Oktober 17, 2026

CERBUNG PUKUL 5 SORE : AKHIRNYA!

 Tepat pukul lima sore.

“Jadi sore ini akan hujan?” Gadis bermata sendu itu bertanya setelah aku kembali menunaikan laporan rutin kepada DERAS.

“Sepertinya begitu.” Kataku sambil meletakkan segelas cokelat panas. “Sore ini gratis isi ulang.” Kataku menawarkan. Pesanan HIDUP sudah habis sejak tadi.

“Aduh maaf aku sudah harus pergi.” Katanya hendak beranjak sambil menyambar tas.

“Karena akan turun hujan? Apa karena itu juga kau tidak berganti baju?”

“Waah benar-benar pemerhati yang baik.” Seketika HIDUP tertawa. Ia memutuskan untuk duduk lagi.

“Habis aku perhatikan kau suka sekali berganti baju kalau aku selesai memberi laporan.”

“Untuk yang pertama iya, untuk yang kedua tidak.” HIDUP menghela napas sejenak. “Terima kasih tawaran cokelat panasnya. Silakan tuan kasir habiskan sendiri saja. Anggap saja bonus karena tidak jadi lembur hari ini.”

“Kenapa terkesan buru-buru. Sesuatu yang dibiarkan menggantung itu tidak enak sekali kau tahu. Apalagi jika menyangkut pertanyaan.” Entah kenapa aku berani mengatakan itu. Apa pula hakku mencegahnya pergi?

“Aku baru ingat harus kembali sebelum jam setengah enam sore.”

Aku mengangguk memaklumi alasananya. Kembali ke mana? Apa aku boleh tahu lebih banyak?

“Besok di jam yang sama. Aku jawab tuntas pertanyaan itu.” kini HIDUP benar-benar akan beranjak.

“Oke aku tunggu nona pengingat yang baik.” Aku ikut bangun menggeser kursi agar langkahnya lebih mudah.

“Aku tunggu juga cerita Tanah Surga yang kau tahu ya, tuan pemerhati yang baik.”

Aku langsung mengangguk mengiyakan.

Cerita tentang Tanah Surga? Oh Enyi Na Enyi sepertinya engkau harus menceritakan semua yang kau tahu tentang INDONESIA.

Ya, kesempatan itu akhirnya datang. Menggugurkan semua hal yang mengganggu pikiran. Meluruhkan ketegangan-ketegangan beban. Kesempatan yang di bulan-bulan berikutnya justru membuat aku berulang-ulang bertanya.

Apakah mungkin HIDUP bisa tanpa UDARA?


@azurazie_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)