Maret 20, 2012

Semanggi, 180312

Perjalanan ini singkat, tapi mungkin akan bermakna =)

Parung 05:30

Status di Jejaring Sosial itu mengawali hari ini, mungkin memang sebuah kata sederhana, tapi berjiwa sebuah Do’a bermanis harapan. bukan kah sebuah perjalanan itu memang selalu membawa harapan dan Doa??

“ Tam, jadi kumpul jam berapa?? “ satu message delivered, lirik jam baru berputar tepat jam setengah enam, “ 

“ Jam ½ delapan Zay “ satu pesan masuk. lumayan, masih ada waktu menjelajah dunia maya.

******


Satu jam setengah berlalu, pagi ini Uzay sudah janjian sama anak-anak Regional Bogor ketemuan di depan TATO ( Taman Topi ), niatnya untuk jalan bareng ke acara Kopdar yang di adain oleh ASRAMA KANCUT KEBLENGER, yang kali ini se-jabodetabek. Sepanjang perjalanan lagu-lagu Maliq D'Essentials masih setia menemani kesendirian. 

Oh aku tak ingin terus terbelenggu
Dengan fikiran tak menentu
Sungguh aku tak bisa
Membuat ku terlalu
Jauh mengkhayalkan tentang kita
Ku disini sepertinya masih berharap
Meski tak mungkin ku menunjukkannya
Kenyataannya membuat ku sedikit gila

******

Depan Taman Topi

“ Tam, loe udah di tempat belum ?? “ pesan di kirim,  

 lirik jam udah hampir jam ½ 8, Uzay mulai sedikit ngga sabaran, cepat-cepat ingin sampai ke tempat yang udah ditentuin, maklum buat Uzay lebih baik menunggu dari pada harus dirinya yang di tunggu.

“ Farid, posisi loe di mana?? “ satu message ke nomer Farid, Mahasiswa perantauan dari Padang.

“ Sorry Zay, gw masih di jalan, jalan sempur di tutup gw kena macet!! “ messege dari Tamy, asal Tasik yang suka banget pake sepatu Boot, dan cinta mati sama yang namanya photoshoot. 

Uzay melangkah beli minum untuk sedikit melegakan tenggorokan. 

“ =A= sumpah gw baru bangun, udah pada kumpul ya??, sory – sory *muka bantal “ message Farid

“ Whaaat ?? “  melongo sendiri jam dinding hape udah hampir jam delapan.

Tiga puluh menit berlalu, satu penampakan hidung menghampiri, ternyata Tamy dengan muka sedikit bersalahnya.

******

Pintu loket Stasiun Bogor 

“ Lah ini Farid kemana?? Katanya udah OTW, lama banget “ gerutu Tamy yang udah mulai kesemutan.

“ Hahaha “ Uzay ketawa yang sumpah emang ngga ada yang lucu yang bisa diketawain, sambil celingak celinguk ke luar loket mencari penampakan seorang Farid dengan baju kebangsaannya. 

Nihil!! > 08.30

“ Gw yakin, itu anak waktu bilang OTW nya, lagi meragain gerakan Slow Motion. hahaha.. “ lanjut Tamy “ gw cari minum dulu Zay “ lalu berlalu ke sebuah mini market.

Bentaaaaaaaaaaar gwwwwwww ooooooooteeeeeeeeweeeeee *sambil pasang muka bantal >> bayangin sendiri slow motion nya.

Seperti biasa, udah kebiasaan Uzay kalau mau kemana-mana dan sekiranya bakalan mati gaya, senjata utamanya adalah sebuah buku, ya kali ini yang dia pegang, sebuah Novel Serpihan Kaca, karya dari seorang teman blogger juga berinisial NF yang baru seminggu dia pesan langsung ke sang penulis di blog nya.  


Hidup itu bagaikan serpihan-serpihan kaca,
 Kadang bila kita tidak berhati-hati serpihan itu akan melukai kita, 
coba saja kau injak maka kamu akan mendapati darah keluar dari sela-sela kulitmu.
 Tapi bila kita berhati-hati serpihan itu tidak akan melukai, 
bahkan kita bisa memegangnya, 
meletakkannya di tangan dan cahaya akan berpendar dari serpihan itu.

Hidup itu bagaikan serpihan kaca
tiap waktu yang kita lalui adalah serpihan-serpihannya
kumpulkanlah.. kumpulkan serpihannya
maka kau akan mendapati satu kaca yang utuh
dan kau akan pula dapat melihat wajahmu dari retakan itu
kumpulkanlah.. kumpulkan serpihannya
tanpa terasa kau akan teringat kembali bahwa ada cerita dibalik setiap serpihannya

“ Kalau ada bacaan kan lumayan daripada lu manyun!! “ di perhatiin semua penghuni loket udah berkali-kali ganti antrian, mungkin udah ada yang sampai tujuan kali, tapi Mahasiswa perantauan itu belum juga menampakan diri >> 09.00

Terlihat Tamy, mondar-mandir di pintu Loket, sambil menikmati sebotol minuman yang baru dia beli, berharap yang sudah ditunggu sejak tadi, segera datang,

Ingin kulihat dari matamu
Bilakah kaupun merindukanku
Terasa indah di hatiku
Saat dirimu hadir untukku
Ingin kudengar dari hatimu
Sudikah kau tuk temani aku
Begitu indah kurasakan
Bila hadirmu memang untukku..dan kini

Tak Lama Sesosok cowo absurd, mungkin efek belum mandi kali, mengacungkan dua jarinya, sambil mesem-mesem “ Piss “ >> 09.15

Dan sebagai penebus dosa, Farid pun merogoh dompetnya, beli tiga tiket untuk kedua temannya, menuju Stasiun Kota.  

“ Semanggi, Regional Bogoooor dataaaaaaaaaaaang!!! “

******
Kereta

Tiga remaja tulen dari tiga daerah yang berbeda, berkumpul di satu jajaran bangku Kereta, berharap tidak terlalu telat dari jadwal yang udah di tentukan. Perjalanan lumayan panjang, dari ujung ke ujung Stasiun, hanya obrolan ringan seputar Kopdar KK dan topik-topik hangat yang ada di Grup KK, dan rencana KOPDAR selanjutnya untuk daerah Bogor, Picnic & menjelajah alam. Memang baru dua kesempatan untuk ketemu, tapi rasanya mereka bertiga sudah kenal jauh, itulah persahabatan, tidak ada jarak yang bisa membentengi. dan ketiganya semakin tidak sabar bertemu dengan yang lain.

Sampai Stasiun Kota, mereka bertiga masih harus mencari pintu BUS WAY, lagi –lagi Tamy yang banyak berperan, maklum lah dua jejaka yang ngebuntutinnya, termasuk yang gaptek untuk urusan daerah Jakarta, bisa disingkat ini perjalanan “ dua jejaka dikawal cewe perkasa “ #eaaa… adanya Tamy kedua perjaka itu terasa aman.. huahahahaha miris..

******
Solaria 11.30

Sampai Plaza Semanggi, masih butuh perjuangan untuk menuju lantai 10, Solaria menjadi tujuan kali ini, yang katanya anggota lain dari KK udah pada kumpul disana, masih aja perjalanan ini belum mulus, mereka bertiga malah jadi korban lift, sampai tiga kali salah naik lift, ckckck.. entah ini emang ritual perjalanan, yang memang harus dilalui, atau emang lift itu sengaja menculik mereka-mereka yang polos, yang jelas cerita memalukan ini sengaja di keep, dan cukup mereka tiga lah yang tau.. LOL..

Ternyata udah ada sekitar 32 orang, anggota KK yang memadati Solaria tersebut, dengan muka-muka lapar, menunggu pesanan datang, Uzay dan Farid duduk di pojok kiri, tempat benar-benar strategis untuk memandang dan memperhatikan semuanya, semua memang terlihat masih asing, cuma sebagian wajah yang memang udah pernah ketemu sebelumnya, tapi asing disini terasa beda, karena biar baru ketemu pun, mereka semua sudah terlihat benar-benar akrab, semua berkat dunia maya. Lagi-lagi jarak bukanlah sebuah penghalang untuk datangnya rasa nyaman dan keakraban. hanya saja tidak bisa di sebutkan satu - persatu terlalu banyak. biarkanlah jejak kaki - kaki kami, dan suara demo perut yang mewakili, keakraban di Solaria itu.

Seketika seperti ada sebuah mata yang memandang lurus kearah Uzay, benar adanya, tanpa sengaja mata Uzay bertemu dengan mata itu.  

“ Ooow ituuu…. ” hati Uzay tersenyum dengan kesimpulannya sendiri. Tidak hanya sekali rupanya kedua pasang mata itu selalu bertemu. Ada fenomena apa ini??, entahlah...

ku denganmu selalu jadi pertanyaan
tanpa sebuah jawaban, tanpa cinta
dirimu dan aku tlah banyak buang waktu
trus mencari jawaban cinta

Semilir angin yang bertiup, membuat suasana Solaria semakin sejuk, tak terasa yang semula keakraban hanya sebatas Maya, kini mereka bertemu, dalam satu keluarga, meski ini hanya sebagian kecilnya. Oh, Tuhan jaga keakraban ini, semoga lebih abadi, tidak hanya sekedar waktu singkat, sesingkat antara pertemuan dan perpisahan.

Rupanya angin yang bertiup itu, tak hanya membuat sejuk tapi untuk sebagian, justru membuat mata mengantuk, ditambah alunan musiknya yang semakin melow “ bantal mana bantal ”

******

Inul Vista

“ Kenapa setiap awalan karaoke selalu dipanasi dengan lagu dangdut?? Ckckck “ itu pertanyaan yang diajukan hati Uzay. Maklum sejak dulu dirinya tidak begitu bisa menikmati alunan Dandut, dari versi manapun. Haha.. tapi aksi dari 32 orang itu, nyaris selalu bikin Uzay ketawa-ketawa, heboh sekali mereka semua. Meski tidak terjun langsung ke area Karaoke dan berbaur dengan kehebohan yang lain, tapi Uzay menikmati suasana karaoke itu sampai waktu pembagian kado berlangsung, Dan lagi-lagi ditempat karaoke itu, sesekali bola mata itu bertemu, dan semakin intens. hmph..

Yang Uzay tau, mata itu terlihat menawan dengan balutan hijabnya, terlihat seperti mata sayang seorang Ibu, apa ini namanya cinta pandangan pertama ??, hmph.. tentu bukan, buat Uzay ini hanya sebatas perasaan Simpati ( kagum ), Simpati terhadap si empunya mata, yang sejak kenal lewat dunia maya, terlihat begitu energik, dan saat bertemu di dunia nyata, ternyata bisa lebih anggun dengan hijabnya.. hanya saja terlihat lebih pendek. hehe.. itulah kesimpulan di hati Uzay.

Just Simpati, karena masih ada hati yang harus Uzay jaga.

Perjalanan pulang 17.00

Mungkin perjalanan ini singkat tapi, benar-benar bermakna dihati untuk 32 orang itu. dan hari ini sudah menjadi sejarah, 

 Persahabatan Dunia Maya menjadi nyata
Dalam satu naungan Kancut Keblengger, semua berpamitan kehabitat mereka masing-masing, berpisah sampai KOPDAR selanjutnya, begitu juga bagi Uzay, Tamy dan Farid, kembali ke Bogor dengan membawa oleh-oleh, tiga buah sabun untuk Uzay, sebuah obeng untuk Tamy dan roti bersayap untuk Farid, hasil dari tuker kado hari itu. entah ketiga benda itu kalau di jadikan satu akan seperti apa.. Absurd..

Pertemuan singkat itu bermakna,
Bermakna dalam satu ikat persahabatan,
Memori yang tak akan pernah hilang,
Lahir cerita dia dengan si dia,
Atau sekedar panggilan keakraban,

The End..

Hal yang paling aku takuti bukanlah membuat kecewa, tapi aku lebih takut menyakiti satu hati yang aku sendiri ngga pernah tau sedalam apa hati itu sakit.



    34 komentar:

    1. Bahahaha, Benerkan ganas!
      Btw, Bully nggak ya..?

      BalasHapus
    2. wanita itu? sepertinya aku tau siapa dia :))
      ujay diem mulu. ampe aku di tanya 'itu dia kok diem aja sih sen sok cool banget kayaknya' hahahaha XD

      BalasHapus
    3. Oh aku baru tahu si tami dapat obeng, owalah, hadiahnya pada nyeleneh semua XD apalagi sutra~ Oh men hahaha XD

      BalasHapus
    4. Waaah seruu itu, rameeee :D

      BalasHapus
    5. Bang mata itu Bang? kenapa gak digebet aje Bang? ah.. penonton kecewa =.=

      BalasHapus
    6. wah pengen juga kopdar ma temen2 tapi sayang masih belum ada dana, apa lagi banyak cewek tuh buset enak banget :D

      BalasHapus
    7. wwhaaha
      harusnya 33 orang noh bang ..
      gua tadinya mo ikut .. tapi berhalangan karena ngurusin Karya Ilmiah
      next time ajak2 gue lagi ye ..:D

      BalasHapus
    8. hahahahahahaha abang kece berarti, ga telat xD
      om parid maaah, heeem uuuuhhhmmmmm
      hahhahahaha xP

      BalasHapus
    9. Hebat..!!!
      Bang Ujay Patut di.contoh...
      kaga ngaret kaya yang laen.... hahahhaha :D

      BalasHapus
    10. bang uzaaaaaaaaaaaaaaaay . aku enviiiiiiih. ih ih aku jauh banget kaga bisa kopdaran *seribu airmata* ecieeeee mata itu ecieeee mata saha atuh kang ?

      BalasHapus
    11. Ciye...ciye...
      Siapakah sepasang bola mata itu. Adakah yang termasuk komentator di blognya kang uzay?

      BalasHapus
    12. iihh ada namaku.. acik acciikk :D

      mata itu terlihat menawan dengan balutan hijaunya?? emang matanya dibalutin kain yaaa.. :P

      kalau aku jadi si mata dan baca "pesan : Pertahankan & tetap istiqomah", aku akan bilang Maksud looo?? ^^V

      BalasHapus
    13. mungkin OTW yang dimaksud teman Mas Uzay itu bukan OTW nya orang barat sono, tapi OTW nya orang Jogja, Ok tunggu wae. hehehehe...

      BalasHapus
    14. *uhuk
      Sepertinya saya paham siapa wanita yang berhasil membuat bang Ujay bertanya "Apakah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama ?".

      Ayo bang, gebet aja, jadiin pacar sekalian #eh #ngomporin

      BalasHapus
    15. setelah menyimak postingan di atas ternyata banyak kesan dan pesan yg terkandung.. Sukses selalu sobat.

      BalasHapus
    16. eheemm...cuitt,,,cuitt...ciapa kah pemilik mata indah itu, kasiih tauu gue dong bangg :D

      BalasHapus
    17. yg ikut banyak banget bikin iri u,u

      BalasHapus
    18. bola mata yang indah itu siapa ya. yang berhijab. ka kembar kah? irvina? zihny atau siapa...
      cciieee

      BalasHapus
    19. wah ko ane ga di ajak ya? padahal ane di Jakarta loh? wah kurang lama kali ya ane ngeblognya? nunggu ah... biar bisa ikut kaya ginian.

      BalasHapus
    20. seru tuh .... :D kopi darat,,,,,, w mah ga ada yang ngajak

      BalasHapus
    21. hijaber yang lo maksud di inul pista itu sape dah?

      BalasHapus
    22. hahahahahayyy.... ada dua hati yg berkecamuk di sana... grrrhhhh.... tetap jagalah hati mereka.
      btw, enak banget y bisa kopdar bareng dengan teman2 di dunia maya. yup, persahabatan bisa datang dari mana saja. keep always.

      trims dah berbagi pengalaman y sob. salam sukses n semangat selalu... ;)

      BalasHapus
    23. aaaah postingannya menyisakan misteri ya, siapa empunya mata itu bang? :D

      btw, bagian disana gak cerita sama sekali ttg perjalanan, waktu di blog masing2 baru pada jujur-jujuran tentang nyasar yang memalukan XD (termasuk gue)

      BalasHapus
    24. Ooouw..ituuu?? ''hati ujay tersenyum'' wkwkwk lagi bayangin hatinya bang ujay tersenyum.. hahaha siapa sih?? #uhuk :))

      BalasHapus
    25. ejieeeeeh bang ujay ternyata kesemsem sama hijabers si punya bola mata indah itu. *kepo abiiiiis*

      BalasHapus
    26. aih ciyeeee ternyata cintaku bersemi di kopdar KK ni bang ujay ciyeeeeeeeeeeee :p hahaha

      BalasHapus
    27. beuh,,bang ujay punya gebetan :D
      siapakah diaaaa :D?

      pulang bwa sabun?

      BalasHapus
    28. wakakak endingnya ngakak bang, tapi lo yang paling mendingan bang 3 sabun muehehe ngomong2 lirikan mata indah itu kak pin ya? wkwk

      BalasHapus
    29. Cieee bang Ujay.. siape tuh.. cikiciw.. asik ya permainan kata2nya

      BalasHapus
    30. wah... siapa tuh si mata indah :D pasti kak ayu

      BalasHapus

    Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)