Mei 27, 2018

IMAN & MALU

Iman itu naik turun. Kadang teratur, sering juga futur. Kalau lagi turun bisa bahaya kalau dibiarkan berlarut-larut. Ada rasa enggan untuk memulainya lagi. Lebih bahaya lagi kalau sudah semakin lunturnya rasa malu. Maka, iman harus dididik dengan rasa malu. Malu kalau terus-terusan masbuk, malu kalau terus-terusan malas. Malu kalau terus-terusan mengumbar maksiat. Dan sebagainya dan sebagainya.

Nah, perkara malu. Adalah sebaik-baiknya fitrah sebagai seorang muslimah. Makanya yang sadar diri atas kodratnya dari hati, muslimah-muslimah yang solehah akan menutup sedemikian rupa auratnya. Akan menjaga lisan dan pandangannya. Mahkota yang mereka miliki amatlah berharga. Di matanya sendiri. Apalagi di mata orang-orang yang memandangnya.

Mirisnya di zaman sekarang ini, rasa malu rasanya semakin terkikis dari pribadi seorang perempuan. Contoh sederhana, di grup-grup atau pun social media. Ada saja satu dua perempuan yang sengaja benar meng-share video-video yang agak sedikit 'nyeleneh' 'vulgar'. Yang kalau direnungi itu sama saja menjatuhkan harga dirinya sebagai seorang perempuan yang memiliki rasa malu. Bayangkan saja, tidak sampai lama komentar komentar genit mulai muncul dari kaum laki-laki. Yang memang notabenenya 'doyan' dengan hal-hal seperti itu. Isi video/gambar itu menjadi bahan guyonan, bahan ledekan meraka. Yang lucunya lagi si perempuan ikut tertawa. Ikut komentar. Seakan lumrah saja.

Duh, begitulah di zaman sekarang. Banyak hal-hal yang seharusnya tidak dijadikan bahan lucu-lucuan, yang tidak berfaedah, tidak menambah manfaat. Tapi sangat digandrungi oleh kita semua. Setiap hari secara tidak sadar kita konsumsi bersama-sama.

Maka, adalah benar. Adakalanya iman itu naik turun. Bila sedang naik, apapun menjadi teratur. Bila sedang turun, menjadi kendur dan futur. Dan rasa malu menjadi kontribusi yang cukup besar untuk mempengaruhi keadaannya.

Semoga kita semua mampu menjaga kestabilan hati. Untuk senantiasa memupuk iman dan rasa malu.

11 Ramadhan 1439H
#Ramadhanberkualitas
@azurazie_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)