November 20, 2020

JACKPOT DOA

Jum'at berkah.

Mari perbanyak doa-doa yang baik.

Melihat pedagang asongan di pinggir jalan. Doakan semoga dagangannya laris.
Melihat tukang siomay yang mendorong gerobagnya di panas terik. Doakan banyak yang akan beli.
Melihat ibu-ibu yang menenteng belanjaan sayur baru turun dari angkot. Mungkin dari pasar. Doakan semoga selalu diberi kesehatan dan rezeki yang cukup.

Mari perbanyak doa-doa yang baik. Untuk siapa pun itu. Baik yang kita kenal maupun selintasan yang kita lihat. Yang kita pikirkan. Doakan mereka dengan tulus diam-diam. Siapa tahu mereka-mereka itu dapat 'jackpot' dari Allah. Apa yang barusan kita doakan, ternyata jauh dalam lubuk hatinya pun sedang mengharapkan hal yang sama. 
Sehingga harapan itu lebih terdorong karena dibantu doa kita.

Dan percaya diri saja, mudah-mudahan orang lain di luaran sana pun, ketika mengingat kita. Lidahnya mudah untuk mendoakan kebaikan-kebaikan kita. Hingga jalan kita terasa lebih mudah. Tujuan kita terasa tidak lagi terlalu jauh.

Ya, minimal malaikat-malaikat Allah sudah tentu ikut meng-aamiin-kan doa-doa diam-diam kita barusan.

Jadi, coba tengok kiri kanan kita saat ini. Sejauh mata memandang apa yang kita lihat? Apa yang mata kita temukan? Mari doakan diam-diam sembari tersenyum.

Jangan lupa, ya.

@azurazie_

November 17, 2020

MENATAP, MENITIP, MENUTUP, MENETAP

Luangkan waktu sejenak.

Menatap diri, di hadapan cermin itu.
Adakah tutur katamu hari ini yang (tak) sengaja melukai perasaan orang lain? Yang karenanya, ada hati yang terluka. Ada diri yang kecewa.

Adakah tindak tandukmu hari ini yang sengaja ataupun tidak, berimbas merugikan orang lain. 

Menitip diri, di genggaman azam itu. Yang bertekad kuat untuk perbaiki tingkah laku. Yang karenanya orang lain akan merasa aman, oleh tanganmu atau pun lisan. 

Menutup diri, untuk tidak membicarakan aib orang lain. Sebab, setiap orang sudah pasti punya cela. Tersimpan rapi dalam hatinya. Karena Allah Maha Baik saja yang sejauh ini masih menutupinya. 

Menetap-kan hati, mulai saat ini, untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Yang banyak membawa manfaat untuk kebanyakan orang. Minimal keberadaanmu tidak lagi menyusahkan. Justru bisa lebih menyenangkan atau pun menenangkan.

Bisa?

@azurazie_

November 16, 2020

RESPECT!

Penuh respect kepada siapa-siapa yang selalu gesit untuk mengupayakan sesuatu yang memang untuk kepentingannya sendiri. Mengerjakan ini itu yang memang dampak kedepannya akan ia butuhkan sendiri. Yang ketika kurang maksimal, ia juga yang sendirinya akan kelimpungan. Akan banyak kecewa karena jauh dari harapan.

Penuh respect kepada siapa-siapa yang punya komitment : bila masih bisa di handle sendiri, kenapa harus menunggu orang lain yang berbuat. Kenapa harus selalu diingatkan terus-terusan. Tidak selalu mengandalkan. Hingga menjadi sosok yang handal untuk tiap-tiap urusan.

Kepada siapa-siapa yang selalu tepat waktu, merasa tidak enakan kalau sedikit saja terlambat. Karena memang hasil akhirnya ia juga yang paling menikmati. 

Karena, adakalanya tidak semua orang mau memahami keterlambatan kita. Karena orang lain punya kepentingan lain yang perlu diupayakan juga. 

Maka, untuk siapa-siapa yang sudah terbiasa seperti itu. Terimakasih. Dengan perannya itu, dengan sendirinya sudah meringankan kerjaan orang lain. Yang mungkin saja sudah begitu gemas kepada satu dua orang yang harus selalu diingatkan. Padahal mereka sendiri yang sejatinya memiliki kepentingan.

Bravo!

@azurazie_

November 15, 2020

JANGAN BERLEBIHAN

Boleh kecewa, tapi jangan terlalu mengeluh. Apalagi sampai seolah-olah menyalahkan Allah. Siapa kita yang bisa-bisanya mengatur-atur Allah sesuai keinginan kita? Kehendak-Nya mutlak. Kita harus selalu menerima dengan hati yang bijak. Dan yakinilah itu yang terbaik.

Boleh tidak terima, tapi jangan juga jadi mudah mengalah. Apalagi sampai berputus asa dengan rahmat Allah. Ambil hikmah pada setiap kejadian. Pasti ada pelajaran yang melatarbelakangi terjadinya ketetapan. Bukankah karena sebab-sebab yang baiklah, akan ada akibat-akibat yang lebih baik.
Ketetapan-Nya ada dalam ketepatan waktu. Kita harus sabar dalam menunggu sesuatu. Dan yakinlah apa yang memang milikmu, cepat atau lambat pasti juga akan bertemu.

Boleh gembira, tapi jangan terlalu ber-uforia. Apalagi sampai jumawa. Siapalah kita, tanpa kuasa-Nya tidak lah punya daya dan upaya. Kita harus selalu tahu diri. Semua yang kita miliki hanyalah titipan ilahi Rabbi.

Yang hilang akan berganti
Dengan datang pengganti yang lebih baik lagi.

@azurazie_

November 14, 2020

MEMBENDUNG KEINGINAN

Masih menjadi 'ujian' yang cukup berat bagi manusia adalah tentang membendung keinginan-keinginan. Sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu perlu atau mendesak sebagai kebutuhan. Dalam tulisan ini lebih menitikberatkan keinginan itu sesuatu yang harus dibeli oleh materi.

Sesuatu yang kalau dipikir ulang di kemudian hari, membuat kita lebih banyak menyesal telah membelinya. Daripada menyesal tidak pernah membelinya. Apalagi bila sudah terbentur situasi, ketika prioritas utama yang sedang dibutuhkan justru terbengkalai. Menambah pusing pikiran karena lalai. 

Masih menjadi sesuatu yang perlu dibenahi oleh manusia adalah menyederhanakan keinginan-keinginan. Ingin ini ingin itu banyak sekali. Sampai kadang berujung dengan terlalu memaksakan diri.  

Maka, anugerah sekali rasanya bila selalu diberi rasa cukup. Tidak terlalu menuntut harus serba punya. Ketika tidak memiliki usaha lebih untuk menunjangnya.

Anugerah sekali rasanya bila diberi sifat yang bisa terima apa adanya. Selagi yang 'pokok' punya garansi akan selalu ada. Keinginan-keinginan lain itu terbendung dengan sendirinya. Tidak berharap lebih. Tapi tetap di upayakan dengan tidak menuntut cepat untuk realisasinya. 


@azurazie_

November 12, 2020

DAN REBAHLAH!

Teruntuk diri yang hari ini merasa begitu lelah, luruhlah dalam Alhamdulillah. Atas nikmat yang dicicip, dengan hati yang selalu merasa cukup. 

Meski letihmu tak selalu mendapat lebih melulu. Terimalah dalam Alhamdulillah. Atas Lillah yang menjadikannya berkah. Sepenuh hati menderma kasih.

Dan rebahlah! dirimu layak untuk rehat, sejenak. Untuk juangmu hari ini.  Menapaki bumi, menjemput rezeki. 

Dan rebahlah! untuk esok kembali giat, bergerak. Untuk tujuanmu yang sudah menanti. Memperbaiki diri, mencari Ridho illahi. 

Selamat istirahat!

@azurazie_

November 11, 2020

ANDAL DAN ANDIL

Tidaklah baik selalu mengandalkan orang lain untuk kepentingan sendiri. Lebih baik memberi andil dalam berbagai situasi. Bahu-membahu membantu mengisi kekurangan, dalam setiap sisi.

Orang yang paling bermanfaat untuk sesamanya tidak peduli dengan ukuran untung-rugi. Baginya yang terpenting apakah ia sudah memberi lebih dengan segala kekurangan yang ia miliki. Apakah ia juga sudah memaksimalkan letih. Untuk segala sesuatu yang sedang diperjuangkan.

Orang yang paling bermanfaat untuk sesamanya percaya, akan selalu ada timbal balik dari sebab-sebab yang baik yang ia lakukan. Akibat-akibat yang lebih baik akan datang di waktu, situasi dan tempat. Ketika benar-benar dibutuhkan.

Orang yang paling bermanfaat untuk sesamanya, cenderung lupa memperhitungkan keuntungan yang akan ia peroleh ketika melakukan ini itu. Ia lebih fokus memperhatikan upaya apa yang diperlukan agar segalanya selalu lancar. Perannya tidak memperlambat urusan orang lain. Prosesnya tidak menghambat untuk hasil yang diharapkannya itu.

Sudahkah kita menjadi orang yang paling bermanfaat untuk sesamanya?

@azurazie_

Oktober 18, 2020

RUMIT

 Yang rumit itu, ketika orang lain terlanjur berpikir atau bahkan menuntut kita untuk SEGALA TAHU dalam banyak hal. Padahal dengan keterbatasan yang kita miliki, sejatinya kita tidak selalu TAHU SEGALANYA. @azurazie_ 

Oktober 17, 2020

TANPA SYARAT

 

Barangkali di antara teman-teman kita, satu atau dua orang ada yang memiliki sifat selalu ingin mengomentari apa-apa yang ia lihat, apa-apa yang ia dengar. Sedikit-sedikit, ada saja komentarnya. Baik memang itu penting atau lebih seringnya tidak membawa manfaat apa-apa.

                Dan pernah tidak di waktu-waktu tertentu, justru kamu bersyukur, karena komentarnya itu tiba-tiba saja membuka pemahaman baru. Sudut pandang yang lebih baik. Sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehmu.

                Jum'at ke jum'at pesan taqwa itu tersampaikan kepada laki-laki soleh yang lebih memilih menjaga imannya untuk mendengarkan dua khutbah, melaksanakan shalat jum'at. Dibanding masih berkutat dengan kesibukan dunia, seolah-olah akan rugi banyak, bila menunda pekerjaannya itu. Padahal tidak lebih dari 1 jam lamanya untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim. Memperbaharui taqwa, kemudian setelah itu bebas kembali bertebaran di muka bumi ini.

                Di antara laki-laki soleh itu, ada dua pemuda yang masih duduk santai di teras masjid. Kalau hari jum’at memang jam istirahatnya lebih panjang dari hari-hari yang lain.

                "Kenapa, Sob? Kok sepertinya ruwet sekali pikiranmu?" Tanya Jim kepada Tahsin yang sejak tadi terlihat gelisah memikirkan sesuatu.

                "Ooh, bukan apa-apa, Bro. Lagi nggak habis pikir saja dengan manajemen masjid ini." Jawab Tahsin dengan sedikit helaan napas.

                "Maksudmu? Memang apa yang aneh?" Jim mengerutkan dahinya, sedikit penasaran. Ia paham benar dengan tabiat temannya itu, kalau ada sesuatu yang dirasa kurang pas dengan pemikirannya, sesuatu itu bisa jadi ‘ganjalan’ yang cukup berat untuk hatinya. Seperti ada yang harus segera diluruskan. Meski seringnya itu hanya kerumitan pikirannya sendiri.

                "Itu loh, kamu dengar kan tadi ya, kalau saldo kas masjid ini ada puluhan juta. Tapi, kok kemakmuran masjidnya nggak terawat begini. Misal, kran-kran di tempat wudhunya saja pada rusak. Aku lihat ada lebih dari tiga kran yang nggak berfungsi sama sekali. Padahal, berapa sih harga kran?" Tahsin mengeluarkan unek-uneknya.

                "Oooh, maksudmu kenapa saldo kas banyak, tapi nggak dipakai untuk mengganti yang anggarannya nggak butuh banyak keluar uang gitu, ya?"

                "Betul, Sob." Tahsin menyungging senyum karena temannya mengerti dengan apa yang ia maksudkan.

                "Oalaaah... pantas tadi aku perhatikan kamu ragu-ragu waktu mau masukin uang ke keropak." Kotak amal itu sempat lama terhenti di depan Tahsin, tapi tidak ada selembar uang pun yang masuk ke dalamnya.

                "Ya, aku pikir lebih baik infak ke tempat lain daripada di sini yang ujungnya hanya jadi saldo. Nggak dimanfaatkan dengan baik. Benar toh? Seharusnya kan bukan jadi tabungan kas."

                "Sebelum aku menanggapi komentarmu itu, boleh aku tanya dulu. Kamu niat infak berapa memang tadi?" Jim menyeringai.

                "Umm..." Tahsin ragu-ragu.

                "Hehe... becanda, Sob. Nggak perlu dijawab.” Jim membenarkan posisi duduknya karena mulai kesemutan. “Aku mau cerita nih, semoga ceritaku  ini bisa meringankan unek-unekmu itu.”

                Tahsin juga membenarkan posisi duduknya, terlihat antusias.

                “Begini, dulu ketika masjid ini sempat di renovasi. Kebetulan aku ini ikut bantu-bantu. Waktu kami pada sibuk mengecor, mengaduk semen dan sebagainya, tiba-tiba ada Pak Tua yang menghampiri DKM masjid ini. Mereka mengobrol lama dan terlihat cukup serius. Pak Tua itu bertanya kepada DKM apa yang sekiranya ia bisa bantu untuk pembangunan masjid ini. Membantu tenaga Pak Tua merasa nggak akan mampu, membeli semen dan benda material lain pun rasanya berat untuk ukuran pendapatannya sehari-hari. Tapi, Pak Tua itu ingin sekali punya andil dalam pembangunan masjid ini. Ia juga ingin punya rumah di surga nanti meskipun sederhana.”

                “DKM masjid ini pun sempat bingung menjawab pertanyaan si Pak Tua. Di sisi lain DKM nggak tega menolak keinginan tulus itu. Singkat cerita akhirnya DKM masjid ini mengusulkan agar Pak Tua membantu menyediakan kran masjid ini saja, kebetulan saat itu memang sudah ada yang pedalnya patah.”

                “Mbah keberatan nggak kalau membantu membelikan kran satu atau dua buah? Nggak perlu yang harganya mahal, yang biasa saja. Insya Allah, kran itu akan berfungsi dengan baik dan membantu orang-orang yang akan bersuci sebelum menunaikan shalat.” Begitu kata DKM masjid ini.

                “Boleh, Ustadz. Mbah, bersedia.” Cukup lama Pak Tua itu menimbang-nimbang keputusannya. “Kalau sudah ada nanti krannya mbah bawa ke sini. Terima kasih, Ustadz.”

                Tahsin menghela napas, masih mendengarkan dengan baik cerita Jim.

                “Sejak itulah, masjid ini seperti punya ‘donatur’ tetap untuk penggantian kran-krannya kalau rusak. Makanya, kalau diperhatikan kran-kran di tempat wudhu nggak seragam warnanya, alias warna-warni. Nah, hari ini kamu masih melihat ada kran yang belum diganti, mungkin karena tabungan si Pak Tua itu belum cukup.”

                Tahsin mengangguk mulai mengerti ceritanya.

                “Kau tahu nggak, siapa Pak Tua yang aku maksud di cerita ini, Sob?”

                “Iya, siapa, Bro? Sejujurnya sejak tadi aku sudah penasaran ingin menanyakan hal itu.”

                “Kau tahu kan, Pak Tua yang berjualan tissue di pintu masuk stasiun Bojong Gede?”

                “Oh iya, Pak Tua yang itu. Aku pernah membeli tissue-nya beberapa kali.” Tahsin ingat betul dengan Pak Tua yang dimaksud. Karena hampir setiap hari ia melihatnya.

                “Nah, Pak Tua itu yang aku maksud. Ia setiap hari berjualan tissue seharga dua ribu perak. Sebagian keuntungannya ia tabung untuk membeli kran untuk masjid ini. Sisanya ia gunakan untuk menopang kehidupannya sehari-hari. Nggak besar-besar amat kan pastinya keuntungannya? Tapi Pak Tua telaten untuk menabung.”

                Tahsin tiba-tiba merasa takjub. Tidak menyangka sama sekali.

                “Memang benar setiap jum’at, kas masjid ini selalu dilaporkan saldonya puluhan juta. Tapi, aku tahu betul amanah infak jama’ah Masjid ini disalurkannya dengan baik. Salah satunya, pengurus DKM punya data anak-anak yatim piatu yang masih perlu biaya sekolah, sekaligus memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Ada ratusan anak. Salah satunya, cucu dari Pak Tua itu. Ia hanya tinggal berdua dengan cucu yang usianya baru 10 Tahun. Namanya Alif. Anaknya cerdas dan kalau nggak salah sudah hafal 15 juz.”

                “DKM Masjid ini pernah cerita kalau sebenarnya saldo kas infak dari jama’ah selalu nyaris nol kalau sudah hari kamis. Di salurkan ke yang memang membutuhkan. Sesuai dengan yang sudah dianggarkan tiap minggunya. Tentu saja juga digunakan untuk perawatan masjid besar ini.” Jim menjeda ceritanya sejenak. “Tapi, berkahnya Masya Allah, setiap jum’at malam selalu saja masuk lagi infak baru ke rekening Masjid ataupun di antar langsung ke rumah DKM. Makanya jangan heran kalau setiap jum’at yang dilaporkan saldo kas masih puluhan juta.”

                “Tapi, kenapa nggak pernah di umumkan rincian pengeluarannya, ya?”

                “Untuk apa? Menurutku nggak perlu-perlu banget hal yang itu dibacakan, selain butuh waktu dan bisa mengganggu yang sedang berdzikir, shalat sunnah dan sebagainya. Kalau soal rincian lengkapnya sebenarnya selalu dipasang di papan pengumuman masjid. Kitanya saja yang kadang acuh, nggak tertarik untuk membaca pengumumannya.”

                Tahsin mengangguk, ia mengakui termasuk jama’ah masjid ini yang tidak pernah mampir untuk melihat-lihat mading.

                “Hanya soal pergantian kran yang rusak saja yang nggak pernah menggunakan uang kas, karena DKM masjid ini ingin menghormati dan menjaga azam Pak Tua untuk berinfak membantu kemakmuran masjid. Jadi, meskipun sudah rusak berhari-hari, kran tersebut belum juga diganti. Begitu ceritanya, Sob.”

                Tahsin terenyuh. Mulai terbuka pikirannya dengan sudut pandang yang baru. Tanpa Jim katakan pun ia mulai paham, bahwa infak itu sudah seharusnya tanpa syarat apa-apa.

                Jum’at ke Jum’at pesan taqwa itu menjadi pengingat kita semua. Taqwa dalam artian menjalankan setiap perintah-Nya dan menjauhi segala larangannya.

                Perintah dalam artian sepenuh yakin dengan ketetapan Allah. Infak itu termasuk perintah-Nya. Dan larangan-Nya dalam artian berprasangka buruk kepada-Nya. Dengan terus bertanya-tanya apa yang sudah kita keluarkan, takut-takut tidak disalurkan dengan baik.

                Maka, sudah seharusnya infak itu tanpa syarat apa-apa. Selebihnya biarkan skenario Allah bekerja dengan kebijaksanaan-Nya. Biarkan Allah yang mengatur dengan keindahan cerita dibaliknya.


@azurazie_

Oktober 14, 2020

PERAN

Tentang orang-orang yang tidak sadar, perannya sedang ditunggu. Dan orang-orang yang tidak sabar, menunggu orang lain sedang berperan. 


Alangkah indahnya bila semua berperan dengan kesadaran dan porsinya masing-masing.

Tidak harus tergesa-gesa dalam menunggu.

Tidak mesti berleha-leha ketika ditunggu.


@azurazie_

April 16, 2020

SEMBUH

Dengan Asma-Mu, ya Allah. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Rabb yang menentukan takdir dan menyembuhkan. Yang memberikan ilmu-ilmu bermanfaat dalam dunia medis atau kedokteran. Ya Rabb, yang memilih di antara hamba-hamba-Nya yang memiliki lebih banyak kepintaran daripada hamba-hamba-Mu yang lain. Hingga terasa manfaat ilmunya untuk membantu kemanusiaan. Untuk dokter-dokter, suster-suster, perawat, apoteker, peracik obat-obatan, pun yang lainnya. Yang selalu gigih bahu-membahu untuk tetap 'waras' di antara-antara 'pesakitan-pesakitan'. Untuk mereka-mereka yang ilmunya berguna di kehidupan sehari-hari. Menjadi wasilah dalam menyelamatkan banyak orang. Dengan tetap berpegang teguh bahwa kesembuhan datangnya hanya dari Allah, Rabb yang Maha penyayang.

Ya Rabb, barangkali di antara rintihan-rintihan orang-orang yang sedang diuji sakit. Bukan semata mengeluh dan tidak menerima bagian dari takdir hidupnya. Banyak dari mereka, merintih karena merasa tidak berdaya untuk tetap terjaga dalam beribadah. Mereka-mereka yang terbiasa ketika mendengar adzan langsung menuju ke masjid untuk shalat berjamaah. Mereka yang terbiasa mengkhatamkan qur'an minimal empat kali khataman dalam sebulan. Mereka yang tidak ingin terputus silaturrahmi kepada saudara, keluarga maupun teman sepermainan. Dan kebaikan-kebaikan lain yang biasa dilakukan di kala sehat. Dalam keadaan afiat.

Maka, Ya Rabb. Anugerahkan kesembuhan itu kepada hamba-hamba-Mu yang selalu terbangun untuk giat beribadah. Dalam ketaatan sebagai hamba yang paling banyak berserah.

Anugerahkan kesembuhan itu bagi mereka-mereka yang karena sembuhnya, menebar banyak kebaikan untuk orang lain.

@azurazie_

Maret 03, 2020

KEMBALIKAN

Kembalikanlah apa-apa yang perlu kamu kembalikan. Agar ruangmu lebih kosong untuk menerima apa-apa yang akan datang kemudian.

Adakalanya kita perlu cermat dalam memilah-milah mana yang perlu tetap di simpan dan mana yang seharusnya sudah kita kembalikan. Sebab, apa-apa yang ada pada diri kita, sejatinya hanyalah sebuah titipan. Bukankah begitu?

Apa-apa yang ada pada diri kita, ada juga hak Allah dan hak adami.
Semisal, kembalikan 2,5% dari pendapatanmu setiap bulan, agar hartamu lebih bersih. Semoga dengan begitu, harta itu lebih terasa mencukupi dalam keberkahan.

Itu sesuatu yang memang kita terima karena hasil usaha kita, ternyata perlu juga dikembalikan. Apalagi yang statusnya sebagai ‘hutang’. Menyangkut hak-hak adami. Maka, kembalikanlah dengan baik. Sungguh hati akan jauh melega apabila bisa mengembalikan sesuatu yang kita anggap ‘hutang’. Baik materi maupun non materi.

Banyak hal lain juga yang prosesnya perlu “dikembalikan” lebih dahulu untuk kita terima hal baik lain secara berlipat ganda. (Meskipun seharusnya kita tidak dibarengi dengan harapan akan mendapatkan lebih.)
Semisal, tentang sebuah kebaikan, yang akan kita terima dengan kebaikan yang lain.
Tentang shalawat kepada Rasulullah, 1 shalawat akan kembali 10 derajat kebaikan.
Tentang doa-doa untuk orang lain tanpa diketahui, akan mendapatkan doa yang sama untuk kita sendiri.
Dan tentang-tentang lain, yang prosesnya memang sudah seharusnya begitu. Dikeluarkan atau dikembalikan lebih dahulu untuk kemudian kita terima sesuatu yang lebih bermakna setelahnya.

Sedangkan sesuatu yang kita tahan-tahan, yang kita merasa sayang untuk mengeluarkannya. Tidak ingin dibagi-bagi untuk orang lain. Di simpan saja. Bisa jadi sesuatu itu pada akhirnya akan hilang begitu saja. Bahkan menjadi tidak berharga apabila kita sudah tidak membutuhkannya. Betul tidak?
Maka, kembalikanlah apa-apa yang kamu perlu kembalikan. Agar setelah itu kita menjadi lebih siap menerima kebaikan lain yang akan datang.
@quotezie

Maret 02, 2020

DIAM

Suatu waktu, tiba-tiba dirimu menyadari, ucapanmu semasa hidup masih lebih banyak yang sekadar basa-basi, hanya celoteh tidak bermakna penyambung obrolan. Daripada yang menyiratkan manfaat atau sekadar nasihat. Saat itu juga kamu akan lebih memilih banyak diam.

Suatu waktu, tiba-tiba dirimu menyadari perkataanmu masih lebih banyak yang hanya sekadar status keluhan tidak memberi manfaat apa-apa. Daripada tulisan yang bermanfaat atau menjadi motivasi. Saat itu juga kamu akan lebih bijak lagi memilah-milah kata untuk dibagikan di social media.

@azurazie_

Maret 01, 2020

KHANSASTORY - ZERO

Kullu Mauludin Yuuladu 'alal Fitrah.

Ayah bunda dimanapun kini berada. Beruntung rasanya tiap-tiap anak yang baru lahir. Dalam keadaan fitrah. Tidak menanggung dosa apapun. Betapa murni menjadi sebaik-baiknya hamba. Meskipun di usia tersebut mereka belum mengerti apa itu dosa. Hingga mencapai usia akil baligh.

Mungkin karena itu pula ketika kita memandang wajah anak kecil rasanya adem pikiran. Teduh di pandang mata.

Semoga tiap-tiap anak yang baru lahir itu tumbuh menjadi pribadi yang memiliki pemahan baik. Meskipun terlahir istilahnya mulai dari nol, tapi seiring berjalannya waktu. Dengan bertambahnya usia mereka. Yang bertambah adalah kebaikan-kebaikan.
Ayah bunda, hari ini tema dari @30Haribercerita adalah #30HBC20Istirahat karena memang hari terakhir dalam rangka #30Haribercerita. Tidak terasa ya, Alhamdulillah aku cuma bolong satu karena bingung yang cerita soal budi dan ani. Nggak kenal mereka sih.

Kembali ke tema hari ini, sebenarnya istirahat itu apa sih? Soalnya orang dewasa kelihatannya nggak pernah istirahat deh. Apa aja dikerjain. Apa aja di omongin. Hmm... Kalau makna istirahat bagi ibu adalah ketika aku anteng main bersama ayah @azurazie_

Makna istirahat bagi ayah adalah ketika sekitar hampir dua jam mematikan ponselnya. Bebas dari dering dan pesan whatsapp urusan kantor. Maklum meskipun hari ini cuti tetap saja banyak yang mengganggu ayah. Kalau kata ibu @sekitar_putri ayah mah open a.k.a orang penting. Hehe.. Sedangkan makna istirahat bagi aku ketika pulas dipangkuan ayah atau ibu. Berasa dipeluk ketika bobo. Huuu... nyamaaan.

Terima kasih ya ayah bunda sudah mau membaca tulisan di @khansatazkiyahayyin selama satu bulan. Mohon maaf kalau banyak kata-kata yang kurang berkenan. Semoga sedikit banyak ada manfaatnya. Aamiin.

#30Haribercerita
#Khansatazkiyahhayyinstory

Februari 29, 2020

KHANSYASTORY - YAKIN

Liyunfiq dzu sa'atim min sa'atihi.

Ayah bunda dimanapun kini berada. Betapa Allah memudahkan banyak hal, sesuai dengan kemampuan kita. Sampai perkara memberi pun dianjurkan sesuai dengan kemampuan kita. Tidak memaksakan diri. Sudah begitu Allah pun berjanji akan memberikan kelapangan setelah datangnya kesempitan. Kurang baik apa coba ya ke kita. 

Cuma kita seringnya kebanyakan pertimbangan dalam memberikan sesuatu di jalan Allah. Kayak kurang yakin kalau Allah akan melipatkan kebaikanya. Dengan balasan yang lebih. Kalau untuk memenuhi kemauan sendiri aja begitu royal. Padahal jadinya terputus setelah dinikmati. Habis tidak bersisa. 

PR besar deh untuk meyakini diri bahwa apa yang di keluarkan di jalan Allah tidak akan mengurangi jatah yang Allah tetapkan untuk kebutuhan kita. Yakin deh.

Ayah bunda soal yakin. Aku lagi sering nih bobo nya bentaran-bentaran. Karena takut ditinggal pergi. Padahal ibu @sekitar_putri selalu meyakinkan kalau aku mah tidak akan pernah ditinggal pergi sendirian. Senada dengan pernyataan ayah @azurazie_ yang berbisik ke ibu. Katanya aku tahu banget kalau ada yang mau pergi jadinya aku ikutan-ikutan ingin ikut.

Hmm... habis aku suka sebal kalau tiba-tiba ada yang sudah pulang, tapi aku nggak tahu kapan perginya. Biasanya Amah dan Mang Afik yang begitu. Pergi nggak bilang-bilang, sorenya tahu-tahu pulang.

Tapi kalau ayah sih selalu pamitan kalau mau berangkat ke mana-mana. Katanya biar aku nggak tiba-tiba nyariin.

Makanya aku suka tiba-tiba bangun meskipun lagi bobo, pas ayah bilang mau berangkat kerja. Ya siapa tahu aja kali ini aku diajak. Hihi... Yakin nih nggak ada yang mau ajak aku jalan-jalan?

@30haribercerita
#30HBC2029
#30HariBercerita
#Khansatazkiyahayyinstory

TERIMA SEADANYA

Terimalah seadanya, karena Allah mencukupi kebutuhan.
Karena dirimu sesekali perlu belajar mencukupi keinginan.
Terimalah seadanya, terkadang rasa syukur sesederhana itu.
Dengan mau menerima apaadanya.

Adakalanya dalam mensyukuri sesuatu itu sesederhana menerima dengan seadanya. Tidak selalu menuntut mendapat lebih. Dan hati menuntun untuk berucap terima kasih. Atas pemberian itu. Hingga yang sedikit itu terasa lebih berkah. Mampu mencukupi.

Semoga dengan begitu kita bisa lebih siap lagi ketika di lain waktu dianugerahi dengan sesuatu yang lebih banyak. Sesuatu yang lebih besar. Hati sudah terdidik untuk bersyukur sama besarnya. Lebih menuntun lagi untuk berterima kasih.   
Atas pemberian itu. Berkahnya bertambah. Tidak sekadar mencukupi, tapi bisa juga untuk memberi.
Untuk melahirkan kebaikan-kebaikan lainnya.


#quotezie_
#azurazie_

Februari 28, 2020

KHANSASTORY - X

Ayah bunda untuk ejaan namaku Khansa pakai 'S' ya bukan 'Z'. Tazkiya pakai 'Z' bukan 'S' dan Hayyin double 'Y'. Nama itu sudah sesuai dengan lafadz arabnya. Biar maknanya sesuai.

#30katabercerita
#30hbc2028
#30HariBercerita
#Khansatazkiyahayyinstory

Februari 27, 2020

KHANSASTORY - WAKTU

Wal 'Asri Innal Insaana Lafii khusrin.

Ayah bunda dimanapun kini berada, tentang waktu semoga kita semua tidak termasuk golongan orang yang merugi, ya. Tapi sebaliknya menjadi yang beruntung karena keberkahan waktu. Dan ciri berkahnya waktu adalah kebaikan yang bertambah.
 
 Tentang waktu sebenarnya aku masih tidak mengerti kenapa waktu itu terasa lama sekali berlalu, apalagi ketika ayah @azurazie_ menjanjikan sesuatu. Saat ayah libur akan mengajakku jalan-jalan. Kalau sudah begitu aku suka rungsing sendiri. Padahal aku sering memandangi jam dinding. Sampai-sampai kata ibu @sekitar_putri , tidak perlu sering-sering lihat jam. Kalau sudah waktunya pergi khansa mah pasti diajak. Ibu mencoba menenangkan.

Sama halnya aku tidak mengerti kenapa ayah suka pulang kerjanya suka tidak menentu. Kadang sore sudah di rumah. Kadang juga malam. Kata ibu kalau ayah baru sampai, biar ayah istirahat dulu. Bersih-bersih dulu. Padahal aku sudah ingin digendongnya.

Sama halnya aku tidak mengerti kenapa ibu seringkali bilang kepadaku kalau waktunya bobo itu harus lebih lama daripada waktu main. Habisnya aku belakangan ini suka susah bobo. Hmm... Meskipun begitu waktu sudah berbaik hati menemani proses pertumbuhanku. Hingga hari ini genap 42 hari dari hari kelahiran. Alhamdulillah, ya.

@30haribercerita
#30HBC2027
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinStory

Februari 25, 2020

KHANSASTORY - VOICE

Allahumma Soyyiban naafian.

Ayah bunda dimana pun kini berada. Hujan itu membawa berkah ya. Tapi masih ada saja sebagian orang yang suka mengeluh karena merasa terhambat. Padahal suka-suka Allah aja ya, mau menurunkan hujan kapan pun dan dimanapun.

Ayah bunda kemarin lucu deh ketika aku sedang bobo di ayunan, tiba-tiba kebangun gara-gara mendengar ada anak kecil yang ngobrol sambil jalan. "Itu khansa, anak kecil yang suka nangis." Aku kan jadi malu ya. Ditambah diledeki sama mang Apik gara-gara hal itu. Hmm... Perihal suara, kata ayah @azurazie_
 
Pendengaranku memang lebih peka sejak dalam kandungan ibu @sekitar_putri
Tiap-tiap mendengar suara adzan di masjid aku selalu mengulet di dalam perutnya ibu. Lebih kencang dari biasanya.

Saat sudah lahir pun begitu, makanya suka susah untuk bobo, dikit-dikit bangun karena mendengar suara. Entah pintu yang terbuka. Suara motor yang lewat. Dan lain-lain.
Semoga saja kalau aku sudah besar nanti menjadi pendengar yang baik, ya. Yang mau menerima nasihat yang datang.
@30haribercerita
#30Hbc2025
#30HariBercerita
#Khansatazkiyahayyinstory

Februari 24, 2020

KHANSASTORY - UBAH

Hattaa Yughoirumaa Bi 'Anfusihim.

Ayah bunda di manapun kini berada, tiap-tiap keadaan kita akan menjadi lebih baik dengan usaha yang kita upayakan sendiri. Makanya, sebagai muslim mah kita tidak boleh manja. Harus selalu punya azam yang kuat untuk selalu berjuang. Mempersiapkan banyak. Memperbaiki berbagai hal. Sejalan dengan apa-apa yang telah Allah tetapkan. Menjadi pribadi yang tegas dan berintegritas. Tidak berada di zona yang abu-abu. Sebab subhat itu perlu dijauhi. Semoga dengan begitu kita akan selalu merasa nyaman. Karena segalanya akan menjadi aman. Termasuk keadaan iman.

Ayah bunda hari ini tema dari @30haribercerita adalah tentang #30hbcmantra tepatnya kata-kata yang memiliki magic tersendiri ketika kita ucapkan. Apalagi bila situasi kita sedang tidak dalam optimal. Kata-kata itu menjadi pematik untuk menyalakan kembali energi yang hampir pudar.

Menurut ayah bunda apa ya kata-kata mantra yang cocok untuk aku? Kalau kata ayah @azurazie_ berhubung tema caption aku hari ini di mulai dengan huruf U. Ayah menyarankan tentang 'ubah'. Semisal, ubah tangisan aku menjadi senyuman untuk ibu @sekitar_putri

Ubah rewelnya aku menjadi anteng bersama ibu.

Seperti itu... #30Haribercerita
#30HBC20mantra
#Khansatazkiyahayyinstory

Februari 23, 2020

KHANSASTORY - TERIMA

Laqod kholaqnal insaana fii kabad.

Ayah bunda di manapun kini berada, ternyata memang sudah fitrahnya manusia itu terlahir dalam susah payah, ya. Benar-benar tidak ada daya dan upaya selain dari kasih sayang Allah yang menetapkan sesuatu. Tidak ada yang pernah tahu akan terlahir dari rahim siapa, pun yang melapadzkan adzan di telinga kanan dan iqomah di telinga kirinya. Kasih sayang Allah pula menganugerahi orang-orang yang mencintai keberadaan kita. Sejak lahir hingga nanti sampai menua. Sebab, tanpa mereka barangkali kita tidak pernah jadi apa-apa, ya.

Maka dari itu kita perlu mendidik hati untuk selalu bisa menerima apa-apa yang datang dalam hidup kita. Dengan begitu kita bisa mengambil hikmahnya.

Ayah bunda, di usiaku saat ini aku pun sedang belajar untuk menerima dengan baik. Sebab, egonya seorang bayi yang baru bisa berbahasa tangis kan masih besar sekali, ya. Apa-apa inginnya dituruti, tanpa tahu itu sebenarnya baik atau tidak. Tidak tahu kalau berlebihan akan berdampak apa.

Makanya aku bersyukur memiliki ibu @sekitar_putri
Yang sabar dan telaten dalam memenuhi tiap-tiap kebutuhanku. Meski seringnya harus mengenyampingkan kepentingannya sendiri. Seperti kemarin ibu cerita kepada ayah @azurazie_ nikmat sekali rasanya di saat makan baru beberapa suap tapi tiba-tiba aku menangis karena haus. Tambah nikmat lagi kalau sedang di kamar mandi.

Aku juga sedang belajar menerima kalau di saat ayah berangkat kerja tidak diajak. Saat Amah berangkat ngaji juga tidak diajak. Saat Apha dan Mang Apik ke masjid juga tidak diajak.

Aku suka sebal kalau di rumah tiba-tiba sepi hanya ada ibu. Aku kan juga ingin main. Tapi kata ibu aku masih terlalu kecil, dan anak perempuan mah lebih banyak di rumah. Tidak seperti Dd Zahid yang suka diajak sama ayah ke masjid.

Hmmm... @30Haribercerita
#30HBC2023
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 22, 2020

KHANSASTORY - SUGESTI

'UBUDILLAHA KAANNAKA TARAAHA.

Ayah bunda di manapun kini berada, secara sadar sebenarnya kita tahu Allah itu Maha Melihat tiap-tiap perilaku makhluk-makhluknya. Cuma seringnya kita bersikap biasa saja ya. Suka tidak kelihatan malu kalau sedang berbuat dosa. Lebih malu kalau orang lain yang memergoki kita. Hmm... belum bisa rasanya kita memposisikan diri dalam beribadah seakan-akan bisa melihat Allah. Hingga khusyu ibadah itu. Hingga benar-benar tertanam rasa takut itu. Tidak sekadar tahu bahwa diawasi, tapi kita sendiri menunjukkan diri bahwa kita layak untuk diperhatikan. Masya Allah kalau sudah bisa begitu rasanya bahagia sekali ya.

Ayah bunda, aku kan suka tiba-tiba cegukan ya, apalagi kalau udara sedang dingin. Lucunya kalau aku sedang cegukan, Amah buru-buru tuh menempelkan potongan tisue kecil di atas jidat aku. Jadi kaya main india-indiaan. Kata Amah sih itu sugesti biar cegukannya hilang. Harusnya sih menggunakan tikar pandan.

Pernah suatu hari aku cegukan kencang benar. Eh ayah @azurazie_ buru-buru tuh mencari tisue mau mengikuti cara Amah. Masa Mang Afik malah nyeletuk gini : "Bukannya pakai ujung karpet ya, A." Kata Mang Afik kepada ayah.

Mendengar itu ibu @sekitar_putri
Tertawa, masa putri manisnya dijidat ditempeli ujung karpet. Mamang ada-ada aja.

@30Haribercerita
#30Hbc2022
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 21, 2020

KHANSASTORY - ROAD

La Yukallifullahu Nafsan Illa Wus'ahaaa.

Ayah bunda di manapun kini berada, betapa Allah itu Maha Baik ya, tidak membebani sesuatu melebihi ketangguhan pundaknya. Bila pun terasa berat, lelah, tidak kunjung usai, semua itu memupuk kesabaran. Dan Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sabar. Dengan memahami itu kita jadi tidak mudah untuk mengeluh apalagi sampai memaki keadaan.

Ayah bunda hari ini @30haribercerita ngasih tema #30hbctips apa ya, Tips dari aku mah jangan lupa jalan-jalan aja deh. Karena aku paling suka kalau diajak jalan-jalan. Entah itu cuma kunjungan ke ibu bidan. Atau sekadar main ke rumah tetangga.

Saking senangnya kalau kata ibu @sekitar_putri mah kalau udah di janjiin besok mau jalan. Malamnya jadi susah bobo. Habisnya aku ingin cepat-cepat pagi rasanya. Kata ibu jangan sering-sering main ke tetangga dulu katanya nanti jadi kebiasaan kalau lagi bosan di rumah ngajaknya jalan terus. Kata ibu aku jalan-jalannya kalau ayah @azurazie_ libur aja.

Hari ini aku pertama kalinya diajak kerumah uyut mbah. (Kakek dan neneknya ayah). Senang deh rasanya. 

Jadi tips sederhana dari aku : kalau sedang merasa bosan di rumah, ajak jalan-jalan aja.

@30haribercerita
#30hbc2021
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 20, 2020

KHANSASTORY - QOLQOLAH

Misqoola dzarrotin khoiron yaroh.

Ayah bunda di manapun kini berada, tiap-tiap perbuatan kita sudah tentu ada timbal balik setelahnya. Hukum sebab-akibat selalu berlaku. Perbuatan kita akan memantul kembali kepada diri kita sendiri. Seperti sifat dasarnya qolqolah. Maka penting untuk mengupayakan sebab-sebab yang baik untuk mengundang akibat-akibat yang lebih baik. Semakin keras perbuatan baik itu, akan memantulkan balasan yang berkali lipat lebih baik. Pun sebaliknya, bila berbuat yang tidak baik kepada sesama. Suatu saat akan menerima perlakuan yang tidak enak di keseharian kita.

Ayah bunda tentang perbuatan yang kembali memantul pada diri kita sendiri. Fase aku yang sekarang benar-benar seperti sebuah spons. Menyerap apapun itu yang datang padaku. Baik melalui pendengaran maupun penglihatan. 

Makanya waktu itu ibu @sekitar_putri sampai berkata perlu memilih diksi yang lebih baik. Ayah juga suka gregetan kalau ada anak-anak tetangga yang lewat, ngobrolnya dengan bahasa yang kurang sopan.

Dan ayah @azurazie_ pun selalu mengajak aku mengobrol sembari sedikit demi sedikit memberi pemahaman yang baik.

Seperti kemarin malam, kata ayah, aku kalau sedang kesal tidak boleh sambil menepak bagian tubuh ibu. Apalagi akunya kalau sudah datang haus sangat butuh bagian tubuh itu. Kata ayah sesekali kesal boleh untuk mengekspresikan apa yang sedang dirasa. Lebih baik menagis yang keras saja. Tapi, tidak boleh galak sama ibu. Karena sembilan bulan lebih aku pernah berada di rahim yang mulianya. "Tuh lihat, Bu. Khansa nya pintar kalau sedang dikasih pengertian suka langsung nerapin." Mendengar itu aku jadi malu dan menutupi wajah dengan sarung tangan yang sedang aku pakai.

@30Haribercerita
#30HBC202020
#30Haribercerita
#Khansatazkiyahayyinstory

Februari 19, 2020

KHANSASTORY - PRIORITAS

ILLA LIYA'BUDUUN.⁣

Ayah bunda di manapun kini berada, prioritas kita sebagai seorang muslim adalah ibadah semata. Maka, beruntung sekali bila keseharian kita didasari dengan niat ibadah. Segala sesuatunya di awali dengan doa. Dengan bismillah. Dari bangun pagi hingga tertidur lagi. Maka, waktu itu semakin terasa berkah, tidak ada yang terbuang sia-sia. Beruntung sekali ya rasanya kalau sudah bisa seperti itu, meski kebanyakan kita lebih sering lupa untuk sekadar mengawalinya dengan doa.⁣

_______ ⁣
"Aku udah boleh minum kopi belum, ya?" Tanya ibu @sekitar_putri ketika aku sedang menyusu.⁣

"Belum dong, nanti ya kalau Khansa sudah besar." Kata ayah @azurazie_ yang sejak tadi berusaha mencari ide untuk bahan tulisan.⁣

"Bilangnya jangan kalau sudah besar dong, Yah. Rasanya lama banget. Kalau sudah lepas ASI aja." Gerutu ibu.⁣

"Iya, kalau ayah sih lagi kepingin makan sate padang yang di bojong." Ayah mulai gelisah sendiri, biasanya suka sebal kalau lagi mau nulis tapi ibu mengajak bicara terus.⁣

"Iya, ya udah lama ya kita nggak jalan-jalan kulineran."⁣

"Iya nanti, ya." Ayah memutuskan untuk close IG nya. Di hapus lagi kata-kata yang baru sebaris. Batal menulisnya. Aku mengulet kencang. Ingin ikut jalan-jalan juga. Bosan boboan terus.⁣

"Nantinya kapan?" Ibu menuntut penjelasan.⁣

"Sebentar lagi bu, kalau Khansa udah siap diajak jalan jauh-jauh."⁣

"Iya ya. Ke jogja juga belum jadi-jadi, ya."⁣

"Iya, nanti kalau Khansa sudah besar." Ayah mengulang kalimatnya.⁣

"Hmm... ayah nggak jadi nulisnya?"⁣

"Nanti aja deh, belum dapet ide." ⁣

@30Haribercerita
#30HBC2019
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 17, 2020

KHANSASTORY - NALURI

LA ILAHA ILLALLAH – لا إله إلا الله⁣

Ayah Bunda dimanapun kini berada, fitrah seorang hamba adalah mengesakan penciptanya. Meyakini sepenuh hati Allah tiada sekutu bagi-Nya. Dan sebagai hamba-Nya hanya bersandar kepada Allah. Selalu ingin kembali kepada-Nya. Naluri.⁣

Sehingga dengan begitu tiap-tiap mendengar panggilan adzan, akan bersegera untuk menyambut panggilan-Nya. Dan kemenangan dalam hidupnya, ada pada shalatnya.⁣

Ayah bunda, tadi setibanya ayah @azurazie_ dari kantor, ibu @sekitar_putri langsung menceritakan tentang aku. Yang hari ini jadi anak yang pintar. Anteng seharian.⁣

"Khansa kayak ngertiin banget pas aku bilang yang anteng ya, ibu nyambi nyetrika." Kata ibu dengan serunya.⁣

"Namanya juga anak ayah." Seperti biasa ayah mah suka 'mengakui sepihak' tentang aku.⁣

"Iya sembilan bulannya ada di perut ibu." Ibu pura-pura menggerutu.⁣

"Mungkin sudah nalurinya seorang anak kali ya bu, waktu kamu kurang enak badan, sampai harus ke RS aja dia mah anteng, nggak nuntut nyusu terus."⁣

"Iya alhamdulillah banget." Ibu memandangku dengan hangat. "Kalau soal bisa ngertiin kamu, ayah ngalah deh. Tapi kalau soal mirip-miripan, lebih banyakan aku."⁣

"Huuuh... dasar."⁣

Aku yang mendengar percakapan mereka, hanya bisa senyum-senyum. Ini bukan tentang naluri saja. Tapi ini segalanya tentang cinta.⁣

"Itu lihat bu, Khansanya senyum-senyum sendiri."⁣

@30haribercerita
#30HBC2017
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 16, 2020

KHANSASTORY - MALU

Alam Ya'lam Biannallaha yaraa.. Ayah bunda dimanapun kini berada, betapa pentingnya mempunyai rasa malu. Sampai-sampai menjadi sebagian dari iman. Karena iman pula lah, rasa malu itu senantiasa terjaga. Malu di lihat sesama manusia, lebih-lebih lagi bila sadar diri setiap gerak-gerik kita di perhatikan oleh Sang Maha Melihat. Mau berbuat dosa pun jadi malu-malu.

Ayah bunda, tentang malu, sebagai seorang muslim kita pun perlu berbahagia. Sebab Allah pun akan malu bila tidak mengijabah doa-doa orang yang menengadahkan tangannya ketika mau meminta sesuatu kepada-Nya.  

Maka dari itu perbanyaklah menengadahkan tangan dalam berdoa, sembari tetap menjaga rasa malu pada diri ini. Sehingga dengan rasa malu itu iman terus terjaga dan Allah tambah sayang kepada kita.

Ayah bunda, sekecil ini pun aku sudah memiliki rasa malu loh. Kalau sedang menyusu dan tiba-tiba ada yang datang, tangan mungilku reflek menutupi bagian tubuh ibu. Kalau lagi melihat itu ayah @azurazie_ suka gemas dan mengusap kepala aku.

Kalau sehabis ganti pampers pun inginnya buru-buru dipakaikan celana lagi sama ibu @sekitar_putri habisnya malu. Doakan ya, semoga sampai besar nanti rasa malu itu tetap terjaga. Dan aku bisa mempertahankan Iffah dan Izzah nya.
Aamiin.

@30haribercerita
#30HBC2016
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 15, 2020

KHANSASTORY - LUMRAH

Rabbigfirli Waliwaa lidayya... Ayah bunda dimanapun kini berada, aku ingin sekali kalau sudah lancar berbicara, bisa menghafal doa mohon ampun untuk ayah dan ibu.

Sebagaimana lumrahnya anak-anak lain yang sedari dini sudah diajarkan untuk menghafal doa itu.

Doakan ya biar nanti aku benar-benar bisa. Semoga saja doa itu bukan sekadar permintaan seorang anak agar Allah mengampuni tiap-tiap dosa orang tuanya. Tapi, sebagai anaknya sendiri menjadi wasilah kasih sayang Allah senantiasa tercurah kepada keduanya. Aamiin.

Oh iya, sudah tiga hari ini, tempat bermainku bertambah loh. Alhamdulillah, banyak alternatif tempat bermain kalau aku sedang tidak bobo. Ada bouncer, ayunan, viano playmate. Tapi aku mah bosenan kata ayah @azurazie_ bentaran-bentaran doang mainnya. Habis itu mah tetap butuh menyusu dan lebih senang boboan dipangkuan ibu @sekitar_putri 

Maklum ya namanya juga masa pertumbuhan. Hihi...

Februari 14, 2020

KHANSASTORY - KORELASI

Hal jazaa ulihsaani illal ihsan.

Ayah bunda dimana pun kini berada, tentang kebaikan biarlah seperti air yang mengalir apa adanya, tiap-tiap yang dilewatinya menumbuhkan. Tiap-tiap prosesnya menambahkan kebaikan lain. Dan tiada balasan terbaik dari kebaikan itu dengan kebaikan (pula). Sebagaimana yang Allah firmankan dalam kitab suci-Nya. Semoga dengan pemahaman itu, keluarga kita semakin terbiasa dengan kebaikan-kebaikan kecil, hingga menumbuhkan kebaikan-kebaikan yang lebih besar.

Ayah bunda, rasanya begitu banyak kebaikan untuk aku yang dua hari lagi genap berusia satu bulan. Semoga kebaikan-kebaikan yang datang itu selalu berkolerasi dengan keberkahannya. Karena berkah itu kebaikan yang bertambah.

Aku pun tak lupa meminta kepada Allah, agar keluarga Ayah @azurazie_ (Amah, Apha, Bibi Idah, Mang munif, Mang Afiq, dan Dd Zahid) pun keluarga ibu @Sekitar_putri (Amih, Apih, Mang Raka) selalu dalam kebaikan-kebaikan dan perlindungan dari Allah Subhanahu Wata'la. Selalu dalam keafiatan untuk menemani aku tumbuh besar. Aamiin.

@30Haribercerita
#30HBC2014
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 13, 2020

KHANSASTORY - JANJI

Inna Wa'dallahi Haqqo... Ayah bunda di manapun kini berada, janji Allah sudah tentu yang paling tepat untuk diyakini kebenarannya. Tentang kepastian datangnya. Dan selayaknya kita pula selalu mengupayakan segala sesuatu untuk terpenuhi segala janji-janji itu. Sesuai ketentuan yang telah Allah tetapkan. Semoga dengan begitu jalan takdir-Nya akan selalu seirama dengan apa yang kita harapkan. Agar doa-doa baik itu akan segera disemogakan.

Ayah bunda, soal janji. Aku sedang belajar untuk membuat kesepakatan dengan Ayah @azurazie_ tentang jadwal bobo siang atau pun malam. Meskipun pada akhirnya ayah lebih banyak mengalah dan mau tidak mau ibu @sekitar_putri mengikuti kemauanku untuk bobo.  
 
Tak mengapa ya, aku hanya berharap. Yang mengurusi tiap-tiap kebutuhanku selalu afiat. Aamiin.

@30haribercerita
#30Hbc2013
#30haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 12, 2020

KHANSASTORY - IMUN

Fatabarakallahu Ahsanal Kholiqin.

Ayah Bunda di manapun kini berada, rasanya besar sekali nikmat-nikmat Allah yang dianugerahkan kepada tiap-tiap hamba-Nya, ya. Dicipta dengan bentuk yang sempurna apa adanya seperti saat ini pun sudah luar biasa, bila kita lebih memperhatikannya. Kita ada dengan sebaik-baiknya penciptaan. Semoga dengan begitu kita bisa lebih paham dari mana kita berasal, kemana nanti kita akan kembali. Semoga dengan begitu keluarga kita selalu tercatat sebagai hamba-hamba pilihan-Nya yang pandai bersyukur.

Ayah bunda, hari ini telat sekali ya aku update tulisan untuk @30haribercerita, hari ini jadwal aku imun BCG di bu bidan. Pagi-pagi sekali sudah berangkat.
Kata Ayah @azurazie_ sebelum berangkat aku harus pintar waktu di imunnya. Karena tiap-tiap sesuatu yang diusahakan untuk kita, dan sesuatu itu kita tahu untuk kebaikan kita. Kita harus selalu siap menerimanya dengan lapang dada. Menerima dengan proses dan (semisal ada) konsekuensinya juga. Dengan begitu hati kita jadi selalu terbiasa ikhlas dalam menghadapi sesuatu. Dengan tetap berdoa yang sedang diusahakan itu sejalan dengan ridho-Nya.

Aku nggak terlalu ngerti sih maksud ayah, yang aku tahu di suntiknya sakit tahu. Untung ada ibu @sekitar_putri yang selalu siaga kalau aku sedang kenapa-kenapa. Aku mah kalau sudah menyusu juga sudah jadi lebih baik. Alhamdulillah ya.

Hari ini juga aku senang, kedatangan kakang Rafasya dari cianjur dan abang Andra dari pamulang. Keduanya adalah anak dari temannya ayah. Terima kasih ya jauh-jauh sudah datang ke rumah untuk nengokin aku. Nanti kalau aku sudah besar aku ajak ayah dan ibu gantian deh main ke sana.

#30HariBercerita
#30HBC2012
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 11, 2020

KHANSASTORY - HOME

Nabbi 'ibaadi anal gafurur-rahim.

Ayah Bunda di manapun kini berada, tenang ya rasanya mengetahui bahwa Allah itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Tenang karena selalu ada tempat untuk kembali dan diterima karena kasih sayang-Nya. Sebagai manusia yang dasarnya tempat khilap, yang sering kehilangan arah. Mengetahui hal tersebut membuat hati kita lebih tenang rasanya.

Ayah bunda perihal tempat kembali, tidak ada yang lebih nyaman bila tempat itu adalah rumah. Setelah empat puluh week aku berada di rahimnya ibu @sekitar_putri dengan kondisi lahnan 'ala wahninnya ibu merawatku sejak dalam kandungan. Dengan nutrisi-nutrisi terbaik yang ibu usahakan agar pertumbuhanku baik dan ideal. Dan Allah dengan penjagaan-Nya yang paling baik sehingga aku bisa lahir dengan selamat dan normal.

Setelah lahir, bagiku kini rumah ternyaman itu adalah peluknya ibu. Tempat luruhnya segala pelik. Kalau kata ayah @azurazie_ hidup mah pasti ada aja yang dirasa. Dan bahasaku saat ini hanyalah tangis. Ketika udara dingin peluk ibulah yang paling hangat. Saat aku sedang terkaget akan sesuatu, peluk ibu pula yang paling menenangkan. Segala pelik yang biasanya bayi rasakan seusiaku, peluk ibulah peluruhnya. Yang menyenangkan, sekaligus menenangkan.

Meskipun kondisi ibu sendiri mungkin sedang ngantuk-ngantuknya, perutnya yang perih belum sempat sarapan, kadang suka kebelet ke kamar mandi, sedangkan aku lagi rewel karena ada yang sedang dirasa.

Bagiku rumah ternyaman itu adalah peluknya ibu. Dengan hangat cinta dan kasih sayangnya.
Kalau dari ayah, aku paling suka dengan sentuhan lembutnya ketika mengusap kepalaku. Kadang sambil shalawatan atau sekadar mengobrol memberi tahu ini itu agar pemahamanku semakin baik.

Kata ibu, aku suka lebih nurutnya sama ayah kalau lagi dikasih pengarahan. Padahal sembilan bulannya yang mengandung ibu. Begitu kata ibu suka pura-pura merajuk. Aku sih senyum-senyum aja.

@30Haribercerita
#30HBC2011
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 10, 2020

KHANSASTORY - GEMAS

Wallahu Khairurraaziqiin.⁣

Ayah bunda di manapun kini berada, sepenuh yakin deh tiap-tiap rezeki sudah tentu Allah pemberi yang terbaik. Makanya, lebih baik selalu dianugerahi rasa cukup, daripada meminta sesuatu lebih banyak. Rasa cukup itulah sebaik-baiknya bentuk rezeki pemberian dari Allah. Semoga dengan begitu keluarga kita selalu tertanam rasa syukur untuk tiap-tiap rezeki yang diterima.⁣

Ayah bunda, aku suka gemas deh kalau sudah ngantuk tapi nggak bisa bobo. Jadi deh suka rungsing sendiri. Padahal ibu @sekitar_putri sudah berjam-jam berusaha biar aku bisa bobo, tapi akunya suka sensitif. Kalau belum pulas benar, suka tiba-tiba kaget kalau mendengar suara yang cukup keras. Entah itu Mang Afiq yang membuka pintu luar, atau suara teriakan dd Zahid kalau lagi main ke rumah Apha. Jadinya aku bangun lagi deh bobonya.⁣

Yang lebih gemas lagi kalau ada suara motor yang lewat di samping rumah.⁣

Kata ayah @azurazie_ entah kenapa semenjak ada aku, jadi lebih sering kedengaran suara motor lewat. Dan nggak bisa pelan-pelan lewatnya.⁣

"Apa gara-gara jalannya baru di aspal kali ya, perasaan dulu kalau ada yang lewat nggak seberisik ini." Kata ayahku protes.⁣

"Mungkin ini ujiannya buat Khansa. Nggak apa-apa ya, de. Kalau sudah pulas mah khansa nya juga anteng kok." Kata ibu menimpali.⁣

"Anak Ayah memang pintar." Aku di sun ayah dong. "Ibunya juga pintar nih."⁣

Aku sih belum bisa meminta banyak hal, termasuk tentang suara yang terlalu keras di sekitarku. Aku cuma minta sama Allah, agar ayah dan ibu selalu diberi kesabaran dalam membesarkanku yang masih kecil ini. Allah itu baik loh. Harapanku selalu didengar. ⁣

@30haribercerita
#30Haribercerita
#30HBC2010
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 09, 2020

KHANSASTORY - FREKUENSI

Wa kullu amrim mustaqirr.. Ayah bunda di manapun kini berada, bila sepenuh hati meyakini bahwa tiap-tiap urusan itu telah ada ketetapannya. Sungguh hati ini akan selalu tenang, tidak was-was karena cenderung terburu-buru, tidak pula resah karena terlalu lama menunggu. Percaya sepenuh hati bahwa hal-hal baik memang ada waktu-waktunya.

Kalau dari tagline bukunya ayah @azurazie_ dan ibu @sekitar_putri yang berjudul futur(e) : Ketetapan-Mu ada dalam Ketepatan waktu.

Semoga dengan begitu lebih tumbuh lagi prasangka baik kepada Allah. Keluarga kita jadi lebih disayang Allah deh.

Ayah bunda, tentang waktu, aku masih perlu belajar nih agar lebih kompak sama ibu. Kalau kata ayah, harus belajar satu frekuensi, kalau siang hari lebih banyak main boleh, ngobrol sama mamang Afiq, atau sama Amah dan Apha. Terus malamnya baru lebih banyak bobo. Tapi kalau sudah haus boleh bangunin ibu atau ayah. Tanpa rewel biar nggak ganggu banyak orang. Maksud ayah sih baik, biar ibu juga sama-sama bisa istirahat yang cukup.
Kalau untuk siang sih aku sudah mulai bisa nih lebih banyak mainnya daripada tidur, eh tapi suka keterusan sampai malam. Semalam aja baru bisa bobo sudah mau jam sepuluh. Padahal Mamang Afik, Amah dan Apha sudah pada tidur. Ayah dan ibu sudah mulai menguap. Gimana dong ya, aku kan bosan boboan terus.

Sehari sebelumnya sih kata ayah, aku pintar. Mengerti diajak janjian sama ayah. Kata ayah bobonya jam sembilan, nanti bangun lagi jam satu pagi, terus boleh bangun lagi jam empat subuh. Beneran dong kita janjian, jam satu kurang lima belas menit aku sudah bangun, ngulet-ngulet tanpa aha ihi. Terus nggak lama ayah dan ibu juga bangun. Meskipun untuk bangun lagi agak meleset sudah hampir jam lima pagi.

Mudah-mudahan malam ini bisa satu frekuensi lagi sama ayah dan ibu. Aku kan mau belajar jadi anak yang penurut dan pengertian.
@30haribercerita
#30HBC2009
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 08, 2020

KHANSASTORY : ELOK

Jazakumullah ahsanal jazaa.

Ayah bunda di manapun kini berada, tidak ada balasan terbaik akan segala sesuatu yang melebihi balasan dari Allah. Makanya, kita dianjurkan mengucapkan kalimat indah itu ketika mendapatkan sesuatu. Karena untuk meng-apresiasikan sesuatu yang mendatangkan kebaikan, rasa-rasanya ucapan terima kasih saja belum cukup, ya. Semoga dengan begitu berkah-Nya lebih menimpa kepada keluarga kita semua.

Ayah, bunda. Aku suka bingung deh, kadang kalau datang teman-temannya ibu @sekitar_putri kata mereka aku mirip banget sama ibu. Tapi, ketika giliran teman-temannya ayah @azurazie_ aku malah dibilang miripnya sama ayah.

Hehe... kalau menurut ayah, bunda aku lebih mirip siapa? Doakan selalu ya agar aku bisa bertumbuh dengan elok. Dengan sebaik-baiknya akhlak.

Tapi aku senang deh kalau teman-teman ayah dan ibu datang ke rumah pada bawa kado. Besar-besar pula bungkusan kadonya. Lucu-lucu, /tapi sayang beberapa kado harus nunggu aku besar dulu baru bisa dipakai. Huuh.. Kata ayah, Jazakumullah ahsanal jazaa.. semoga rezeki yang memberi kado semakin berkah dengan kebaikan yang bertambah. Aku mah udah alhamdulillah banget sudah ditengok. Meski lebih sering aku tinggal bobo. Hihi.. aku senyumin aja ya meski sambil merem.

Sekali lagi terima kasih ya ayah, bunda.

@30haribercerita
#30hbc20apresiasi
#30Hbc2008
#30Haribercerita
#khansatazkiyahayyinstory

Februari 07, 2020

KHANSASTORY - DIKSI

Hadza Min Fadhli Rabbi.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣
Ayah bunda di manapun kini berada, rupanya kunci agar hati selalu tertanam rasa ikhas tanpa riya' itu sederhana, ayah bunda. Bila kita selalu terbiasa ingat bahwa segala sesuatunya tidak lain bersumber dari Allah. Atas izin Allah. Bila berhasil atau sedang mendapatkan sesuatu yang membuat hati ini senang, ingat semua itu karena karunia-Nya. Bila sedang di rundung pilu mengalami kesusahan, ingat pula ujian ini semata-semata sebagai sarana lebih dekat lagi dengan Allah. Semoga dengan begitu keluarga kita terbiasa menerima dengan lapang atas qada dan qadarnya, ya.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Ayah bunda, hari ini aku ingin bercerita. Sambil bertanya, habisnya aku bingung. Sebenarnya yang dimaksud ayah ibu apa sih?⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Saat itu pernah, ketika aku habis ngambek lumayan lama, (kalau kata ibu @sekitar_putri mah lagi rungsing) ibuku berkata :⁣⁣
⁣⁣
"Mungkin kita harus selektif lagi memilih diksi, ya. Khansa-nya lagi krisis situasi lagi mengamati."⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Begitu kata ibu kepada ayah @azurazie_ yang baru dari belakang sehabis menyimpan popok yang kotor. Aku sih tidak mengerti bahasa ibu. Tapi, kayaknya ayah mah paham.⁣⁣
⁣⁣
"Iya, ya. Khansa suka tiba-tiba baperan. Suka kaya merasa bersalah kalau habis dikasih tahu." Tuh kan ayah mah ngerti maksud ibu.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Yang aku tahu, tiba-tiba saja aku sebal sendiri, karena sehabis mandi tadi, ketika baru saja selesai ganti popok. Eh, aku pipis lagi. Padahal kata Amah, Dd kalau mau pipis sekarang aja sebelum ganti popok. Hmm... aku sih ngerti, tapi tadi mah kan belum pingin. Jadi aja aku merasa bersalah. Terus nangis deh.⁣⁣
⁣⁣
"PR kita nih, selain lebih belajar memilah kata tidak boleh, harus pintar juga mencari penggantinya." Ayah melanjutkan, lagi-lagi aku tidak paham maksudnya.⁣⁣
⁣⁣
"Iya alternatif yang lebih baik."⁣⁣⁣⁣
Tapi ibu mah ngerti-ngerti aja.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Hmm... aku mah lanjut menyusu aja deh. 😁⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
@30Haribercerita⁣⁣⁣⁣
#30HBC2007⁣⁣⁣⁣
#30haribercerita⁣⁣⁣⁣
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 06, 2020

KHANSASTORY - CEURIK

Maa Fii Qalbi Ghairullah.
Ayah bunda di manapun kini berada. Semoga hanya Allah saja yang selalu terpelihara cintanya di hati kita semua, ya. Sebab, bila Allah sudah selalu membersamai hatimu, akan lebih banyak garansi doa dan harapan untuk diijabah. Karena kasih sayang-Nya juga, cinta itu akan tumbuh pada hati tiap-tiap angota keluarga. Sehingga mitzaqon kholizo akan selalu kukuh dari sejak akad hingga syurga-Nya. Aamiin. Hingga keharmonisan keluarga akan selalu terjaga.
.

Ayah bunda, aku suka bingung deh sama teman-teman ibu @sekitar_putri dan ayah kalau lagi main ke rumah. Suka tiba-tiba ingin dengar aku menangis. Penasaran ingin dengar suaranya katanya mah. Padahal kata ayah @azurazie_ aku mah anaknya pintar. Kalau lagi banyak yang datang anteng, nggak pernah rewel minta ini itu. Hihi... Aku mah menangisnya juga irit. Nggak lama-lama.

Tapi, aku juga suka datang rewelnya sih, kalau kata ibu suka sibuk dengan tangan sendiri kalau udah kepingin nyusu.

Aku suka kasian juga sama ibu, kadang sewaktu beliau harus terbangun (padahal belum lama ketidurannya) bahasaku hanya bisa menangis untuk mengeluhkan sesuatu. Entah memang karena sudah haus lagi atau popoknya sudah 'jibrug' karena ompol.

Pernah, ketika ibu datang gemasnya beliau berkata "anak ayah nih kalau datang hausnya suka nggak sabaran kayak belum ketemu susu tiga minggu, padahal baru juga lepas lima belas menitan." .

Ayah yang mendengar itu tiba-tiba ketawa, "gimana sih ibu teh, anaknya baru juga dua minggu udah dibilang kaya udah nggak ketemu susu tiga minggu aja. Tekor dong?" . "Eh iya, ya." Tiba-tiba ayah ibu ketawa lagi. . "Tuh khansanya ikutan mesem-mesem bu." Kata ayah sambil mengusap kepalaku.

Hmm...cinta deh sama ayah ibu karena Allah.

@30haribercerita
#30Hbc2006
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 05, 2020

KHANSASTORY - BETAPA

Nurul huda wafana bihusnihi ahyana.
Cahaya petunjuk kematian kita diperoleh dari kebaikan kehidupan kita.

Ayah bunda, dimana pun kini berada, betapa beruntungnya bila diri ini terbiasa bermanfaat untuk orang lain. Ditambah lagi bila bisa saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan ketaqwaan.
.

Tambah beruntung lagi bila kebaikan itu di warisi, mengalir terus menerus meskipun diri kita sudah tiada. Semoga keluarga kita semua termasuk yang beruntung itu ya, ayah, bunda.

Sebentar lagi tiga pekan berlalu, ibu aku @sekitar_putri memulai rutinitas barunya menjadi seorang ibu. Mulailah terasa betapa nikmatnya bisa tidur nyenyak, apalagi bila aku sedang datang kolokannya. Ibu harus benar-benar pintar mencuri waktu untuk sekadar rebahan satu sampai setengah jam.

Aku suka bingung kalau sedang enak-enaknya bobo, tiba-tiba dibangunkan ayah @azurazie_ karena sudah cukup lama belum menyusu lagi. Kata ibu bidan tiga jam sekali masih harus menyusu untuk menambah berat badan. .
Tapi, kalau aku sedang tegar-tegarnya, masih ingin main, tiba-tiba disuruh bobo lagi, kata ayah biar ibu juga bisa ikut istirahat. Huuh... Tapi, ayah dan ibu juga suka gemas sendiri, ketika sudah berusaha membujuk aku untuk tidur, sambil di anyon-anyon dan ayah shalawatan. Ketika akunya sudah mulai meram-meram ayam. Eh, tiba-tiba saja ada yang tiba-tiba datang bertanya. .
"Udah tidur belum dd." .

Langsung deh aku tegar lagi. Hihi...
.

Ooh, betapa.... .
@30haribercerita
#30Hbc2005
#30Haribercerita
#KhansaTazkiyaHayyinstory

Februari 04, 2020

KHANSASTORY : AFIRMASI

Allah Yuftah 'Alaikum, Ayah Bunda di manapun kini berada.

Semoga tiap-tiap doa yang membersamai harapan-harapan baik itu, senantiasa Allah dengar dalam Kun Fayakun-Nya. Memberikan rasa lapang dalam dada di tiap-tiap urusan keluarga kita dengan kabar gembira. Agar senantiasa rumah tangganya hangat dalam rasa syukur. .

Suatu pagi ibu @sekitar_putri mengirim pesan di saat ayah @azurazie_ berada di kantor "Anak pintar, setelah di Afirmasi langsung diterapin." Kata ibu.

Ayah membalas pesan itu dengan 😘
Hmm, sekecil ini aku sudah mengerti apa itu rasa rindu.

Setiap ayah pulang dari kantor, ibu selalu menceritakan tentang aku selama ayah tidak ada di rumah. Ibu bercerita, aku pintar kalau sedang menyusu sudah tidak lagi sibuk dengan kedua tangan. Malahan sesekali posisi satu tangan mengusap kepala sendiri. Teringat kalau ada ayah di rumah, setiap menyusu selalu di usap-usap kepalanya. . 
 
Hmm, sekecil ini aku sudah mengerti apa itu rasa rindu.

@30haribercerita
#30HBC2004
#30Haribercerita
#khansatazkiyahayyinstory

Februari 03, 2020

KHANSASTORY - NAMA BELAKANGKU HAYYIN

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Bismillah... Ayah, bunda, apa kabar? Dimanapun kini berada, semoga Allah subhanahu wata'ala selalu menganugerahkan hal-hal yang baik untuk keluarga kita semua ya.
Hingga tiap-tiap ayah selalu memiliki pundak yang tangguh untuk berjuang menafkahi keluarga, sampai terus berusaha menjadi imam yang baik. Yang melindungi keluarganya dari api neraka. Sebagaimana yang Allah perintahkan dalam Al-Qur'an.

Hingga tiap-tiap ibu selalu memiliki kesabaran dan kelapangan hati untuk mengurusi banyak hal di keseharian. Yang selalu bangun lebih awal dan tidur paling akhir di rumah. Memastikan segala sesuatunya tersedia dengan baik dan baik-baik saja.

Hingga tenaga, pikiran, keringat, air mata yang keduanya tumpahkan, menjadi tabungan kebaikan. Hingga mampu menjadi sebaik-baiknya orang tua yang Allah banggakan karenanya.

Ayah, bunda di manapun kini berada. Perkenalkan nama ketiga ku Hayyin. Nama ini ayah @azurazie_ yang memberikan. Kata ayah artinya : yang memiliki keteduhan dan ketenangan hati lahir dan batin. Satu dari empat sifat yang harus dimiliki agar menjadi golongan penghuni syurga. 

Ayah @azurazie_ dan ibu @sekitar_putri menitipkan doa pada namaku ini, semoga aku bisa menjadi anak yang memiliki ketenangan dan keteduhan sesuai dengan makna namanya. Doakan ya ayah, bunda :)