Maret 10, 2013

Parsial | Sederhana

Ketika terjatuh boleh jadi saat itu Tuhan sedang menuntunmu untuk lebih terjaga, dari kelalaian-kelalaian yang ada.


Kau tidak akan tahu persis di mana letak ridho Tuhanmu atas apa yang kamu lakukan, begitu juga dengan murkanya. Untuk itu terjagalah selalu melakukan kebaikan-kebaikan kecil. Tetap gigih melakukan perubahan yang lebih baik. Dan jangan pernah mengeluh.

Jangan pedulikan orang yang hanya bisa menertawakan mimpimu saat ini, lihat nanti saat mereka menelan ludah sambil menggigit bibirnya sendiri ketika melihatmu berhasil mewujudkan mimpi.

Kita bisa berbagi impian satu sama lain meski sudah tidak lagi berdampingan. Dalam bentuk dukungan. Berbagi jatuh bangunnya. Karena yang kini menjadi prioritas bukan sekedar bisa hidup sejalan. Tapi mewujudkan impian di depan.

Perubahan akan menjadi lebih berarti ketika menuju ke titik yang lebih baik. Perubahan juga terbentuk ketika kita mulai berani melangkah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang hanya berjalan di tempat tanpa perbaikan. Perubahan menjadi sangat penting untuk menunjang sebuah lembaran baru. Karena tanpa perubahan masa lalu akan terus menjadi hantu di pikiranmu sendiri.

Sedih dan senang itu tidak bisa kau sembunyikan di depan dirimu sendiri. Yang ada cuma bisa dinikmati. Wajib juga loh disyukuri. Setidaknya karena itu kamu tahu perasaanmu belum mati. Biarpun orang lain tak lagi peduli. Yang tahu persis rasanya kan cuma hati.

Orang yang kelihatan biasa-biasa saja, siapa tahu sebenarnya menyimpan begitu banyak hal yang luar biasa. Orang yang selalu terlihat luar biasa, boleh jadi hanya terlihat cantik di luar saja sebenarnya dalamnya tidak ada apa-apa. Karena bukan penampilan yang sejatinya dilihat oleh mata yang pintar menilai. Tapi kerendahan hati yang membuat semua itu ternilai sempurna dengan sendirinya.

Sisi lain manusia cenderung sulit keluar dari kebiasaan, meskipun sisi lainnya sadar kalau kebiasaan itu tidak baik.

Alasan untuk bersyukur lebih banyak daripada alasan untuk mengeluh bukan? Tandanya Tuhanmu selalu memberikan kebaikan bukan keburukan. Boleh jadi mengeluh cuma jadi penghambat kebaikan berikutnya. Atau keluhan yang membuat hal jadi lebih buruk.

Romantisnya hidup itu ketika kita sedang baik-baik saja kemudian datang masalah. Kurang romantis gimana kamu selalu di perhatikan. Lurus-lurus saja juga nggak ada sensasinya kan?


Nyatanya hidup tidak pernah sesederhana membaca kata-kata perenungan, tapi cara untuk bersyukur akan selalu sederhana.

19 komentar:

  1. dan balas dendam terbaik pada orang2 yg ngetawain kita adalah dg cara menjadi sukses dg mimpi kita di dpn org2 itu! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. dalam bentuk pembuktian ya :D

      Hapus
  2. perubahan, semoga saja jalan untuk menuju kebaikan..dan itulah yang menjadi salah satu alasan bersyukur kepada-NYA, baik dalam keadaan suka ataupun duka...salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Itu yang menjadi harapan kita semua bang :)

      Hapus
  3. hidup itu sederhana... asal bisa sabar dan bisa syukur, maka akan hidup selama-lamanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. :) nggak bisa selama-lamanya, tapi ketika bersyukur jauh membuat lebih lama nikmatnya.

      Hapus
  4. ***Jangan pedulikan orang yang hanya bisa menertawakan mimpimu saat ini, lihat nanti saat mereka menelan ludah sambil menggigit bibirnya sendiri ketika melihatmu berhasil mewujudkan mimpi.***

    Versi saya : Jangan pedulikan orang yang hanya bisa menertawakan mimpi kita saat ini, dan ketika kita berhasil mewujudkan mimpi, ajak mereka bergabung dan tertawa lagi dalam indahnya kebersamaan persahabatan dan persaudaraan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. paragraf ke tiga, lebih menarik untukku. Jangan gentar akan ejean dan hinaan. Tetap harus melangkah maju.

      Hapus
    2. Jika ejekan itu adalah masa lalu, rasanya tidak ada alasan lagi untuk menoleh kebelakang.

      Hapus
  5. dinamika.
    selalu ada pemandangan yang terlihat dan dilalui dalam perjalanan sebuah kereta. kereta tetap di relnya, dan menjangkau stasiun demi stasiun yang ada di depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah filosopi itu yang selalu saya suka, tentang kereta :)

      Hapus
    2. kang zie..yang ditulis olah kang zach itu sebenernya bahasa saya tuh..karena udah keduluan yowislah saya ikutan deh....;o)

      udah dipolow 303 diblog bagusnya, mau polow balik kan?hehehe..

      Hapus
    3. haha diatur aja dah sama bapak bapak ini :D

      sudah bang.

      Hapus
  6. nyatanya,ada yang begitu gampang merebut mimpi dan cita2 kita..

    BalasHapus
    Balasan
    1. siapa mereka? kenapa kita lengah?

      Hapus
  7. yup, always.. countless blessing to be grateful dah pokoknya :')

    sebagaimana bersyukur itu sederhana, pun demikian berbahagia.. bahagia itu sederhana.. setiap hari bersyukur, maka bahagialah setiap hari.. yeayy

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju banget mbak din, manggut-manggut deh.

      Hapus
  8. hiiyaa bersyukur itu sederhana tapi kalo lagi seneng doang biasanya :3

    BalasHapus

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)