Mei 28, 2013

Kayu bakar

*Rencana adalah bagian dari pembakaran semangat

Mari sejenak kita coba berfilosofi dengan kayu bakar.

Kalian tahu setumpuk kayu bakar di tungku perapian akan selamanya menjadi potongan kayu jika tidak disulu oleh api. Sedangkan jika ada nyala api sedikit saja, meskipun lambat serpihan kayu itu akan habis terbakar. Apalagi jika nyala apinya membesar, ditambah amunisi minyak tanah atau bensin, hanya hitungan detik saja kayu bakar itu menjadi arang matang, atau bahkan abu. Tiada sisa.

Nah anggap saja potongan kayu bakar yang menumpuk di tungku perapian adalah rencana-rencana yang kalian sudah susun, sedangkan percikan-percikan api adalah semangat juangmu. Tergantung bagaimana kobaran apimu bekerja, semangatmu terbakar. Maka sekejab saja rencana-rencana yang kamu susun itu menjadi tujuan nyata keberhasilan. Kayu-kayu bakar itu menjadi abu yang diterbangkan angin. Bebas dari belenggu tungku api.