Maret 30, 2019

UNTUKMU, TELINGA

Duhai, telinga, 

Ada yang memanggilmu di sepertiga malam.
Allah langsung untuk mendengar rintihnya doa-doa. Apa yang membuatmu tertutup untuk menjawab panggilannya? apa kau lebih mendengar kata kantuk, hingga masih jua terlelap.

Oh, telinga,

Ada juga yang memanggil-manggilmu 5 waktu dalam sehari. Panggilan muadzin. Untuk menunaikan shalat fardu. Apa yang membuatmu malas untuk beranjak, memenuhi panggilan itu? apa kau lebih mendengar kata sibuk, hingga lupa sampai akhir waktu. 

Duh, telinga,

Ada yang memanggil-manggilmu setiap saat. Adalah kematia. Usia yang bertambah, umur yang berkurang. Terus memanggilmu menuntut adanya perubahan. Mulai dari kesehatan yang menurun. Tenaga yang berkurang. Penglihatan yang kabur. Hingga tak terasa kau semakin tua.

Hanya saja panggilan itu justru Allah yang tidak perdengarkan sebelum waktunya. Hingga Allah perintahkan Izrail datang menyapa. Dalam bentuk amalan yang kau punya. 

Maka.

Terserah kau, telinga,
Mana dari panggilan-panggilan itu yang kau usahakan untuk selalu mendengarnya. Tunduk dan patuh menunaikannya.

Dari hati yang selalu berharap kau baik-baik saja.

@azurazie_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)