Maret 14, 2013

Jiwa Yang Bermilyar-Milyar Itu!

Boleh jadi di menit ini, di jam ini, hari ini, bermilyar-milyar bayi (manusia, hewan, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya) yang lahir atau tumbuh di seluruh pelosok dunia, memulai episode barunya menapaki jejak kaki di bumi. 

Boleh jadi di menit ini, di jam ini, hari ini bermilyar-milyar jiwa sedang terancam, sedang dekat dengan kematian, rapuh, lemah tak berdaya dan tidak lagi mampu berbuat apa-apa, kecuali menunggu nasib baiknya.

Boleh jadi di menit ini, di jam ini, hari ini bermilyar-milyar tubuh tak lagi bernyawa, terbujur kaku di pembaringan, tirus, pucat pasi, tak lagi mampu bergerak. Dan roh-roh yang pernah bersemayam itu sedang cemas bukan kepalang di dunia barunya, mungkin sedang ketakutan, kesepian, menyesal atas apa yang selama hidup ia lakukan. 

Boleh jadi yang bermilyar-milyar itu tumbuh dan mati dengan berjuta-juta cara, keadaan, karena begini, begitu. Di tempat lapang atau sempit, nyaman atau suram. Berbeda-beda satu sama lain, sesuai catatan takdir masing-masing. Yang pasti jiwa bermilyar-milyar itu berasal dan kembali ke arah yang sama, menuju tempat yang sama, kembali ke yang menciptakannya. Allah Sang Pemilik Jiwa.
 
Kehidupan adalah lembar pertanyaan, dan menitinya sebagai bentuk pencarian jawaban. 

Tuhan begitu banyak pertanyaan di lakaran mindaku.
 
1.Siapalah aku dipandangan-Mu?
2.Akankah Engkau menerima cintaku?
3.Bagaimana nanti jika berhadapan dengan -Mu?
4.Sudikah Kau menerima hambamu yang hina ini? 

Sesungguhnya dari-Mu berasal semua jawaban, di sudut mindaku hanya bagian dari pertanyaan, angan dan harapan.

Geist!  
 

17 komentar:

  1. Semoga kita semua termasuk orang2 yang berada di jalan-Nya :)

    BalasHapus
  2. Bisa jadi! ;-) jutaan org nulis hal bagus kayak gini, tapi jarang orang yg singgah skedar untuk merenung...

    BalasHapus
  3. Ya Allah... betapa sebenarnya kehidupan di dunia ini sangat singkat...

    BalasHapus
  4. Masya Allah...

    *speechless.
    Jadi bahan muhasabah diri lagi, nih...
    Jazaakallohu khoiro, Uzay.
    :)

    BalasHapus
  5. T.T ohh tidak, dosa dosaku~

    BalasHapus
  6. semoga kita termasuk hamba yang pantes dapet jawaban baik dari Allah :)

    BalasHapus
  7. eh soriiiiiii oot.... blog uzie itu kok jadinya blog ga jelas ya? yg blogspot ituh, yg sblm didomainkan ke .com.. gimana nih cara hapusnya? dasborku jd penuh bahasa ga jelas niii.. hehe ga tau bahasa apaan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. lupa cara unfollow blog.. hiks

      Hapus
    2. pas ganti domain pasti Admin lupa mengalihkan blognya.

      Hapus
  8. mantap nih artikelnya, bisa dijadikan renungan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. emangnya sudah baca isi artikelnya?
      biasanya baca judulnya aja.

      Hapus
  9. ini blog bang uzay kah? kok beda ya -_-

    ganti domain ya?

    BalasHapus
  10. mendadak pengen mewek baca tulisan ini.. *merenung

    BalasHapus
  11. innalillah. innalillah. innalillah.

    BalasHapus
  12. Boleh jadi di menit ini, jam ini, hari ini,
    bermilyar-milyar jiwa tengah terenyuh dan terinspirasi membaca post ini.
    0:)

    Nice post!

    P.S.
    Join KEEP CALM AND WIN GIVEAWAY!
    Menangkan 2 novel, 2 komik, 1 kacamata keren dan pulsa, hanya dengan menuliskan soundtrack film favorit!
    cuma sampai 30 Maret!

    BalasHapus
  13. "Setiap yg Bernyawa pasti akan Mati"

    BalasHapus
  14. kenapa blog lamanya zie? kok bisa di hack gitu?
    trus update.annya fa masuk k blogroll isha..

    BalasHapus

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)