Keseharian kita mungkin tidak selalu dapat yang ideal sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sesuai yang sudah kita hitung-hitung dengan rumus matematika kita sendiri. Tetapi, yakinlah takaran dan porsi yang kita dapatkan sudah selalu adil. Tetap berprasangka baik terhadap-Nya adalah koentji, sebagai ikhtiar untuk selalu dapat meraih Ridho-Nya.
Kita tidak bisa menerka rumus matematika Allah ketika bekerja dengan cara-Nya. Sampai tidak terasa, tahu-tahu semua sudah terpenuhi. Tahu-tahu semua sudah tercukupi. Tahu-tahu semua sudah selesai dengan paripurna.
Maka, beruntunglah ia yang secara sadar berdoa bukan agar ditambahkan. Tetapi hanya memohon agar segala sesuatunya dicukupkan. Dengan berkah yang kebaikannya bertambah. Mengalir apaadanya, sebagaimana janji Allah yang menjamin kebutuhan rezeki semua makhluk-Nya.
Dan rasa syukur terbaik, ada pada sabarnya.
@azurazie_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)