Juni 24, 2013

Pesan nyawa sebelum ajalnya tiba

Usiaku bertambah senja..
Dan kematian pastinya semakin mendekat saja..
Sedangkan manfa’at belum sedikitpun kalian dekap..
Tujuan hidup yang selalu mampu membangunkanku saban tejatuh dan terjerembab..

Selama napas masih di kandung badan, aku masih dibutuhkan untuk memberi peran kebaikan.
Selama waktu masih bergerak berdetak, selalu ada asaku untuk memperbaiki diri menjelajah kehidupan.
Selama jiwa masih terpanggil untuk menuju seruanNya, aku luruh bersimpuh bersujud mengharap ridho dan ampunanNya.


24 komentar:

  1. selama anda masih bisa bernafas dan bergerak, anda wajib melakukan kebaikan. Karena hidup hanya sekali, tidak ada yang menjual nyawa pengganti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang, kebaikan yang membawa tiket selamat ya :)

      Hapus
  2. Dan, mati itu mudah, tp pertanggung jawaban'a yang mungkin susah serta melelahkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat sekali, harus banyak bekal biar lebih ringan

      Hapus
  3. bicara kematian... siapapun takut. Tapi ketika kita berani berbuat kebaikan kanpa tidak?


    ayu mau pesan apa lagi sbelum meninggal? teh tawar, teh manis, nasi goreng? hihiii.. makan yang belum kesampean eh malah bercanda hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaaah sayangnya yang kamu pesan nggak ada yang bisa membantu banyak Nur, cuma bantu perut aja hihi...

      Hapus
    2. nah entu dia hihihi,, proposal hidup kang uzay. coba dunk aku pengen liat proposal hidupnya akang. di review di blog. kan bagus tuh..

      hehe berasa radio minta request hehe

      Hapus
    3. proposal hidup ya? ngintip punya kamu dulu gimana? :D

      Hapus
  4. mau komen apa ya... , hny bs bilang, selama msh ada nafas maka berbuatlah kebaikan walaupun hny menyingkirkan ranting yg menghalang ditengah jalan.... *smile

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kebaikan bisa mengubah takdir kan ya?

      Hapus
  5. selama jiwa masih bersatu dengan raga..maka manfaatkanlah waktu tersisa untuk senantiasa mendekatkan diri kepada-NYA...salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kembali bang Hari, MAri lebih memanfaatkan waktu dengan lebih baik.

      Hapus
  6. saya serap hikmah tulisan ini.
    jadi ingaaat. hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk mengingatkan saya juga bang ini. MAsya Allah,,,

      Hapus
  7. Skrg pertanyaannya adalah selama kita hidup, brmnfaatkah kita tuk org lain....

    BalasHapus
  8. aduh tambah gede semoga tambah manfa'at deh umurnya. serem -_-

    BalasHapus

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)