Januari 31, 2018

WAKTU

Yang selalu tepat, adalah waktu. Yang seringnya terlambat, adalah kamu. Waktu tidak pernah mundur. Sedang kamu, mau maju pun sering di ulur-ulur. Waktu selalu pergi meninggalkan yang hanya diam. Sedang kamu sering tertinggal di kenangan masa silam. Waktu yang berakhir, kamu yang pada akhirnya tersingkir.
Sisa waktu untuk memperbaiki banyak hal. Tinggal kamu yang wajib berpikir, bagaimana untuk menambah bekal.
Dan demi waktu yang termaktub dalam Al-Qur'an, yang tidak pernah membual. Demi kamu yang masih berakal untuk belajar mengurangi bebal. Ingat-ingat, sebenarnya untuk apa sejauh ini waktu dihabiskan? Sudah tentu, nanti ada hisab, kan?
#azurazie_

Januari 30, 2018

YANG DIRENCANAKAN

Putri, di beberapa keadaan, boleh jadi jauh api dari panggangan, jauh dari apa yang sudah di rencanakan, jauh pula dari yang diharapkan.

Improvisasi, rencana B, atau apalah itu sebutannya. Yang menuntut kita, cepat untuk mengambil keputusan. Memilah-milah pertimbangan mana yang lebih baik. Begitulah, kita hanya mampu berperan sebaik mungkin. Dan terus berharap Sang Sutradara Agung, selalu memberi hidayah, agar langkah selalu terarah ke titian-titian yang lebih baik. Agar skenario di balik itu semua, ada hikmah dan pelajaran untuk masa di depan kita.

Maka, begitulah bijaknya, apapun keputusan yang akan kamu ambil, semoga tidak ada keputusasaan saat memilihnya. Tetap berprasangka dengan dugaan yang paling baik. Untuk Allah Yang Maha Bijak.

#azurazie_

Januari 29, 2018

TANAH YANG SUBUR

Di atas tanah yang subur, tumbuh pepohonan yang subur. Begitulah hukum alamnya. Semua yang baik, berasal dari yang baik.

Orang tua yang sabar mendidik anak-anaknya akan nilai agama, akan tumbuh anak-anak yang sadar akan kewajibannya sebagai hamba. Dapat point lebih, bila di masa depan, anak-anak itu tersebar, membawa banyak manfaat untuk lingkungan sekitarnya.

Maka, beruntunglah bila terlahir dari orang tua yang memiliki 'tanah yang subur' dalam hati mereka. Yang mengajarkan mengeja alif ba ta hingga ya. Yang memberitahu Alif Laam Raa, adalah 3 huruf, yang di setiapnya ada 10x kebaikan. Bukan Alamaro yang dibunyikan sembarangan.

Maka, dengan begitu semoga satu ayat Al-Qur'an, selalu mampu diterap dalam keseharian.

"Jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka."

Dengan memperbaiki ejaan ayat-ayat Al-Qur'an dalam shalat dan doa.

#azurazie_

Januari 28, 2018

DEMI MASA

Barangkali, keperluan kita setiap harinya terus bertambah. Sedangkan kemampuan, sedikit banyak berkurang, seiring dengan usia yang selalu bertumbuh.

Begitulah qodarullah, setiap apa-apa yang ada di dunia, adalah fana. Ada umur-umurnya. Ada kadaluarsanya. Ada batas-batas waktunya.

Maka, demi masa, semoga kita dijauhi dari golongan yang ada dalam kerugian. Yang masa mudanya, hanya habis menunggu masa tua. Yang waktu sehatnya, tidak dijaga, menjadi sebab sakitnya. Yang kesehariannya, lebih sering merasa miskin dibanding bersyukur sudah dicukupkan. Yang kelapangan waktunya, hanya sia-sia tidak menambah kebaikan. Dan yang hidupnya jauh dari ibadah untuk bekal di waktu datangnya kematian.

#azurazie_

Januari 27, 2018

BANGKRUT

Adalah riya yang melumat habis amal baik seseorang. Seperti lilin yang dinyalakan. Seperti keju yang meleleh di penggorengan. Seperti air yang dididihkan.

Seseorang yang merasa cukup bekalnya, banyak amal solehnya, kelak akan melongo ketika ternyata bangkrut di akhirat. Tersebab, tidak terasa sepanjang hidupnya, membiarkan riya menggerogoti amal-amalnya. Membiarkan riya mengekor di setiap perbuatannya.

Semisal, melakukan itu ingin dilihat banyak orang. Memberikan itu ingin dipuji orang lain. Sepotong status dibuat. Sampai kebaikan yang dibuat-buat. Itu memang hal sederhana, yang bisa menjadi malapetaka.

Adalah riya juga yang membuat orang lain merasa sudah menjadi pibadi lebih baik. Padahal kita bukanlah apa-apa, apabila ditelanjangi oleh aib-aib sendiri.  Allah sudah Maha Baik masih menutupi. Tidaklah kita seyogyanya ikut menjaga diri.

Semoga tulisan inipun terhindar dari sifat riya. Aamiin.

#azurazie_