April 24, 2013

Parsial | Hati yang baru

Yang dibutuhkan bukan hanya soal waktu, adanya kesiapan hati untuk menerima pemahaman yang baru. Mulai bergegaslah, kadang ada langkah yang harus dipacu lebih tegas.

Kau tahu kelemahan jarak? ia tak kuasa memperpendek langkah dikala sesuatu ada yang terdesak. Rasa khawatir misalnya.


Biarpun menulis tentang kamu sama saja mengundang rindu bertamu. Nyatanya aku selalu tak bisa mengelaknya.

Terkadang sepasang rindu baru benar-benar bertemu ketika keduanya sudah melupa. Ah, ada hal-hal yang lebih baik tidak perlu rencana.

Kalau hati sudah dibumbui rasa, butuh waktu lebih lama untuk sekedar menyapa.

Kesederhanaan terletak dari bagaimana kamu merasakannya. Suatu hal yang dianggap hati cukup. Tapi satu hal yang dirasa sederhana tak pernah benar-benar sederhana.

Kau tahu kelemahan orang yang gemar sekali menasehati soal hati? rahasia kecilnya ia juga masih harus berbenah di hatinya sendiri.

Sejumput rasa yang berkali-kali terpangkas paksa, ketika sudah mulai tumbuh liar. Tentang pekarangan hati yang belum juga menghijau.

Ada yang membisik rindu, sayup-sayup lemah sekali. Sampai aku sanksi itu bukan rindu, tidak ada debaran hati di sana.

Aku sedang menghijaukan kenangan, setelah sekian lama hanya aku biarkan menguning. Bukan untuk kembali ke masa lalu, hanya menyiapkan tempat untuk hati yang baru.

postingan sebelumnya {CERPEN} : Dua Sisi - Satu Arah

7 komentar:

  1. hati selalu perlu diperbaharui agar tak ada kebosanan yang bisa mengoyak-ngoyak segala sesuatu yang sudah terpelihara indah selama ini...salam :-)

    BalasHapus
  2. hatinya baru yah? beli dimana?
    #edh

    ya sudah cari hatinya hati hati yah

    BalasHapus
  3. membaca semuanya.. semakin bingung dengan gayamu..
    apakah sama, kita?

    BalasHapus
  4. aku juga bingung, sama kaya gulunganpita :(

    BalasHapus
  5. ya Allah.. da lama ngk maen kesini. mari baca membaca dulu dari atas :}

    BalasHapus
  6. yang ketiga dari atas itu huft banget :3

    BalasHapus

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)