahal ia tahu yang ia telah perbuat adalah sesuatu yang tabu. Secara sadar telah membuka aibnya sendiri. Naudzubillah…

Semoga kita tidak demikian dan tetap terjaga aib-aib itu, sembari dengan dibarengi dengan istighfar yang banyak.

@30Haribercerita
#30HBC2014
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 13, 2020

30HBC2013 - TENTANG UCAPAN SALAM

Sempurnakan doa untuk saudaramu, agar sempurna juga berkah untuk hidupmu.




Mungkin bagi sebagian orang tidak masalah dan bersedia saja untuk membalas salam dengan kalimat yang seadanya : Aslm, lamlikum, ass wr wb.

Dengan alasan toh maksudnya mengerti kalau itu ucapan salam.

Tapi tidak berlaku bagi saya. Telak bagi saya, siapapun itu yang memulai pesan dengan salam seadanya, biasanya tidak saya balas ucapannya. Kecuali ucapan salam itu sempurna : Assalamu'alaikum.

Lebih baik lagi bila disempurnakan : Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Kan artinya jadi lebih sempurna. Doa nya jadi lebih bermakna. Betul tidak?

@30Haribercerita
#30HBC2013
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 12, 2020

30HBC2012 - KETIDAKTAHUAN KITA

Biar keruh air di hulu, mungkin jernih di muara.
Biar tidak selalu tahu sebab-akibat yang terjadi di kehidupan kita.
Mungkin itu jalan terbaik yang tertulis di Lauhuf Mahfudz-Nya.



Adakalanya ketidaktahuan kita akan sesuatu, adalah cara Allah untuk menjaga diri kita dari berbagai hal. Menjaga kita dari sifat malas-malasan, karena dengan tidak tahu itu kita jadi lebih sungguh-sungguh mengupayakannya.

Menjaga kita dari rasa kecewa yang berlebihan. Karena dengan tidak tahu itu, memupuk prasangka baik. Selalu mengupayakan yang terbaik.

Menjaga kita dari rasa takut yang berlebihan. Dan lain sebagainya.

@30haribercerita
#30HBC2012
#30Haribercerita
#Quotezie_
#Azurazie_

Januari 11, 2020

PROMO JANUARI 2020 - NOVEL KAMPUS HIJAIAH & NAFAS 2 MASA KARYA AZURA ZIE


Promo Januari 2020


Bismillah,
paket Novel NafAs 2 Masa & Kampus Hijaiah Rp. 100.000,-
Bebas biaya ongkir untuk wilayah Jabodetabek.


Novel NafAs 2 Masa
Berkisah tentang  perasaan yang bertanya - tanya, siapa sosok yang bersembunyi di dalam tulisan - tulisan yang selama ini mewarnai hari - hari keduanya, terpanggil satu sama lain untuk mencari tahu sosok misterius itu.
Siapakah dia? Seperti apa wajahnya? Berapa umurnya? Kenapa tidak pernah pasang foto di media sosial? Atau memang tidak punya? Hanya blognya saja? Lalu kenapa tidak pernah ada biografi di belakang buku-bukunya?
Ah, kenapa aku begitu penasaran dengan sosok itu?
Pernahkah kalian jatuh cinta kepada tulisan seseorang? Atau jangan-jangan jatuh cinta sama penulisnya juga?
…………….
Aku pernah membaca tulisan seseorang, yang dengan tulisannya itu, membuka pemahaman baru. Tentang sisi lain yang tidak terlintas dipikiran sebelumnya. Tentang sisi yang lebih baik dari prasangka yang kadung aku percayai. Tentang sisi putih yang lebih tentram membawa kelapangan hati.

Barangkali bila aku tidak pernah membaca tulisan itu, selamanya aku akan terkukung oleh sisi yang kubaca dengan egoku sendiri. Sisi abu-abu yang aku yakini itulah yang paling masuk akal. Itulah yang paling mendekati benar.

Bahwa hidup ini akan selalu ada hitam dan putih. Kanan dan kiri. Atas dan bawah. Depan dan belakang. Seringnya kita mudah men-judge hanya satu sisi, dan menyepelekan sisi lainnya. Kadung menelan bulat-bulat. Tidak berusaha mencari kebenaran yang lebih akurat.
………………….. 


Terkadang untuk seorang penulis, lebih mudah menyisipkan nasihat-nasihat bijak dalam tulisan-tulisannya. Tapi dirinya sendiri ragu bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Barangkali itulah dirasakan oleh seorang Najma Tazkiya.
Terkadang seorang pembaca teramat ingin berterima kasih kepada penulis, yang tulisan sederhananya mampu menggugah kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Tulisan itu meresap ke dalam hati tanpa merasa sedang dinasehati. Tapi merasa dirangkul dan diajak untuk sama-sama berbenah diri. Seperti itulah yang dirasakan oleh Syauqi Khumain.

Ada pula dua kisah yang romantis antara Rasha Kamil dan Hilda Inayah, yang sama-sama berjuang mengukuhkan perasaannya ke jenjang halal. Sekaligus ingin tetap menghargai perasaan kakak-kakaknya yang masih belum menemukan tambatan hatinya.

Review Novel NafAs 2 Masa @cahayamakassar

Bismillah
Nafas 2 Masa
Untuk dia yang tidak pernah ditemui
Untuk dia yang menginspirasi
By
Jangan kamu memujiku berlebihan, yang membuatku tersipu, merah merona, melambungkan angan sampai mengudara di negeri awan. Sungguh itu tidak membuat jadi lebih nyaman. Akan tetapi, tegurlah aku, agar aku selalu menyadari bahwa kakiku tidak pernah benar-benar berada di atas awan.
Pertama kali kenal
sewaktu wujudnya masih berupa hasil print di kertas pribadi ๐Ÿ“ sekarang sudah dandan cakep, Masya Allah.
Kurang lebih 300hlm,
cocok dijadikan teman minum teh di pagi hari, apalagi bagi pecinta puisi. Tanya kenapa? Karena walaupun prosa, isi
dilukis bak puisi. Keren kan ya. .
Membaca kembali
jadi teringat masa-masa heboh ngeblog di Kemilau Cahaya Emas. Waah… dum-dum-dum… sepertinya ada hati yang benar-benar kangen blogging lagi, ups ✨

Simak kisah mereka di Novel #NafAs2Masa.

Novel Kampus Hijaiah

Tentang perjalanan Kalam Qadri (Lam) Jim Azami (Jim) Fatih L Makki (Fa) & Hijrah Amala ( Ra) yang belajar di Kampus Hijaiah.
Novel ini dikemas menggunakan tema huruf-huruf Hijaiah dari mulai nama-nama kegiatan, tempat, tokoh-tokoh yang ada di dalam ceritanya. Di susun dari mulai Bab Alif hingga Ya.

……..
Orang bijak berkata, cinta yang paling tulus adalah melepaskan. Karena mengikat kuat sesuatu yang ingin berontak itu percuma. Perasaan bahagia tidak pernah ada dengan sesuatu yang sengaja dibuat terpaksa.
Melepaskan tidak melulu soal perasaan. Banyak hal bila direnungi yang paling bijak dengan melepaskan. Sebab, sejatinya diri tidak pernah benar-benar memiliki apa-apa.
Dengan melepaskan akan lebih mendidik hati untuk ikhlas. Meski kata #Jimazami ikhlas adalah pelajaran seumur hidup.
Bila doa mampu mengubah jalannya takdir yang sudah tertulis sejak lahir menjadi lebih baik. Memperbaiki nasib yang buruk. Ajarkan kami berdoa dengan menyebut Nama-Mu Yang Agung. Rangkaian doa yang mampu membuat pintu Rahmat-Mu terketuk.
Bila dengan doa menjadikan kami lalai untuk berusaha memperbaiki keadaan, dengan daya upaya. Hanya mengandalkan doa tanpa usaha. Ingatkan kami untuk bangun bertindak, mengawali dengan Asma-Mu Yang Sempurna. Bahwa suatu kaum harus mengubah nasibnya sendiri dengan mengoptimalkan upaya yang ada.
Bila dengan giat berusaha, kami lalai untuk menyempatkan waktu berdoa. Sungguh, jangan biarkan kesombongan itu betah berlama-lama di dalam dada. Karena tiada daya dan upaya, selain dari pertolongan-Mu jua. Dan sungguh kami percaya Engkau Maha Mengabulkan Semua Pinta hamba yang sudah berusaha sekuat tenaga.
Untuk itu mohon kabulkan segala hal yang terbesit di dalam pikiran. Jika memang baik untuk kami. Mohon pertimbangkan segala hal yang tersusun dalam bait-bait doa permintaan. Sungguh yang demikian itu benar-benar tulus dari hati kami.

Review Novel Kampus Hijaiah  by @icaaisyaah
Kisah perjalanan
Hijrah Amala (Ra)
Kalam Qadri (Lam)
Fatih L Makki (Fa)
Jim Azami (Jim)
Yang seru untuk diikuti.
Ada juga kekompakan 4 sekawan : ‘Ain, Alif, Si kembar Sin & Shin. Yang mencari ‘harta karun’ dan memecahkan misteri dari Paman, Uncle, Abang Jim.
Ada juga tokoh-tokoh seru lainnya seperti Abah Tanwin dan Ummi Nun
Paman Idghom Mutamasilan & Bibi Ta Marbutoh. Saktah. Idzhar. Dll.
Semua itu bisa dibaca di Novel Kampus Hijaiah.
…………
_#Repost from @icaaisyaah with @regram.app … Terima kasih telah mengenalkanku pada sebuah kisah persahabatan yang sarat akan ukhuwah menuju syurga-Nya, terima kasih telah mengenalkanku pada sosok Hijrah ‘Ra’ yang berani, bijak, dan juga memiliki kelembutan hati, menerima semua kenyataan yang telah ditetapkan Rabb dengan pandangan positif.
Terima kasih telah mengenalkanku pada sosok Fatih ‘Fa’ yang memiliki sikap tegas, aktif, dan juga cerdas .
Terima kasih telah mengenalkanku pada sosok kalam ‘Lam’, seorang pemuda pekerja keras, sosok yg berusaha dan menggantungkan hasil kepada Rabbnya, dan Jim yang menambah kehangatan persahabatan dalam kampus hijaiah dengan sikap ramah dan jenakanya.
Kisah seputar kampus yang seperti raudhah, dimana di dalamnya tumbuh generasi rabbani yang tidak hanya aktif, kreatif, namun juga memiliki akhlak yg baik, kisah persahabatan, cinta, dari mulai Alif sampai dengan Ya, juga dalam setiap chapternya memiliki nilai moral yang dibungkus dengan bahasa yg mudah dimengerti. Terutama chapter yang paling menyentuh ketika membaca tentang fitnah dunia ๐Ÿ’•
Special thanks to @sekitar_putri dan @azurazie_ yg telah mempertemukanku dengan Kampus Hijaiah, banyak pelajaran yang bisa diambil, dan maaf karna baru bisa mereview buku ini sekarang ๐Ÿ™
Ditunggu untuk karya selanjutnya ๐Ÿ˜Š
Recomended for all good readers, terutama remaja awal sampai dewasa ๐Ÿ‘

Simak kisahnya di Novel #KampushijaiahBila berminat untuk mengkoleksi kedua novel tersebut sila pesan di 082114648833

Jazakumullahu khaira jazaa.

30HBC2011 - TULISAN YANG LEBIH DULU MATANG

 Tulisan-tulisan itu lebih dulu 'matang' daripada penulisnya sendiri.
Penulisnya sendiri lebih banyak 'matung' untuk menjadi lebih baik lagi, daripada tulisan-tulisannya sendiri.



Setelah kemarin iseng mengecek tentang kontak di ponsel pintar. Hari ini cobalah untuk mengecek, sudah berapa banyak tulisan-tulisan yang berhasil di post di beranda rumah mayamu. Dari mulai tulisan retjeh, celoteh-celoteh ringan, maupun yang memang cukup panjang dan berat temanya.

Sebagai salah seorang yang terbiasa belajar menulis sudah cukup lama, terkadang saya iseng membuka kembali tulisan-tulisan lama. Semisal tulisan di blog azura-zie.com sejak 2011. Dan tidak jarang suka ingin ketawa sendiri dengan gaya bahasanya. Seolah tak percaya dulu pernah menuliskannya.

Tapi, karena itu pula saya bersyukur, secara tidak sadar seiring berjalannya waktu, tulisan-tulisan itu berproses menjadi lebih baik, dari mulai kosakata yang dipilih, EYD yang lebih tertata. Sehingga saya pribadi membacanya lebih nyaman. Meskipun saya akui masih banyak point-point lain yang masih perlu diperbaiki lagi.

Tapi, karena itu pula saya suka sedih, seiring berjalannya waktu tulisan-tulisan itu bisa lebih dulu ‘matang’ dibanding penulisnya sendiri. Tidak semua tulisan-tulisan itu berhasil diterapkan dan diaplikasikan untuk penulisnya sendiri. Miris.

Meskipun begitu, besar harapan apa-apa yang terlanjur ditulis semoga ada sedikit manfaat untuk tiap-tiap yang membaca. Minimal menemani dan menghibur, untuk sekadar berseliweran di beranda rumah mayamu. Karena semua itu kelak perlu ditanggungjawabkan. Dan tidak perlu sungkan bila ingin menengor, sekadar menasehati berupa kritik dan saran.

@30haribercerita
#30HBC2011
#30HariBercerita
#Tulisan
#Quotezie_
#Azurazie_

Januari 10, 2020

30HBC2010 - KONTAK PADA PONSEL PINTARMU

Basa-basi bertanya kabar kepada orang lain tidak pernah terasa usang.
Hilang silaturrahmi yang biasanya terjalin justru bisa-bisa membuat orang lain terasa asing.


Pernah tidak kamu iseng memeriksa berapa banyak nomor kontak di ponsel pintarmu? 100? 200? Atau bahkan mencapai 300an lebih?

Lalu, dari sekian banyak nomor tersebut, ingat tidak nomor siapa yang paling lama tidak kamu hubungi? Pun demikian nomor itu pun sudah lama sekali tidak memberi sekadar kabar kepadamu? Tidak pula terlihat online atau sekadar berbagi status dibilah whatsappnya.

Hmm, ternyata setelah diperiksa ada lebih dari sepuluh kontak yang benar-benar terabaikan. Dan dirimu bertanya-tanya, bagaimana kabar mereka sekarang? Tinggal dimana sekarang? Ke mana saja selama ini tidak berinteraksi. Atau jangan-jangan nomor tersebut malahan sudah tidak aktif lagi?
Kalau sekadar kenalan bisnis yang sudah selesai kerjasamanya mungkin tidak terlalu masalah. Bagaimana di antara 10 nomor itu adalah sahabat baikmu atau bahkan saudara jauh.

Berani mencoba menghubunginya? Kalau sekiranya masih aktif, kira-kira kata apa yang akan kamu tanyakan? Apa kabar? Sedang di mana? Syukur-syukur nomor tersebut masih aktif dan nomormu dikenalinya. Barangkali canggung-canggung sedikit atau dibilang sombong tidak masalah. Toh, memang sudah lama sekali waktunya untuk sekadar menyapa.

Malangnya kalau nomor tersebut memang sudah tidak aktif. Lalu apa manfaatnya dirimu masih menyimpannya selama ini? Koleksi?

Ayo perbaiki silaturrahim kepada sahabat-sahabat baikmu apalagi ia saudaramu.

@30haribercerita
#30Hbc2010
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 09, 2020

30HBC2009 - TAK TERKATAKAN

Adakalanya yang tidak terkatakan, justru lebih tulus kadarnya.
Seperti untaian doa untuk saudaramu secara diam-diam.
Doa yang tidak diketahui itulah sebenarnya yang terkatakan dalam-dalam.


Beruntung sekali orang-orang yang lidahnya selalu ringan untuk mendoakan orang lain. Tidak melulu harus diucapkan secara terang-terangan, tapi dengan diam-diam di saat sujud panjangnya. Di saat hatinya sedang gembira. Di saat ia memang ingin berdoa. Sampai ia sedang merintih pun, tak luput ia ingat saudaranya.

Beruntung, karena secara tidak sadar sedang menabung kebaikan untuk dirinya sendiri. Lebih dekat dengan malaikat yang bertugas mengaminkan doa. Doa-doa itu otomatis akan memantul untuk dirinya sendiri. Yang akan ia rasakan di saat ia memang sedang membutuhkannya.

Beruntung sekali orang-orang yang lidahnya selalu ringan untuk mendoakan orang lain. Dikenal menjadi orang baik, yang pastinya tanpa diminta pun akan secara sukarela didoakan banyak orang. Ada saja yang memastikan dirinya baik-baik saja, karena pertolongan Allah amat begitu dekat dengannya.

Maka, jadilah orang yang beruntung itu dengan sama-sama saling mendoakan secara diam-diam untuk saudara-saudaramu. Doa yang dalam-dalam malaikat aamiinkan, yang juga untuk tabungan kebaikanmu.

@30Haribercerita
#30Hbc2009
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie
#azurazie_

Januari 08, 2020

30HBC2008 - SYUKUR DAN SABAR

Pada (si)apa-(si)apa yang melipatgandakan rasa syukur, terima kasih. Karenanya aku tumbuh menjadi pribadi yang lebih bersabar. Pada (si)apa-(si)apa yang menumbuhkan lebih banyak sabar, terima kasih. Karenanya aku tumbuh menjadi pribadi yang lebih bersyukur.
 


Dalam lingkungan keseharian kita, begitu banyak sekali karakter-karakter manusia yang sering kita temui. Dari yang begitu pendiam, ada juga seolah-olah tidak bisa berhenti bicara, bawaannya ramai terus, sampai yang emosinya meledak-ledak. Dari yang baiknya nggak ketulungan, sampai yang usilnya bukan main.

Meskipun begitu, mereka-mereka adalah orang baik. Yang dengan kehadirannya membuat keseharian kita lebih seimbang. Nggak monoton.

Barangkali memang sudah dapat perannya begitu. Ada orang-orang yang kehadirannya membuat kita tambah bersyukur berkali lipat dari biasanya. Hingga kita mudah sekali untuk mendoakan untuknya. Sebab, seringkali karenanya tiap-tiap urusan kita terasa jadi lebih mudah. Ada saja jalannya.
Ada juga orang-orang yang kehadirannya menumbuhkan lebih banyak kesabaran pada diri kita. Yang bahkan sering membuat kita mengerut dahi dan mengelus dada. Sebab, biasanya urusan-urusan itu lebih banyak tertundanya.
Meskipun demikian, mereka semua perlu di #apresiasi untuk kita ucapkan terima kasih. Karena kehadirannya secara tidak sadar menempa kepribadian kita menjadi lebih baik. Menjadi lebih bersyukur. Menjadi lebih bersabar.
Terima kasih untuk berbagai hal dan jangan lupa tetap mendoakan untuk kebaikan semuanya.

#30HBC20apresiasi ini pun di dedikasikan kepada para pelopor @30haribercerita, semoga di manapun kalian kini berada selalu dalam kebaikan-kebaikan dan kemudahan-kemudahan.

#30HBC2008
#30Haribercerita
#30HBC20apresiasi
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 07, 2020

30HBC2007 - KEMUDAHAN DARI ORANG LAIN

Kalau dipikir-pikir, seberapa besar kemudahan kita atas andil kebaikan orang lain. Berkat ke-ringantangan-an mereka yang membawa berkah pada hidup kita. Sehingga banyak sekali urusan-urusan kita menjadi lebih mudah. Kita nikmati dengan perasaan bahagia.

Kalau dipikir-pikir, kita lebih sering tidak peduli dengan latar belakang sesuatu yang sedang kita nikmati. Seberapa besar pengorbanan orang-orang yang berada di belakangnya. Seberapa peluh yang telah menetes. Yang atas kerja kerasnya, sesuatu itu bisa sampai di tangan kita. Tinggal dinikmati saja.

Semisal, secangkir teh yang kita teguk di pagi hari. Kalau mau di runut sejarahnya memiliki daftar history yang panjang sekali. Dari mulai petani teh yang harus bangun pada jam sekian, dengan udara pagi yang membuat gigil, harus merawat pertumbuhannya dengan cekatan. Dan daftar ‘perjalanan’ kesana kemari teh celup tersebut hingga kita bisa nikmati tiap harinya. Yang ironisnya kadang suka tidak habis diminum setelah dihidangkan.

Seandainya kita semua lebih peka, atau sesekali memikirkan hal-hal sederhana itu, mungkin sifat boros dan mubadzir akan berkurang seiring dengan kesadaran kita akan harga di balik tiap-tiap sejarahnya.

Maka, teruntuk orang-orang yang telah memiliki andil untuk tiap-tiap kemudahan kita. Baik yang memang kita minta ataupun sama sekali tidak terduga. Berdoalah untuk mereka agar tiap-tiap langkahnya selalu diberikan berkah kemudahan. Hargai mereka dengan sepenuh perasaan. Semoga dengan begitu kita menjadi lebih banyak bersyukur pada tiap-tiap keadaan.

@30haribercerita
#30Hbc2007
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 06, 2020

30HBC2006 - MENGHARGAI KEBIASAAN

Perkara-perkara sederhana yang menjadi kebiasaan, bisa membuat respect di mata orang lain. Pun sebaliknya, sesuatu yang terlalu berlebihan, bisa kehilangan penghargaan.


Banyak hal yang sebenarnya sederhana, tapi mampu menyentuh hati orang lain menjadi kagum karenanya. Padahal, boleh jadi sesuatu itu memang hal yang sudah seharusnya diterapkan. Dalam artian, orang lain itu cuma sedang melakukan perannya dengan baik. Sesuai dengan pemahaman baiknya.

Pun, sebaliknya meskipun sesuatu itu sepele, tapi kita bisa saja tiba-tiba kehilangan respect karenanya.

Kita bisa tiba-tiba kagum ketika di suatu tempat yang sedang diadakan acara, melihat orang lain yang sibuk mencari tempat duduk untuk sekadar minum seteguk air. Terkagum, ketika sebagian orang lain membuang bungkusan makanan begitu saja ke sembarang tempat. Karena pikirnya toh nanti ada petugas kebersihannya. Sedangkan ada seseorang yang sengaja menyimpan bungkusan permen ke dalam tasnya, karena belum menemukan tempat sampah untuk membuangnya.

Kita bisa tiba-tiba kagum ketika melihat si pembeli yang sibuk mencari uang kecil atau uang pas sesuai dengan harga makanan yang ia pesan. Padahal kalaupun ia menggunakan selembar uang bernominal besar pun, si penjual menyediakan uang kembalian.

Dan banyak hal-hal sederhana lain yang kalau melihat orang lain lakukan bisa tiba-tiba membuat kita kagum. Respect dengan apa yang telah mereka lakukan. Seperti si perokok yang menahan diri bila bertemu dengan anak kecil. Si perokok yang menahan diri untuk tidak menghisap rokoknya di toilet umum. Dan lain sebagainya.

@30haribercerita
#30HBC2006
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 05, 2020

30HBC2005 - BATASAN SABAR

Bila sabar masih butuh batasan, tidaklah mungkin dinamai kesabaran. (Mungkin) kadang sabar tiap orang yang berbeda bisa menjadi alasan, pastilah lebih menghargai perasaan.

Pada dasarnya kesabaran itu tidaklah memiliki batas. Sampai sini sepakat? Apalagi bagi seorang muslim yang sudah sewajarnya fitrahnya ingin selalu bersama Allah. Yang selalu ingin diaku rabbnya.

Muslim yang cerdas akan selalu sungguh-sungguh menjaga hal demikian. Karena apabila mereka kehilangan sabar sekali pun, sama saja sedang sengaja menjauh dari Allah. Naudzubillah.

“Dan bersabarlah! Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal:46)

Akan tetapi kadar kesabaran seseorang boleh jadi berbeda-beda, sesuai dengan kelapangan hatinya dalam menerima suatu kejadian. Dipengaruhi oleh seberapa bijaknya dalam menyikapi keadaan. Jadi, sudah seharusnya kita tidak memukul rata begitu saja tentang kesabaran seseorang. Apalagi sampai menuntut untuk selalu dimaklumi. Boleh jadi mereka inginnya tetap sabar. Akan tetapi karena kadar kemampuannya tidak sebesar dengan tekanan yang datang. Maka, robohlah sudah tembok pertahanannya. Istilahnya, sudah di luar kemampuan.

Dan apabila sudah saling memahami hal demikian, seharusnya kita bisa jadi lebih pengertian. Tidak sembarang membuat orang lain sakit hati karena tutur dan tidak tanduk kita. Menjaga kadar sabar masing-masing agar tetap (ny)aman.

Ada orang yang memiliki kadar kesabaran dengan menahan diri untuk tidak langsung marah. Apalagi sampai tidak membalas, meskipun kuasa untuk melakukannya. Lebih-lebih lagi kadarnya meningkat, apabila ia memilih untuk ikhlas mendoakan. Sebab tahu Allah cukupkan pahalanya bagi orang yang tidak membatasi sabar.

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

Mari mendidik rasa sabar dengan lebih baik (lagi).

@30haribercerita
#30Hbc2005
#30haribercerita
#quotezie_
#azurazie_

Januari 04, 2020

30HBC2004 - BELAJAR MERASA CUKUP

Seharusnya hidup ini tentang belajar memahami sesuatu yang kecil, agar mampu mensyukuri sesuatu yang lebih besar. Tentang rasa cukup menerima yang sederhana, untuk mampu menjaga sesuatu yang masih ada.




Betapa nikmatnya diberi rasa cukup dalam banyak hal. Tidak melulu menuntut untuk banyaknya yang akan diterima. Rasa cukup itu menuntun untuk mensyukuri segala sesuatunya dengan apa adanya.

Betapa berharganya rasa cukup itu, pikiran dan hati menjadi lebih tenang. Tidak was-was karena khawatir kekurangan. Pun demikian tidak cemas karena takut kehilangan.

Betapa beruntungnya selalu memiliki rasa cukup. Menjadikan diri ini selalu berprasangka baik dengan Allah yang memiliki segalanya. Yang menitipkan segala sesuatunya sesuai dengan porsinya masing-masing. Sesuai dengan kebutuhan. Sedikit tidak menjadikan kita mudah kufur. Banyak tidak membuat kita lebih takabbur.

Rasa cukup menjaga iman kita menjadi lebih aman. Mudah menghargai segala sesuatu yang sudah ada. Semoga dengan begitu kita menjadi lebih bijak dalam sebaik-baiknya berperan.

@30haribercerita
#30HBC2004
#30Haribercerita
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 03, 2020

30HBC2003 - YANG MENJADI HAKMU

Yang bukan hakmu, besar nilainya tak menjadikanmu lebih kaya. Kecil ukurannya bisa menjadi duri, tertolaknya ibadah. Yang memang milikmu, kecil nilainya memberi rasa cukup dalam berkahnya. Besar ukurannya, membuatmu lebih leluasa dalam bersedekah.


“Terima kasih pak supir angkot, sudah mengingatkan saya bahwa meski cuma sekadar satu keping koin uang seribuan, bila memang bukan hak kita, perlu untuk dikembalikan.” Begitulah isi hati saya ketika kemarin sejenak merasa takjub dengan sikap pak sopir angkot. Yang saat sudah ingin menyebrang tiba-tiba memanggil untuk memberikan uang kembalian. Padahal, saya kira ongkosnya memang lima ribuan. Padahal, saya itu bukan tipe ‘emak-emak’ rempong yang menuntut uang kembalian. Padahal, bisa saja pak sopir lantas jalan setelah menerima uang lima ribuan tersebut, toh saya tidak terlihat menunggu uang kembalian.

Tapi, begitulah terkadang cara Allah menasehati kita semua. Dengan kejadian-kejadian yang sederhana, sampai tidak terduga. Dari pak sopir yang barangkali semakin hari semakin sedikit 'uang sewa’ yang mereka dapat setelah seharian penuh berkeliling. Yang lebih sering tidak penuh empat enam selama perjalanan. Tapi, baginya sekeping uang koin yang menurut sebagian orang tidak seberapa itu, karena bukan haknya, merasa perlu ia kembalikan. Meski tanpa diminta.

Begitulah cara Allah menasehati saya pada hari itu. Semoga berkah selalu untuk rezeki-rezekinya. Aamiin.

@30haribercerita
#30HBC2003
#30HariBercerita
#quotezie_
#azurazie_

Januari 02, 2020

30HBC2002 - SELAIN BERTAMBAH SEHARUSNYA BERTUMBUH

Sesuatu yang kau memang butuh, seharusnya bukanlah sekadar rutinitasnya yang bertambah, tetapi kualitasnya yang ikut bertumbuh. Tumbuh menjadi identitas, untuk pribadi yang tambah berkelas.


Hari ke-2 di Tahun 2020, bila ada resolusi yang perlu segera dilakukan bagi seorang muslim adalah : selalu perbaiki kualitas sholat.

Maka, beruntung sekali rasanya untuk mereka-mereka yang sudah khusyu dalam tiap-tiap shalatnya.

Beruntung sekali rasanya untuk mereka-mereka yang kadar butuh dalam shalatnya meningkat dari waktu ke waktu. Menjadi gelisah kalau belum menunaikan shalat. Tambah gelisah bila sudah masuk waktunya shalat tapi belum menemukan masjid untuk mengikuti shalat berjamaah.

Maka, lebih beruntung lagi bila kita bisa berada di antara mereka-mereka yang selalu menjaga kualitas shalatnya.

Mari sama-sama bertekad untuk memperbaikinya.

@30haribercerita
#30HBC2002
#30Haribercerita
#30haribercerita2002
#tulisan
#quotezie_
#azurazie_

Januari 01, 2020

30HBC2001 - MEMIKIRKAN DO(S)A

Pernahkah kamu memikirkan doa-doamu yang selalu saja tergesa-gesa. Padahal inginnya dikabul dengan segera. Sedangkan dosa-dosamu seolah kau ingin tampakkan segera, padahal Allah Maha Baik tidak menghukummu dengan segera.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Apa kareba sadayana? Alhamdulillah ini tahun kedua berkesempatan memenuhi undangan dari @30haribercerita

Semoga bisa tetap konsisten seperti tahun sebelumnya. Ada tulisan-tulisan dan cerita-cerita yang berhasil dibagikan, yang besar harapan semoga mampu menambah pundi-pundi kebaikan. Terutama untuk diri sendiri.

Hujan seperti sedang menangis semalaman. Bagaimana di tempatmu saat ini? Meski tiap tahunnya saya pribadi dan keluarga tidak ambil andil dalam euporia pergantian tahun. Ada satu hal yang ingin saya garis bawahi di tahun ini, di beberapa social media tetiba saya membaca status keluhan beberapa ibu yang khawatir anak bayinya kaget pas mendengar bunyi petasan yang bertubi-tubi. Yang Alhamdulillah sejak kelahiran @khansatazkiyahayyin

Dua pekan lalu saya jadi ikut merasakan cemas juga. Rasanya semakin geram dengan sekelompok orang yang menurut saya ‘melampaui batas’. Bukankah dalam islam khususnya dalam bertetangga, perlu memperhatikan kondisi tetangganya. Dalam perihal aroma makanan saja ada adabnya. Apalagi yang jelas-jelas sudah dalam kategori mengganggu. Makanya, sudah seyogyanya kita perlu berpikir ulang sebelum berbuat sesuatu. Takutnya kalau orang lain tidak ridho dengan perbuatan kita, bagaimana? Semoga Allah senantiasa memberikan kita hidayah. Aamiin.

So, selamat mengikuti event @30haribercerita sadayana. Tolong diingatkan kalau saya lupa update besok-besok ya :) Pict by : canva

#30HBC2001
#30Haribercerita
#30haribercerita2001
#tulisan
#azurazie_