Maret 19, 2015

Sekiranya tulisan ini



Sekiranya kau baca tulisan ini, itu artinya kau sedang kembali. Sedang diam-diam menemuiku. Di tempat yang dulu sama-sama kita sepakati sebagai tempat pertemuan. Kau ingat, dulu kita cukup sering saling bertukar tulisan. Melakukan banyak perbincangan melalui perantara kata-kata. Obrolan yang tidak bisa di wakili oleh lisan.

Saat-saat itulah kita akan merasa jauh lebih dekat. Karena kita merasa sedang memusatkan perhatian yang sama. Meraba-raba perasaan yang sedang ingin di sampaikan oleh masing-masing hati kita. Dan kita berdua menikmati itu bukan?

Sekiranya kau baca tulisan ini, itu artinya aku sedang menitipkan pesan. Ketika rindu sedang teramat sulit untuk sekedar diejakan. Aku ingin kau mencecap pesan itu lewat kata-kata. Dan hatimu meresapi maksudnya. Ini tidak sulit untuk dipahami kan? Mengingat dulu kita cukup akrab melakukan metode itu. Menitipkan pesan rindu ketika sedang sama-sama tidak ingin mengakuinya duluan.

Sekiranya kau baca tulisan ini, itu artinya aku sedang ingin menemuimu. Belakangan ini kau sedang sulit untuk di cari keberadaannya. Dan aku tidak banyak ide untuk bisa menemukanmu dimana. Selain di sini. Di baris-baris kata tulisan. Sejauh ini kita hanya berkenalan melalui tulisan kan? Dan aku cukup yakin bisa menemukanmu lagi di sini. Di tempat yang sama-sama pernah kita sepakati sebagai tempat pertemuan.

Sekiranya kau sudah membaca pesanku, sudi kiranya kau tanggapi dengan tulisan. Di tunggu. Jangan sampai kelamaan.









2 komentar:

  1. Pertemuan. Tempat, waktu dan cara yang unik. Tidak saling sapa tapi saling mengenal. Tidak saling berjabat tapi dekat :D

    BalasHapus
  2. Tulisan memang bisa menyampaikan pesan. BTW< bang uzat masih inget aku? Lama gak mampir ke sini. Blogwalking gak seaktif dulu ya :)

    BalasHapus

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)