Agustus 06, 2013

Laila, tak pantaskah aku dirindu?

Laila,
Sudahkah kau datang tahun ini?
Menyemarakkan langit dengan taburan cahaya yang menenangkan.
Sudahkah kau menyajikan semua itu?
Tapi kenapa aku tak jua mampu merasakan kehadiranmu.
Sedangkan ini sudah berada di ujung perjalanan.

Laila,
Tak bisakah kamu menampakkan diri barang sebentar.
Membasuh dahaga kerongkongan yang menyekat napas iman.
Yang tandus akan kelalaian.

Laila,
Ataukah tahun ini lagi-lagi kita tak berjodoh.
Sedangkan umurku sangsi bisa menjumpaimu di tahun yang akan datang.

Laila,
Tak cukupkah kau bergembira menghampiriku.
Bergembira atas sambutanku yang (masih) saja alakadarnya.

Laila,
Masih belum pantaskah tahun ini aku dijumpai olehmu.
Membawakan cahaya 1000bulan untukku.

Laila,
Tadi malam kau datang bukan?
Menawarkan jutaan cinta kepada pemuja Sang Maha Pecinta.
Tidakkah kau menyinggahiku?
Melihatku merengkuh dan mendengar lirihan doaku.
Ah... mungkin bagimu rayuanku belum semerdu dan setulus yang kau mau.
Belum setulus dan selembut orang-orang pilihan.

Laila,
Tak pantaskah aku dirindu?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)