Maret 03, 2012

Berharap & Menanti

Suatu sore di bawah pohon rindang, sekelompok abg menatap langit dengan beraneka suasana, ntah itu tatapan kosong, hampa, terbuai lamunan bahkan ada yang sampai tertidur dan mendengkur, Di tengah kesunyian satu suara angkat bicara.

sini
“Hei kalian tau ngga bedanya berharap & menanti??? “

Seketika 4 sosok abg itu spontan menatap tanda tanya di kepala mereka masing-masing yang sudah mulai berputar-putar mencari makna dari pertanyaan yang dilontarkan temannya tadi,
“Buat gw berharap itu menyenangkan karena dengannya gw bisa terbuai penuh penantian, rindu dan angan-angan yang akan kesampaian”

“tidak buat gw berharap itu menyakitkan, menunggu yang belum tentu pasti terjadi, buang waktu dan hanya menyisakan ketololan kalau harapan itu tidak datang”

“Karena itu seandainya bisa hidup gw tak pernah kenal dengan namanya berharap & menanti”

“gw no comment, gw mau tidur aja mau nerusin impian yang bebas gw bawa terbang kemana-mana,” tak seberapa lama kembali mendengkur.

                                                          *******

Di persimpangan lakaran minda itu dia melangkah tertatih, ke sebuah cahaya yang tak begitu terang tapi bisa membuatnya nyaman, sambil bertanya-tanya:

Mau kemana aku?? Ada dimana ini?? yang aku tau hanyalah aku sedang berjalan menuju sebuah cahaya dan terdengar sayup-sayup suara kalam merdu, yang datangnya entah dari mana. suara itu semakin dekat, cahaya nya semakin melebar, terus semakin terang dan semakin terang, aku nyaman sungguh aku nyaman dengan suasananya, aku pun berlari terus berlari ingin segera masuk kedalam cahaya itu” terdengar semakin jelas namun entah kenapa sulit sekali untuk menggapainya, seakan-akan kaki ku terikat padahal aku sudah berlari dengan sekuat tenaga.

Napasku semakin terengah-engah, namun kenapa suaranya semakin kecil tak sejelas tadi, membuatku semakin penasaran, sampailah aku disebuah surau kecil sambil berusaha mengatur napas yang terputus-putus, tangan ku menekuk memegang dua lututku, entahlah untuk apa, yang ku tau aku lega karena aku sudah sampai ke tujuan dimana cahaya dan suara itu berasal.

“Assalamu’alaikum mas “

" Aku terkaget karena ku dengar suara salam itu, karena aku belum sempat melihat ada apa disekelilingku, aku hanya tertunduk karena teramat lelah, saat ku toleh kearah suara replek aku berdiri tak percaya dengan apa yang aku lihat, entah perasaan apa ini, aku nyaman teramat sangat nyaman saat ku lihat sosok di depanku yang hanya menunduk tersip " 

“Wa wa 'alaikumsalam“ 

Sambil terbata-bata akhirnya suara ku keluar yang sebelumnya seolah membeku. Akupun tertunduk entah kenapa, yang ku tau aku tak berani menatapnya. Entah kenapa aku pun bingung, diam sesaat mematung, dan saat aku beranikan untuk melihatnya sekali lagi. Sosok itu pun hilang, ku perhatikan seluruh sekeliling ku, mencari sosok itu, tak ada, kemana dia?? Kemana dia?? Kenapa begitu cepat berlalu?? Saat aku sedang kebingungan dengan apa yang aku lakukan, aku tertunduk kembali, tiba-tiba ada tepukan hangat yang sangat aku kenal, 

“Cari apa kamu nak?’’ tepukan sosok kakek yang entah akupun tak pernah  tahu siapa dia entah dia nyata atau kah hanya sosok imajinasi ku di dunia mimpi ini, yang aku tau hanyalah sosok itu selalu datang saat aku bersedih, saat aku terpuruk, yang datang menghibur ku saat aku putus asa. Yang menegur ku saat aku lalai dan bimbang.

“ Dia yang kau cari ??“ Sambil menunjuk sosok gadis yang tadi kulihat sedang berjalan membawa sebuah mushaf yang aku pun tak tau mau kemana. Jauh semakin jauh dan bayang nya semakin tak terlihat.

Kembali ku tertunduk, 

“Bersabarlah nak suatu saat kamu nanti akan menemukan dia..,” sambil berlalu seperti yang sudah-sudah. Kalimat yang sudah ku hapal dari sosok kakek itu, kalimat yang mampu membakar semangat ku ketika ku terbangun… 



" Woooy bangun molor mulu, ayo berangkat lagi " ke empat abg itu berjalan kembali meneruskan harapan dan penantian masing-masing.. 

17 komentar:

  1. Pesan sang kakek,"suatu saat kamu akan menemukannya". Sesosok wanita yang sedang membawa mushaf itu. Entah itu hanya mimpi belaka sebagai bunga tidur atau suatu petunjuk dari yang maha kuasa. Tapi karena mimpi itulah yang terus memotivasimu untuk melangkah maju dan menemukan sosok itu dalam dunia nyata. Itulah harapan. Berharap sesuatu itu ada di dunia nyata.

    BalasHapus
  2. @HP Yitno Tepat!! anda berhasil menebak jalan ceritanya..

    makasih ya abang,,

    BalasHapus
  3. gak tau ini apa yang aku pikirkan dengan apa yang kamu tulis, sama apa gak.
    menurutku, si "aku" berlari dan mengejar cahaya seperti mendapat petunjuk jika ia akan menemukan sesuatu yang sebenarnya ingin ia cari. ia berharap menemukannya. dan ketika ia mendengar ucapan salam yang ternyata hanya angan dan khayalannya, bahwasanya si gadis itu jauh dan mungkin tak tergapai. namun, si "aku" berharap menemukan sosok yang seperti itu.
    *tsah, bingung ngejelasinnya aku. --" sekiranya begitu yang ku tangkap. hehe :p

    BalasHapus
  4. @nama saja jhenkelind Iyah hanya sebuah harapan yang terbawa ke alam lakaran minda, sebuah harapan tapi mungkin sulit untuk digapai.. sebenarnya itu hanya imajinasi dari bunga tidurnya..

    BalasHapus
  5. baru liat, setuju sama si yitno. hehe.. tapi jika sabar mungkin bisa untuk digapai. *heahea..
    wah si gingsul senang nulis rupanya.. hehe. basith kedua ya? hehe :D

    BalasHapus
  6. wow~
    dia memimpikan hal yang menjadi harapannya ^^
    semoga kelak dia bisa menemukannya =)

    BalasHapus
  7. hmmm... jadi "dia" yang ada di mimpi itu yang diharap atau yang dinanti? :D

    BalasHapus
  8. aku suka kalimat terakhirnya.. =')

    BalasHapus
  9. kamu mencariku kakanda? :p

    BalasHapus
  10. 4 sekawan kirain masih ada hubungannya sama cerpen "sang putri,pangeran berkuda, dan dua kurcaci sarung" mueheheh

    BalasHapus
  11. suatu saat akan menemukan dia...yah kalo dia ga ketemu ketemu minta bantuan tim termehek mehek.wkwkwkw

    salam kenaaaaal =))

    BalasHapus
  12. wohhoho ..
    nice story bang ..

    BalasHapus
  13. oalaah mimpi :D saya sering tuh begitu. mimpi dan ketika bangun negara api menyerang. hehe

    BalasHapus
  14. all@ makasih ya semua.. maaf ngga di bales satu-satu..

    BalasHapus

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)