Maret 28, 2013

NafAs2Masa

Sebuah cinta yang berawal dari kekaguman. Menerka-nerka seperti apa wujud yang dikagumi. Takdir telah mengikat rasa yang terselip. Mempertemukan kata per kata yang teruntai. Siapa bilang menulis tidak bisa menggugah hati, mendapatkan cinta? Tengoklah Syauqi dan Najma. Lewat kata mereka berkomunikasi, mengenal satu sama lain, dan membisikkan harapan terindah.

Akankah mereka bersatu seperti kisah cinta dalam diam lainnya? Apakah setiap doa dari hati tulus ikhlas itu akan segera terjawab? Nikmati saja kisah pertemuan dua jiwa dalam balutan doa ini.

Kalian juga pernah kan jatuh cinta kepada tulisan seseorang? Atau jangan-jangan kepada penulisnya?

20 komentar:

  1. Balasan
    1. Alangkah indahnya ikatan cinta mereka, mudah2an Allah menyatukan cinta mereka. Aaminnnn

      Hapus
    2. selamat buat pertamax nya.. :)

      Hapus
    3. Aamiiiin :)

      iya selamat selamat :D

      Hapus
  2. rangkaian katanya sufi banget disetiap artikelnya butuh kelapangan hati untuk dapat cepat menagkap makna yang terkandung darinya.

    selalu panjangkan? komentar saya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah kang cilembu berlebihan nih,,

      iya panjang kok panjang

      Hapus
  3. aku selalu suka kalimat2 yang kau tulis zay :)

    BalasHapus
  4. Syauqi-Najma? Sama-sama cewek? aha, cinta persahabatan ea?

    #Eia Zay, kog apdetan blogmu nggak kebaca di dasborku ea? Kenapa coba? Kulihat dasbor, update'an terakhir Lakaran Minda yg muncul malah postingan seminggu yg lalu. Ada apa ini??

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah lho baru denger kalau syauqi itu nama cewek hihi... cowok laaah. syauqi khumain lengkapnya.

      Hapus
  5. semoga bertemu pada saat waktu yang tepat, dan hal tsb akan menjadi kenangan tanpa batas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, mari kita buktikan nanti,

      Hapus
  6. jadi ini sinopsis opo? novel? cerpen? kisah nyata? #kepo :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. naskah novel, emang kamu doang yang punya :P

      Hapus
  7. Ijin baca-baca aja, sekalian silaturrahmi.

    BalasHapus
  8. Mari menungu kabar baik dan kejutan-kejutan dari Allah yang lebih menggetarkan hati :)

    BalasHapus

Jejakmu akan sangat berarti dan tak akan pernah sia-sia :)